34.5 C
Jakarta
Sabtu, 1 Oktober, 2022

Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

JAKARTA, duniafintech.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan groundbreaking jalan tol Serang-Panimbang seksi 3 pada Senin (8/8).

Dalam sambutannya, Menko Luhut meminta agar pembangunan jalan tol tersebut selesai sesuai dengan target yang ditetapkan yaitu pada 2024.

“Kita ingin 2024 ini jalan selesai. Harus selesai dan harus bagus,” kata Luhut saat sambutan di Panimbang, Banten, Senin (8/8).

Baca juga: Luhut Naikkan Harga Tiket Candi Borobudur Rp750 Ribu, Akun Sandiaga Uno Langsung Diserbu Netizen

Luhut menargetkan proyek tol Jalan Tol Serang-Panimbang secara keseluruhan dapat beroperasi pada kuartal pertama 2024. Ia pun berharap proyek tol ini tidak disia-siakan saat sudah selesai.

“Duit yang kita dapat pinjam dari China ini jangan sampai mubazir,” kata Luhut.

Sebagai informasi, tol seksi 3 Jalan Tol Serang-Panimbang (Cileles – Panimban) memakan anggaran sekitar Rp4,6 triliun. Sementara itu, melansir laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), untuk seksi 1 dan 2 Serang Cileles sepanjang 50,67 km memakan biaya investasi sebesar Rp8,58 triliun.

Baca juga: Ini Kata Grab saat Diminta Luhut Pindah Kantor Pusat ke Indonesia

Terkait hal ini, Luhut minta infrastruktur di sekitar Kawasan Ekonomi Eksklusif (KEK) Tanjung Lesung juga ikut dikembangkan. Misalnya, dengan membangun hotel bintang 5 dan bintang 4 dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Dengan demikian maka penyerapan wisatawan di KEK Tanjung Lesung bakal lebih optimal.

Hadirnya jalan Tol Serang-Panimbang diklaim mampu mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Tanjung Lesung dari sekitar 5 jam menjadi hanya 2 jam saja.

“Saya berharap dengan jadinya jalan (Tol Serang-Panimbang) ini akan menjadi tourist destination yang bagus, karena jaraknya dengan Jakarta hanya 2 jam. Saya kira ini perlu didorong,” sambungnya.

Selain KEK Tanjung Lesung, hadirnya tol ini juga akan mendongkrak perekonomian di Banten. Luhut memprediksi pertumbuhan ekonomi di Banten akan naik di atas 6% dalam beberapa tahun ke depan.

Sebagai informasi, jarak proyek Tol Serang-Panimbang ke KEK Tanjung Lesung adalah sekitar 13 km, dengan waktu tempuh 15-20 menit. Infrastruktur menuju KEK Tanjung Lesung pun terus diperbaiki dengan beberapa ruas yang mengalami pelebaran jalan.

Baca juga: Marah Indonesia Disamakan dengan Sri Lanka, Luhut: Sakit Jiwa! 

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Bayar Akulaku via Mandiri Online serta Persyaratannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Akulaku via Mandiri Online berikut persyaratannya perlu diketahui oleh para pengguna layanan ini. Seperti diketahui pula, hadirnya aplikasi kredit online...

Asuransi Kecelakaan Kerja: Manfaat hingga Rekomendasi Produk

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kecelakaan kerja adalah bentuk proteksi yang sangat diperlukan oleh seorang pekerja atau karyawan. Asuransi sendiri adalah bentuk perlindungan yang penting bagi...

AIA Call Center, Email, hingga Alamat Kantornya

JAKARTA, duniafintech.com – AIA Call Center adalah salah satu cara termudah untuk bisa menghubungi atau mencari tahu soal beragam layanan AIA. Adapun layanan yang dimaksud...

Menteri Erick Dorong Perempuan dan Generasi Muda Duduki Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong transformasi perusahaan BUMN dengan mendukung keterwakilan perempuan di jajaran direksi dan pemimpin dari generasi...

Kinerja Positif Kementerian BUMN Tercapai di Tahun 2021

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan pencapaian kinerja berada dalam posisi positif ditengah situasi pandemi global di tahun 2021. Hal...
LANGUAGE