30 C
Jakarta
Rabu, 30 September, 2020

Peluncuran Trading Aset Digital Pertama di Afrika

duniafintech.com – Dari waktu ke waktu perkembangan aset digital terus terlihat di berbagai belahan dunia. Minggu ini kita bisa melihat langsung bagaimana pertumbuhan pesat terjadi bagi para investor aset digital di Afrika Selatan.

Pada hari Senin, 5 Agustus lalu, AltCoinTrader diluncurkan dengan penggunaan emas dan perak sebagai sarana pertukaran. Peluncuran ini adalah yang pertama bagi dunia pertukaran kripto aset di Afrika. Meski begitu, perusahaan tetap dapat menarik para investor dengan raihan ratusan ribu rand dalam volume transaksi di hari-hari awal pembukaan.

Baca juga: HIPMI Jaya X Bank DBS Indonesia Dukung Pengusaha Wanita Indonesia

Trading secara online dimulai pada pukul 11 pagi di hari Senin waktu setempat dengan total 11,32 ons emas yang ditukarkan selama 30 menit pertama. Sementara itu 41,49 ons perak juga turut dipertukarkan di waktu yang sama. Selama 3 hari pertama pertukaran, ada total 1,2 juta rand aset digital yang diperdagangkan.

Trader Lokal Masih Sepi

Meskipun hasil pertukaran cukup baik, kebanyakan investor ternyata berasal dari seluruh dunia. Pedagang kripto dari Afrika Selatan masih terhitung sedikit dibanding jumlah total volume perdagangan yang tampak di lembaga pasar keuangan tradisional di negara itu. Menurut CEO Richard de Sousa, kondisi ini tidak akan bertahan lama dan akan mulai berubah seiring berjalannya waktu.

“Semua orang bisa melihat dengan jelas bahwa Bitcoin dan kripto aset lainnya merupakan alat penyimpan nilai yang menjanjikan. Semakin banyaknya orang yang menyadari hal tersebut akan membuat volume perdagangan dalam kelas aset baru ini meningkat terus.”

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television baru-baru ini, de Sousa mengatakan bahwa sifat deflasi logam mulia seperti emas dan perak adalah alasan mengapa timnya mempertimbangkan untuk memperkenalkan perdagangan logam digital. 

Baca juga: Jet Commerce Ekspansi Bisnis ke China dan Filipina

“Kripto aset dipandang oleh banyak penggemar sebagai gelembung dalam pasar keuangan tradisional, dan dengan demikian dapat menjadi lindung nilai terhadap potensi resesi. Logam mulia telah diperlakukan dengan cara yang sama selama beberapa generasi, jadi masuk akal bagi kami untuk mengembangkan metode digital yang aman bagi pengguna kami untuk mendiversifikasi portofolio kripto aset mereka ke dalam logam mulia ini.”

Semua emas dan perak yang dibeli dan diperdagangkan di bursa didukung oleh koin setara 1 ons dunia nyata. Dalam kasus emas, aset diwakili oleh 1 ons Krugerrands, sedangkan perak adalah koin perak standar 1 ons. Perusahaan ini dengan cepat menekankan bahwa tidak ada aset fisik yang disimpan di properti mereka, dengan koin 1 ons disimpan sebagai cadangan dengan mitra ritel yang tidak disebutkan namanya di Afrika Selatan. Jika pengguna ingin mencairkan emas dan perak yang dibeli di bursa, mereka hanya dapat melakukannya dalam 1 ons unit, dan dapat memilih kurir yang akan mengantarkan langsung ke alamat mereka, atau opsi untuk mengambil dari mitra ritel tersebut.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Paris Saint-German Tanda Tangani Kontrak dengan Perusahaan Blockchain Sorare

DuniaFintech.com – Tim sepakbola terkemuka asal Prancis, Paris Saint-Germany (PSG) menjadi klub Eropa terbaru yang menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan Blockchain Sorare. Perusahaan...

Hati-Hati Dengan Praktik Fintech Ilegal, Tawarkan Pinjaman Lewat SMS

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan aktivitas penawaran dari fintech ilegal makin marak di tengah masyarakat. Mereka biasanya menyasar...

BukuWarung Raih Pendanaan Hingga Puluhan Juta Dolar

DuniaFintech.com - Penyelenggara teknologi keuangan (fintech) untuk pembukuan dan kas, BukuWarung disebut meraih pendanaan hingga puluhan juta Dollar Amerika Serikat. Hal ini...

Hikmah Pandemi, Indonesia Punya Moment untuk Penguatan Kedaulatan Digital

Duniafintech.com - Memasuki era digital merupakan sebuah keniscayaan disaat seperti ini. Hampir semua aktivitas manusia sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital....

Walaupun Kredit Macet Industri Fintech Lending Naik, AFPI Pastikan Masin Aman

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI) menyatakan bahwa industri fintech lending naik. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan rasio wanprestasi pengembalian...
LANGUAGE