25 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Aftech (Asosiasi Fintech Indonesia), Wadah Industri Fintech

duniafintech.com – Berbicara mengenai finasial technology (fintech) sebagai industri yang sedang disoroti belakangan ini, pasti Anda sudah tidak asing lagi mendengar kata Aftech (Asosiasi Fintech Indonesia).

Baca juga : Infinito dan Sofitto Bekerja Sama: Kartu Sugi NFC untuk Pengguna Crypto

Aftech (Asosiasi Fintech Indonesia) merupakan sebuah wadah yang menghimpun perusahaan dan institusi para pelaku sektor jasa keuangan yang menggunakan kemajuan teknologi dalam menjalankan usahanya.

Secara rutin Aftech melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai industri fintech, antara lain melalui kegiatan edukasi, berbagi ilmu, dan kepedulian untuk mempromosikan dan memajukan agenda teknologi finansial. Inisiatif dari Asosiasi Fintech Indonesia ini  juga dikhususkan untuk mengedukasi publik, terutama generasi muda, mengenai berbagai produk dan jasa layanan investasi yang ada di industri fintech.

Aftech (Asosiasi Fintech Indonesia) menghubungkan lembaga fintech internasional lainnya sehingga dapat terjalin hubungan dengan komunitas global, untuk menetapkan praktik-praktik terbaik (best practices), pertukaran ide, dan berbagi keahlian.

Asosiasi ini digagas pertama kali pada Maret 2015 pada saat pertemuan komunitas Fintech Indonesia, kemudian disahkan berdiri pada Maret 2016. Aftech pun telah memperlihatkan berbagai capaian dan inisiatif yang telah dijalankan dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan ekosistem industri teknologi finansial

Seperti yang kita ketahui, potensi industri fintech di Indonesia sangat besar. Keberadaan fintech pun kini dapat mendatangkan proses transaksi keuangan yang lebih praktis seperti pembayaran, peminjaman uang, transfer ataupun jual beli online lainnya. Selain sebagai sarana transportasi dana

Dalam beberapa tahun terakhir pun semakin banyak perusahaan fintech baru di Indonesia yang menawarkan layanan investasi dan perencanaan keuangan. Di era digital seperti sekarang ini, berinvestasi bisa dilakukan dengan sangat mudah dan cepat, serta bisa dimulai dengan sangat terjangkau.

Aftech memprediksi, di masa mendatang, sektor keuangan digital akan didominasi oleh platform fintech dari aplikasi transportasi, e-commerce dan perusahaan fintech independen. Selain itu, peta persaingan fintech, ke depannya juga masih akan dibayangi oleh pemain-pemain dari platform internet atau teknologi global, lembaga keuangan konvensional dan perusahaan infrastruktur teknologi, termasuk perusahaan telekomunikasi.

Baca juga : Laznas Bekerja Sama dengan GoJek: Bangun Program Berkah Idul Adha

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE