27.6 C
Jakarta
Selasa, 7 Juli, 2026

Meski Aktivitas Turun ke Level Terendah, Whale Cardano Borong ADA

Whale Cardano kembali menambah kepemilikan ADA di tengah melemahnya aktivitas jaringan yang mencapai level terendah dalam 45 hari terakhir. Di sisi lain, jumlah transaksi harian dan penggunaan smart contract terus menurun. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa investor besar tampaknya mulai bersiap menyambut pembaruan jaringan yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Menariknya, aksi beli tersebut terjadi ketika aktivitas jaringan justru mengalami perlambatan signifikan.

Pada dasarnya aset crypto memiliki volatilitas yang tinggi sehingga banyak investor memantau stablecoin seperti mengikuti harga USDT sekarang, sebagai acuan nilai dalam berbagai transaksi aset digital. 

Pergerakan whale sering kali menjadi salah satu indikator yang diamati investor karena dapat mencerminkan ekspektasi terhadap potensi harga sebuah aset di masa mendatang. Bahkan investor juga mengikuti perkembangan hyperliquid hari ini untuk melihat bagaimana tren perdagangan derivatif dan aktivitas pasar crypto secara keseluruhan berkembang. 

Sementara itu, kombinasi data on-chain, sentimen pasar, serta pembaruan teknologi blockchain menjadi faktor penting yang sering digunakan untuk membaca arah pergerakan aset digital, termasuk Cardano.

Data dari Santiment memperlihatkan bahwa wallet yang menyimpan antara 10 juta hingga 100 juta ADA terus meningkatkan kepemilikan mereka selama beberapa hari terakhir di bulan Juni. Sementara itu, data penggunaan jaringan justru menunjukkan penurunan transaksi dan aktivitas smart contract ke titik terendah dalam 45 hari.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa investor besar mulai membangun posisi sebelum sejumlah pembaruan penting Cardano benar-benar diterapkan pada jaringan utama.

Whale Menambah Kepemilikan Saat Harga ADA Masih Lemah

Pada 29 Juni, harga ADA diperdagangkan di kisaran US$0,15 atau turun sekitar 8 persen dalam sepekan terakhir. Jika dihitung selama 30 hari, penurunan harga bahkan mencapai sekitar 38 persen. Kapitalisasi pasar Cardano di kisaran US$5,4 miliar sehingga menempatkannya di posisi ke-21 aset crypto terbesar berdasarkan nilai pasar.

Di tengah tekanan harga tersebut, kelompok whale justru terus melakukan akumulasi. Data Santiment menunjukkan bahwa wallet yang memegang antara 10 juta hingga 100 juta ADA meningkatkan porsi kepemilikan mereka dari 37,66 persen menjadi 38,13 persen hanya dalam beberapa hari.

Peningkatan tersebut memang terlihat kecil secara persentase, tetapi sangat signifikan apabila dikonversikan ke jumlah token karena melibatkan jutaan ADA. Perubahan ini juga mengakhiri fase fluktuasi kepemilikan yang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya.

Aktivitas On-Chain Whale Semakin Meningkat

Selain peningkatan kepemilikan, data on-chain juga memperlihatkan meningkatnya aktivitas transaksi dalam jumlah besar. Output transaksi di atas satu juta ADA melonjak pada 21 Juni dan kembali meningkat pada 24 Juni. Pada periode tersebut, jumlah wallet besar yang aktif mencapai titik tertinggi selama 45 hari terakhir.

Dalam 24 jam terakhir menjelang akhir Juni, arus masuk ADA dalam skala whale kembali mengalami lonjakan. Meski demikian, data tersebut belum tentu menunjukkan aksi pembelian secara langsung.

Sebagian transaksi berukuran besar bisa saja berasal dari perpindahan aset antar exchange, redistribusi kepemilikan internal, maupun pemindahan dana menuju wallet penyimpanan.

Walaupun demikian, peningkatan aktivitas wallet besar tetap menjadi sinyal yang cukup diperhatikan oleh pelaku pasar karena sering mendahului perubahan tren harga.

Aktivitas Jaringan Justru Mengalami Penurunan

Berbeda dengan aktivitas whale, penggunaan jaringan Cardano justru memperlihatkan pelemahan. Jumlah transaksi harian turun menjadi sekitar 17.400 transaksi pada 28 Juni. Angka tersebut menjadi salah satu yang terendah selama satu setengah bulan terakhir.

Tidak hanya itu, aktivitas smart contract juga mengalami penurunan yang cukup tajam. Jumlah transaksi smart contract turun menjadi sekitar 4.250 transaksi, jauh di bawah puncaknya yang sempat mencapai sekitar 26.000 transaksi pada awal Juni.

Persentase transaksi yang berkaitan dengan smart contract ikut menurun dari kisaran 40–45 persen menjadi hanya sekitar 24 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas aplikasi terdesentralisasi (dApps) di jaringan Cardano sedang mengalami perlambatan. 

Bahkan biaya transaksi jaringan juga ikut menurun, Jika sebelumnya biaya jaringan sempat mencapai sekitar 23.000 ADA per hari, kini nilainya hanya berkisar 5.100 ADA.

Penurunan biaya transaksi biasanya mencerminkan berkurangnya aktivitas pengguna karena semakin sedikit transaksi yang diproses jaringan.

Upgrade Besar Menjadi Alasan Optimisme Whale

Meski aktivitas jaringan sedang melemah, para whale tampaknya melihat potensi jangka panjang dari dua pembaruan besar yang sedang dipersiapkan Cardano. Upgrade pertama adalah Ouroboros Leios.

Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas transaksi Cardano secara signifikan melalui mekanisme pemrosesan paralel.

Apabila berhasil diterapkan, kapasitas jaringan diperkirakan meningkat dari sekitar 10 transaksi per detik menjadi mendekati 1.000 transaksi per detik. Saat ini Leios masih berada dalam tahap pengujian. Versi uji coba bernama Musashi Dojo mulai dibuka bagi para pengembang pada 23 Juni.

Sementara itu, implementasi penuh di jaringan utama diperkirakan berlangsung sekitar November 2026 apabila seluruh proses pengujian berjalan lancar.

Protocol Version 11 Akan Menekan Biaya Smart Contract

Selain Leios, Cardano juga tengah mempersiapkan Protocol Version 11 atau yang lebih dikenal sebagai upgrade Van Rossem. Upgrade ini difokuskan pada optimalisasi biaya smart contract. Tujuannya adalah membuat biaya eksekusi kontrak pintar menjadi lebih murah sehingga penggunaan aplikasi berbasis Cardano dapat meningkat.

Namun, implementasi pembaruan tersebut tidak berlangsung otomatis. Komunitas harus memberikan persetujuan melalui mekanisme voting on-chain sebelum upgrade dapat diterapkan.

Proses voting dijadwalkan mulai berlangsung pada akhir Juni, sementara beberapa tanggal di bulan Juli disiapkan sebagai alternatif apabila proses persetujuan memerlukan waktu lebih lama.

Keberhasilan kedua upgrade tersebut dinilai akan sangat menentukan perkembangan ekosistem Cardano dalam beberapa tahun mendatang.

Akumulasi Whale Masih Menjadi Taruhan Jangka Panjang

Perbedaan antara meningkatnya akumulasi whale dan menurunnya aktivitas jaringan menciptakan kondisi yang cukup unik. Di satu sisi, investor besar terlihat semakin percaya diri menambah kepemilikan ADA.

Namun di sisi lain, aktivitas pengguna sehari-hari justru menunjukkan perlambatan yang cukup tajam. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian besar aksi beli kemungkinan didasarkan pada ekspektasi terhadap pembaruan teknologi yang akan datang, bukan karena pertumbuhan penggunaan jaringan saat ini.

Strategi seperti ini bukan hal baru di pasar crypto. Investor institusional maupun whale sering kali mulai membangun posisi jauh sebelum katalis utama benar-benar terealisasi.

Apabila Ouroboros Leios dan Protocol Version 11 berhasil meningkatkan performa jaringan sekaligus menarik lebih banyak aktivitas on-chain, akumulasi yang dilakukan para whale berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang

Sebaliknya, apabila aktivitas jaringan tetap lesu setelah kedua pembaruan diterapkan, pasar dapat menilai bahwa optimisme tersebut terlalu dini. 

Pada akhirnya, implementasi upgrade dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan arah pergerakan Cardano sekaligus menguji apakah akumulasi whale kali ini benar-benar menjadi sinyal awal kebangkitan ADA atau hanya spekulasi menjelang pembaruan jaringan.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif. 

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU