25.6 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Argentina Selidiki Fintech yang Mengelola Aset Kripto Secara Ilegal

Bank Sentral Argentina (BCRA) memulai penyelidikan terhadap sembilan perusahaan fintech. Mereka terlacak sedang menawarkan intermediasi keuangan yang tidak sah melalui aset kripto.

Coindesk.com melaporkan bahwa perusahaan mengubah simpanan menjadi aset kripto, khususnya mata uang kripto. Aset kripto ini digunakan untuk membiayai investasi dan pembiayaan konsumen, menawarkan keuntungan sebagai rekanan.

BCRA tidak menyebutkan nama perusahaan yang sedang mereka lacak. Seorang juru bicara BCRA mengatakan bahwa bank sentral sedang dalam proses memberi tahu perusahaan. Ini merupakan sebuah proses yang akan selesai pada akhir minggu depan.

Baca Juga : Yield Farming, Strategi Investasi Aset Kripto Biar Dapat Cuan Gede)

Baca Juga : Beberapa Hal Menarik di Balik El Salvador Legalkan Bitcoin

Juru bicara itu mengatakan perusahaan yang terlibat adalah mereka yang menawarkan minat pengguna untuk menyetor cryptocurrency.

Melalui undang-undang tentang entitas keuangan, BCRA memiliki kekuatan untuk meminta informasi ketika seseorang atau perusahaan yang mungkin saja melakukan tugas intermediasi keuangan.

Jika penyelidikan menemukan bukti intermediasi keuangan yang tidak sah, BCRA akan mengajukan tuntutan pidana berdasarkan pasal 310 KUHP Argentina, yang menetapkan hukuman penjara satu sampai empat tahun, denda dua sampai enam kali nilai transaksi dan diskualifikasi dari operasi. di Argentina hingga enam tahun.

Kebijakan Argentina tentang Aset Kripto

Sebenarnya, pemerintah Argentina telah melegalkan aset kripto. Hanya saja, mereka cukup ketat. Salah satunya mengenai pajak.

Otoritas pajak Argentina telah memerintahkan pertukaran kripto untuk mengajukan data transaksi pada pelanggan mereka dalam laporan bulanan.

Pertukaran harus mencantumkan semua akun dan mengidentifikasi klien, serta pendapatan, pengeluaran, dan saldo bulanan akun.

Adopsi Crypto telah sehat di Argentina: Ripio, salah satu bursa terbesar di negara itu, mengakhiri tahun 2020 dengan lebih dari satu juta pengguna setelah memulai tahun dengan 400.000.

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Apa itu Blockchain? Ini Penjelasannya

Salah satu sistem komputerisasi dan internet yang berkembang adalah blockchain. Apa itu blockchain?  Sebagian besar dunia teknologi cryptocurrency seperti Bitcoin mengandalkan bentuk database dengan keunggulan mampu...

Situs Penghasil Bitcoin Gratis 2020 Terbukti Tanpa PHP

DuniaFintech.com - Terdapat berbagai macam cara untuk mendapatkan bitcoin bahkan tanpa deposit sekalipun. Menarik bukan? Berikut beberapa situs penghasil bitcoin gratis 2020 terpercaya dan...

Mengenal Dana, Dompet Digital Indonesia

Tidak mau kalah dengan para pendahulunya baik itu dari dalam ataupun luar negeri, ada startup fintech terbaru di tanah air yang sudah diperkenalkan kepada...

Mengenal Xendit : Payment Gateway dengan Beberapa Keunggulan

Xendit, adalah salah satu starup payment gateway yang berizin di Indonesia. Xndit payment gateway yang memiliki beberapa produk unggulan yang membantu bisnis di Asia...

Harga Bitcoin Hari Ini : BTC Menurun, Ethereum Sambut London Hardfork

Harga Bitcoin hari ini sudah memasuki penurunan, setelah rally lebih dari satu pekan dengan pemuncak Rp600 juta. Namun, berbeda dengan Ethereum yang terus menguat...
LANGUAGE