26 C
Jakarta
Rabu, 29 Juni, 2022

Ustadz Yusuf Mansur Digugat Investor Hongkong: Mana Bagi Hasilnya?!

JAKARTA, duniafintech.com – Hilwa Humaira dan Siti Maysaroh mengaku jadi korban penipuan investasi Ustadz Yusuf Mansur, mereka mengaku tidak mendapatkan hak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Hilwa Humaira dan Siti Maysaroh menceritakan bahwa Ustadz YM menjanjikan investasi dengan pembagian hasil sebesar 10% untuk para investor. Beberapa investor mengaku belum mendapatkan hak atas investasi yang dijanjikan oleh Ustadz Yusuf Mansur ketika menyampaikan tausiah di Hongkong.

Hilwa Humaira mengaku pernah di telpon Ustadz Yusuf Mansur langsung, dirinya ditransfer uang langsung oleh Yusuf Mansur, namun hanya sebesar 6 juta rupiah, yaitu jumlah uang yang dikeluarkan Hilwa untuk investasi. Hilwa kecewa lantaran dirinya hanya mendapatkan uang pokok, sedangkan keuntungan yang dijanjikan Yusuf Mansur sama sekali tidak ia dapatkan.

Baca juga: Sepak Terjang Yusuf Mansur, Kumpulkan Sedekah hingga Jadi Influencer Saham

“Berati kalau cuma 6 juta kan kaya kita meminjamkan uang, bukan investasi bagi hasil, saya kurang puasnya di situ!,” ujar Hilwa menjelaskan.

“Dia bilangnya untungnya 10%, saya kurang puas, YM bilangnya kehabisan batrai,” tambah Hilwa.

“Tahun 2014 sampai tahun 2022, padahal 9 tahun, mana bagi hasilnya?!,” ujar Hilwa.

“Kok semudah itu ya?! Padahal waktu ditanya mana kuetansinya,” kata Hilwa.

“Bukan tidak mensyukuri, tapi akad pertama kan bagi hasil, yang lainnya (teman-teman) ada yang dikembalikan, ada yang tidak!,” Hilwa melanjutkan.

Pernyataan itu disampaikannya melalui channel youtube Thayyibah Channel, sebagaimana dilansir dari laman Terkini.

Kemudian, kuasa hukum para TKW, Asfa Davy Bya menjelaskan bahwa kasus nya terbagi menjadi dua.

Baca juga: Bikin Yusuf Mansur Emosi, Apa Itu PayTren?

Pertama ialah mereka yang sudah dikembalikan uang pokoknya tapi belim mendapatkan hasil yang dijanjikan.

Kedua, yaitu mereka yang belum sama sekali mendapatkan uangnya kembali dan belum mendapatkan keuntungan sesuai yang dijanjikan.

“Yang dua orang hari ini, yang kita gugat itu adalah orang yang sudah mendapatkan kembali uang pokoknya, namun belum mendapatkan uang bagi hasil sebagaimana tausiah yang disampaikan Jam’an (Yusuf Mansur) di Hongkong,” ujar Asfa Davy Bya menjelaskan.

“Yang kedua itu belum sama sekali mendapatkan uang pokok dan bagi hasil yang dijanjikan, itu ada tiga orang,” ujar kuasa hukum TKW melanjutkan.

Baca juga: Yusuf Mansur Emosi Paytren: “Saya Butuh Duit 1 Triliun, Mau Patungan?”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mengenali P2P Lending Syariah, Halal Tanpa Riba

JAKARTA, duniafintech.com – Mengenali P2P Lending Syariah nampaknya menjadi salah satu hal yang penting saat ini. Kemajuan teknologi membuat peer to peer (P2P) lending...

Kelebihan dalam P2P Lending Syariah, Halal Pastinya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kelebihan dalam P2P lending syariah akan jadi pembahasan tim DuniaFintech.com kali ini. Untuk lebih mengenal apa itu P2P lending syariah, simak...

Cara Kerja Akad P2P Lending Syariah, Simak ini Guys!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara Kerja Akad P2P Lending Syariah, seperti apa? Kini anda bisa dengan bebas berinvestasi dan mengajukan pembiayaan syariah melalui fintech P2P...

Bengkel Spesialis Mercy, Ini Daftar Lengkapnya

JAKARTA, duniafintech.com – Bengkel spesialis Mercy terdekat adalah tempat yang paling dicari oleh pengguna mobil keluaran Jerman ini. Di samping lantaran membutuhkan perawatan khusus, di...

Tahapan Investasi P2P Lending Syariah, Jadi Solusi Keuangan

JAKARTA, duniafintech.com – Tahapan investasi P2P lending syariah kali ini bisa dijadikan solusi, jika Anda mencari investasi yang terpercaya dan menawarkan imbal hasil yang...
LANGUAGE