25.5 C
Jakarta
Senin, 5 Desember, 2022

WALAU GAJI TAK BESAR, INI 5 HAL YANG BISA TETAP KAMU SYUKURI

duniafintech.com – Ada banyak hal di luar materi yang bisa kamu syukuri. Waktu luang, kesehatan, pengetahuan, adalah salah satu nikmat yang patut disukuri. Sayangnya, nikmat tadi terkadang malah nggak bisa dinikmati oleh mereka yang bergaji besar, lho! Jadi penasaran, apa saja ya kira-kira?

Inilah 5 hal yang bisa tetap kamu syukuri, meski gajimu tak sebesar direktur, dikutip dari Swara Tunaiku.

Tanpa disadari kamu jadi lebih berhati-hati dan bijak dalam mengatur keuangan

Karena gaji yang nggak besar, mau nggak mau kamu jadi pandai berhemat! Kamu pun jadi aktif mencari tips-tips menabung ala karyawan dengan gaji pas-pasan dan belajar produk-produk perbankan. Bahkan, berkenalan dengan bentuk investasi pun akan kamu lakukan. Kamu pun jadi lebih bertanggung jawab untuk menggunakan setiap lembar rupiah yang bersumber dari keringatmu!

Koneksi yang kuat memudahkanmu dalam berbagai hal

Betapa beruntungnya jika kamu dianugerahi kepribadian fleksibel dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan orang dari berbagai kalangan! Di sinilah kamu memiliki harta yang berharga, yaitu koneksi. Kenal banyak orang membuatmu punya akses lebih mudah daripada orang lain. Misalnya saja, kamu punya kenalan yang bekerja di bioskop. Kalo ada informasi promo nonton gratis, kamu pasti jadi orang pertama yang tahu! Lumayan, kan?

Kamu juga memiliki pengalaman dan pengetahuan yang melimpah

Terkadang, gaji memang enggak berbanding lurus dengan pengalaman dan pengetahuan yang didapat. Jika kamu bekerja sebagai freelancer di suatu perusahaan, pendapatanmu bisa jadi tidak sebanyak mereka yang sudah karyawan tetap. Tapi, pengalaman berinteraksi dengan perusahaan di luar tempatmu bekerja tentu memberikanmu sesuatu yang tidak bisa ditukar dan diukur dengan uang.

Masih cukup buat hang out, walaupun tidak sering

Kamu tentu pernah mendengar falsafah hidup orang Jawa yang berbunyi “Mangan ora mangan, sing penting ngumpul”¸ yang artinya “Makan tidak makan yang penting kumpul”. Memang benar, kan? Kamu masih bisa sesering mungkin berkumpul dengan sahabatmu meskipun bukan di tempat fancy.

Yang paling penting dari apapun, waktu berkumpul dengan keluarga lebih banyak

Lirik lagu yang berbunyi, “Harta yang paling berharga adalah keluarga.” memang benar banget! Gaji besar diikuti juga dengan tanggung jawab dan beban pekerjaan besar. Waktu luang untuk kehidupan keluarga pun berkurang. Maka sudah sewajarnya kamu bersyukur atas waktu dan kehangatan keluarga yang kamu punya.

Nah, ternyata meski gaji tidak besar, ada banyak yang tetap bisa kamu syukuri, kan? Dari 5 nikmat di atas, mana yang paling kamu rasakan? Oya, kamu juga bisa memiliki gaji besar jika bekerja keras dan belajar menjadi sosok yang profesional. Kesuksesan karir pasti menyusul dan gajimu pun akan bertambah!

Written by : Swara Tunaiku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

JAKARTA, duniafintech.com – Simulasi saham online tentunya perlu diketahui saat ingin terjun ke dunia penanaman modal lewat instrumen saham. Saham sendiri adalah salah satu pilihan...

Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Setiap Hari di Rumah

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menabung ibu rumah tangga tentu saja akan sangat penting diketahui oleh para ibu yang ada di Indonesia. Ibu rumah tangga alias...

Portofolio Investasi adalah: Contoh hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Portofolio Investasi sejatinya adalah satu istilah penting yang perlu diketahui dalam dunia penanaman modal. Saat ini, investasi sendiri memang telah menjadi salah...

Istilah Forex yang Penting Diketahui, Simak Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Istilah forex sangat penting diketahui dan dipahami oleh mereka yang terjun dan menekuni instrumen investasi ini. Dalam trading forex, ada banyak istilah...

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...
LANGUAGE