Anak Presiden Amerika Serikat, Eric Trump, kembali menyuarakan pandangan optimistisnya terhadap prospek harga bitcoin. Ia bahkan mengaku belum pernah sebegitu yakin terhadap masa depan aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Dikutip dari CNBC, Eric Trump menyebut Bitcoin sebagai salah satu kelas aset dengan kinerja terbaik dalam satu dekade terakhir. Ia meyakini harga bitcoin berpotensi menembus US$1 juta dalam jangka panjang.
“Saya pendukung besar bitcoin karena saya benar-benar percaya harganya bisa mencapai US$1 juta,” ujar Eric Trump.
Ia mengingatkan bahwa dua tahun lalu bitcoin sempat diperdagangkan di kisaran US$16.000. Namun, dalam perjalanannya, harga bitcoin melonjak hingga menyentuh level US$70.000.
Menurutnya, dalam sepuluh tahun terakhir bitcoin mencatatkan kenaikan rata-rata sekitar 70 persen per tahun—kinerja yang dinilainya sulit ditandingi oleh kelas aset lain.
“Coba sebutkan satu kelas aset yang performanya lebih baik dari bitcoin,” katanya.
Meski mengakui volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto, Eric menilai fluktuasi tersebut sepadan dengan potensi keuntungan jangka panjang.
“Namun saya belum pernah sebegitu bullish terhadap bitcoin maupun kripto seperti sekarang,” tuturnya.
Harga Bitcoin Masih Bergerak Fluktuatif
Saat ini, harga bitcoin berada di kisaran US$66.000 setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Pelemahan tersebut dipengaruhi sentimen global dan sikap hati-hati investor terhadap aset berisiko.
Kepala Perdagangan Over-the-Counter Wintermute, Jake Ostrovskis, mengatakan banyak investor kini memilih membeli perlindungan penurunan harga (downside protection) sambil membatasi eksposur terhadap potensi kenaikan.
Salah satu faktor utama yang menekan harga bitcoin adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama potensi eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Risiko konflik tersebut menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko, termasuk kripto.
Baca juga :
Harga Bitcoin Terkoreksi ke US$66.000, INDODAX Sebut Fase Konsolidasi Bitcoin Sebagai Siklus Wajar
Analisis: Seberapa Realistis Target US$1 Juta?
Proyeksi harga bitcoin ke US$1 juta memang terdengar agresif. Namun, sejumlah analis menilai skenario tersebut bukan sepenuhnya mustahil dalam jangka sangat panjang, dengan beberapa prasyarat utama:
- Adopsi institusional yang lebih luas – Masuknya dana dari perusahaan besar dan manajer aset global dapat memperbesar kapitalisasi pasar bitcoin secara signifikan.
- Pasokan terbatas (21 juta BTC) – Mekanisme suplai tetap menjadi narasi utama yang mendukung potensi kenaikan harga bitcoin dalam jangka panjang.
- Peran sebagai lindung nilai global – Jika ketidakpastian geopolitik dan ekonomi terus meningkat, bitcoin berpotensi diposisikan sebagai aset alternatif seperti emas digital.
Namun demikian, volatilitas tetap menjadi risiko utama. Sentimen makroekonomi, kebijakan suku bunga global, regulasi kripto, hingga dinamika geopolitik dapat memengaruhi harga bitcoin dalam jangka pendek hingga menengah.
Secara keseluruhan, pernyataan Eric Trump mencerminkan optimisme sebagian pelaku pasar terhadap prospek jangka panjang harga bitcoin, meski dalam jangka pendek pasar masih diwarnai ketidakpastian dan tekanan sentimen global.






