32.5 C
Jakarta
Selasa, 17 Maret, 2026

Alasan Harga Bitcoin Rally ke US$75.000

Harga Bitcoin kembali mencatat lonjakan signifikan dengan mendekati level US$75.000 dalam perdagangan terbaru. Kenaikan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipicu oleh kombinasi beberapa faktor penting di pasar kripto.

Mulai dari fenomena short squeeze di pasar derivatif, lonjakan volume perdagangan spot, hingga dukungan momentum teknikal, semuanya berkontribusi terhadap reli harga Bitcoin kali ini.

Data terbaru juga menunjukkan peningkatan aktivitas pasar yang cukup besar, dengan total likuidasi posisi kripto mencapai sekitar US$224 juta dalam 24 jam terakhir.

bitcoin

Short Squeeze Picu Likuidasi Besar

Salah satu pendorong utama reli Bitcoin adalah fenomena short squeeze di pasar derivatif.

Short squeeze terjadi ketika trader yang sebelumnya bertaruh harga akan turun (posisi short) terpaksa membeli kembali aset karena harga justru naik. Kondisi ini menciptakan tekanan beli tambahan yang mempercepat kenaikan harga.

Dalam 24 jam terakhir, likuidasi Bitcoin tercatat mencapai sekitar US$224 juta, sementara total open interest di pasar derivatif naik sekitar 11,15% menjadi US$448,93 miliar.

Peningkatan open interest ini menunjukkan semakin banyak trader menggunakan leverage untuk membuka posisi. Namun di sisi lain, tingginya leverage juga membuat pasar menjadi lebih rentan terhadap perubahan sentimen secara tiba-tiba.

Volume Perdagangan Melonjak Tajam

Selain faktor derivatif, reli Bitcoin juga didukung oleh lonjakan aktivitas di pasar spot.

Volume perdagangan spot tercatat naik sekitar 98,37% hingga mencapai US$58,74 miliar. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya partisipasi investor, baik dari ritel maupun institusi.

Dalam analisis teknikal, peningkatan volume sering dianggap sebagai sinyal bahwa kenaikan harga didukung oleh permintaan riil, bukan hanya spekulasi jangka pendek.

Dengan volume yang hampir dua kali lipat, reli Bitcoin kali ini dinilai memiliki fondasi likuiditas yang cukup kuat.

bitcoin

Struktur Teknikal Masih Mendukung Tren Naik

Dari sisi teknikal, Bitcoin juga menunjukkan struktur pasar yang relatif solid.

Harga saat ini berada di atas moving average 7 hari di sekitar US$75.100, yang menandakan bahwa tren jangka pendek masih cenderung bullish.

Indikator Relative Strength Index (RSI) juga menunjukkan momentum yang cukup kuat dengan nilai sekitar 60, berada di atas level netral.

Namun demikian, RSI yang mulai mendekati area overbought mengindikasikan bahwa pasar berpotensi mengalami konsolidasi atau koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan tren naik.

bitcoin

Kesimpulan

Kenaikan harga Bitcoin menuju US$75.000 didorong oleh kombinasi faktor yang kuat, mulai dari short squeeze di pasar derivatif, lonjakan volume spot hingga US$58,74 miliar, serta dukungan struktur teknikal yang bullish.

Meski demikian, pasar mulai menunjukkan tanda-tanda mendekati kondisi jenuh beli. Ditambah dengan tingginya penggunaan leverage, volatilitas masih berpotensi meningkat jika terjadi perubahan sentimen secara mendadak.

Artinya, meskipun tren jangka pendek terlihat positif, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi dalam waktu dekat di tengah reli yang sedang berlangsung.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU