27.3 C
Jakarta
Senin, 2 Februari, 2026

Ini Penjelasan Kenapa Bitcoin, Emas dan Saham Turun Serentak

Kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak menjadi pertanyaan besar di kalangan investor ketika tiga instrumen berbeda ini sama-sama melemah. Secara teori, emas sering dianggap aset aman, sementara Bitcoin dan saham lebih berisiko. Namun dalam kondisi tertentu, kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak bisa terjadi karena faktor global yang saling berkaitan.

Artikel ini membahas penyebab utama fenomena tersebut serta cara menyikapinya dengan bijak.

1. Penguatan Dolar AS Secara Agresif

Salah satu jawaban utama kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak adalah penguatan dolar AS. Ketika dolar menguat tajam, aset berdenominasi dolar seperti emas dan Bitcoin menjadi kurang menarik, sementara pasar saham tertekan oleh arus modal keluar.

Dolar kuat sering kali menjadi musuh bagi aset berisiko.

Dolar AS Bikin Mata Uang Asia Ketar-ketir
Dolar AS Bikin Mata Uang Asia Ketar-ketir

2. Kebijakan Suku Bunga Tinggi

Kenaikan atau ekspektasi suku bunga tinggi menjelaskan kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak. Suku bunga tinggi meningkatkan biaya modal dan membuat investor beralih ke instrumen berbunga tetap.

Akibatnya, likuiditas di pasar saham, kripto, dan emas ikut tertekan.

3. Aksi Jual Serentak Investor Global

Dalam situasi ketidakpastian, investor global cenderung menjual berbagai aset sekaligus. Inilah kondisi klasik kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak, karena fokus investor berubah menjadi menjaga likuiditas.

Cash menjadi raja dalam fase ini.

4. Tekanan Inflasi dan Risiko Resesi

Inflasi tinggi yang diiringi risiko resesi juga menjadi penyebab kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak. Ketika daya beli melemah dan pertumbuhan ekonomi terancam, hampir semua aset bisa terkoreksi.

Pasar cenderung bersikap defensif.

5. Likuidasi di Pasar Keuangan

Likuidasi besar-besaran, terutama di pasar derivatif, mempercepat penurunan harga. Fenomena ini sering memperjelas kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak, karena investor dipaksa menutup posisi untuk memenuhi margin.

Efek domino ini memperparah tekanan pasar.

Penyebab Saham dan Kripto Turun Bersamaan dan Dampaknya ke Investor

6. Ketidakpastian Geopolitik Global

Konflik geopolitik dan ketegangan internasional juga menjawab kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak. Dalam situasi ekstrem, investor tidak langsung masuk ke aset aman, melainkan menunggu kejelasan arah global.

Ketidakpastian menciptakan volatilitas di semua pasar.

7. Korelasi Aset yang Semakin Tinggi

Dalam beberapa tahun terakhir, korelasi antar aset meningkat. Hal ini membuat kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak semakin sering terjadi, terutama saat pasar global bergerak dalam satu narasi besar.

Diversifikasi tidak selalu langsung melindungi.

 

 

Auto Kaya atau Bangkrut? Begini Nasib Investor di Pasar Saham 2024
8. Dampaknya bagi Investor Ritel

Bagi investor ritel, memahami kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak sangat penting agar tidak panik. Tanpa pemahaman konteks, investor berisiko menjual aset di titik terendah.

Strategi dan kesabaran menjadi kunci utama.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, kenapa Bitcoin, emas dan saham turun serentak dipicu oleh kombinasi penguatan dolar, kebijakan suku bunga, tekanan ekonomi global, dan perubahan sentimen investor. Kondisi ini mencerminkan fase risk-off di pasar keuangan. Dengan memahami penyebabnya, investor dapat mengambil keputusan lebih rasional dan mempersiapkan strategi jangka panjang dengan lebih matang.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU