28.9 C
Jakarta
Sabtu, 2 Maret, 2024

Trend Kendaraan Listrik Meningkat, Jokowi Siap Berikan Insentif

JAKARTA, duniafintech.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini tren kendaraan listrik akan menjadi kebutuhan utama. Apalagi penggunaan kendaraan listrik sudah banyak digunakan secara masif di berbagai negara. 

Jokowi menilai dengan adanya kenaikan penggunaan kendaraan listrik, para pelaku industri otomotif untuk segera memproduksi kendaraan listrik di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar Indonesia tidak ketinggalan dengan negara lain yang sudah mulai memproduksi kendaraan listrik.

Baca juga: Subsidi Kendaraan Listrik Pemerintah: Mobil Rp80 Juta, Motor Rp8 Juta

“Tren ini dan sedikit demi sedikit untuk menggeser industrinya ke arah tren yang hampir semua negara mengarah kesana (produksi kendaraan listrik),” kata Jokowi. 

Dia memastikan dengan adanya memproduksi kendaraan listrik, pemerintah sudah mendorong ekosistem besar kendaraan listrik dari hulu hingga hilir agar bisa terbentuk. Menurutnya hal yang paling nyata adalah ekosistem baterai listrik yang terbentuk di Indonesia. Menurutnya saat ini teknologi combustion engine atau kendaraan berbahan bakar minyak harus diganti dengan kendaraan bertenaga listrik.

“Ini (ekosistem baterai listrik) akan kita miliki, sehingga kita bisa masuk ke supply chains global dari EV Battery dan lithium battery dan semuanya bisa didorong agar segera bisa selesai,” kata Jokowi. 

Dia mengharapkan jika ada investor yang ingin melakukan pengolahan bahan mentah, meskipun hanya sebatas katoda prekursor yang berada di level midstream, dirinya tidak akan mengizinkan. Sebab, Jokowi mengharapkan agar pengolahan bahan mentah harus benar-benar menjadi bahan jadi. 

Baca juga: Karyawan BUMN Wajib Gunakan Kendaraan Listrik, Pacu Target Dekarbonasi

“Sehingga kita bisa mendapatkan nilai tambah yang lebih dari industri yang kita miliki,” kata Jokowi. 

Oleh karena itu, Jokowi mengungkapkan pemerintah akan memberikan insentif atau subsidi kendaraan listrik untuk memunculkan antusiasme masyarakat. Dia mengungkapkan saat ini Kementerian Keuangan masih menghitung besaran insentif yang akan diberikan kepada masyarakat. 

“Yang akan didahulukan yaitu motor dulu,” kata Jokowi. 

Menurutnya saat ini masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap kendaraan listrik. Hal itu ditunjukkan dari pemesanan terhadap kendaraan listrik yang tinggi, bahkan hingga mengantri dan indennya sampai setahun. 

“Tadi mobil listrik saya tanya yang antre setahun, ada yang dua bulan dan 6 bulan inden. Apalagi nanti diberikan insentif,” kata Jokowi. 

Baca juga: Kolaborasi BUMN dan Bakrie Group Kembangkan Komponen Kendaraan Listrik

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE