28.2 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

Aplikasi Untuk Disabilitas Rungu Dari Google

duniafintech.com – Dalam pemanfaatan teknologi yang semakin canggih, kini penyandang disabilitas kian mendapat perhatian untuk pembuatan sebuah aplikasi yang dapat digunakan oleh semua kalangan. Aplikasi untuk disabilitas rungu kabarnya baru-baru ini dibuat khusus oleh Google.

Pengembangan aplikasi untuk disabilitas rungu ini terinspirasi dari Dimitri Kanevsky, ilmuwan riset di Google yang telah bekerja pada pengenalan suara dan teknologi komunikasi selama 30 tahun terakhir. Melalui karyanya, Dimitri -yang tuli sejak usia dini – telah membantu membentuk teknologi aksesibilitas.

Aplikasi untuk disabilitas rungu tersebut bernama Live Transcribe dan Sound Amplifier. Keduanya memiliki fungsi serta cara penggunaan yang berbeda. Live Transcribe, sesuai dengan namanya, aplikasi ini memiliki fungsi untuk menerjemahkan percakapan ke ke dalam tulisan. Aplikasi untuk disabilitas rungu tersebut akan merekam setiap ucapan orang lain melalui microfon dan kemudian mengubahnya dalam bentuk teks.

Dengan begitu, meski memilki keterbatasan dalam pendengaran, penyandang tunarungu dapat memahami apa yang orang lain katakan melalui tulisan tersebut. Aplikasi Live Transcribe diperuntukkan bagi para penyandang tunarungu yang memang tidak bisa mendengar suara apapun. Aplikasi ini dikembangkan Google lewat kerja sama dengan Gallaudet University.

Sementara itu, aplikasi Sound Amplifier diperuntukkan bagi penyandang tunarungu yang masih bisa mendengar suara namun secara terbatas. Mekanisme aplikasi Sound Amplifier bekerja seperti sebuah alat bantu dengar pada umumnya. Aplikasi ini berguna untuk mengeraskan suara di sekitar sehingga dapat lebih jelas terdengar oleh pengguna.

Pengguna dapat menggunakan headset atau headphone yang dihubungkan pada ponsel. Kemudian, ponsel akan memanfaatkan microfon untuk menangkap suara di sekitar.

“Teknologi adalah tentang inklusi, dan memberdayakan orang-orang dari semua kemampuan,” ungkap Eve Andersson, salah satu karyawan yang menjalankan Google Machine Learning.

“Produk dan layanan kami hanya akan menjadi lebih baik dan lebih berguna jika kami mengundang orang-orang dari semua segmen masyarakat, dan orang-orang dari seluruh dunia, untuk mempengaruhi dan menciptakan teknologi,” lanjutnya.

Dikutip dari The Verge, kedua untuk disabilitas rungu ini akan tersedia secara pre-installed pada ponsel Pixel 3. Pengguna ponsel model lain bisa mendapatkan aplikasi ini melalui Google Play Store. Aplikasi Live Transcribe sudah tersedia meski masih dalam versi Beta. Sementara Sound Amplifier hanya dapat digunakan pada ponsel dengan sistem operasi Android 9 Pie.

– Dinda Luvita – 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Hadapi Resesi Ekonomi Global Bagi Para Pelaku Usaha ala Rey Insurtech

JAKARTA, duniafintech.com - Resesi ekonomi global diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor dan kinerja bisnis sehingga pelaku usaha perlu tips hadapi. Salah satu tips hadapi resesi...

Tips Cek Kesehatan Kendaraan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, duniafintech.com - Tips cek kesehatan kendaraan menjadi salah satu hal penting dipelajari mengingat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan...

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...
LANGUAGE