25.8 C
Jakarta
Kamis, 6 Oktober, 2022

Asuransi Hewan Peliharaan, Inilah 3 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi hewan peliharaan adalah sebuah bentuk proteksi yang akan diberikan bagi hewan kesayangan seseorang.

Dalam beberapa tahun belakangan, sejumlah asuransi hewan domestik pun kian populer. Dalam hal ini, para pemilik mulai memberikan perhatian lebih pada peliharaannya dengan membeli polis asuransi hewan peliharaan yang bisa memberikan perlindungan berupa perawatan dokter hewan, risiko pencurian, dan yang lainnya.

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membeli asuransi yang satu ini, simak yuk ulasannya di bawah ini, seperti disadur dari Qoala.

Baca juga: Asuransi Penghasilan & Perbedaannya dengan Asuransi Lainnya

Pengertian Asuransi Hewan Peliharaan

Asuransi hewan peliharaan atau pet insurance adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan kepada hewan domestik dari risiko-risiko tertentu. Adapun risiko yang di-cover oleh pet insurance juga sangat beragam, mulai dari cacat tetap total atau risiko yang ditimbulkan akibat kecelakaan sampai dengan kematian.

Nah, sekalipun beberapa bentuk proteksinya sama, tetapi pengertian pet insurance dan penggunaannya tidak sama dengan asuransi jiwa atau kesehatan untuk manusia. Pasalnya, pet insurance ini adalah turunan dari produk asuransi properti yang dimodifikasi dengan kebutuhan pemilik hewan peliharaan.

Lazimnya, jenis hewan yang dapat didaftarkan asuransi, yakni binatang rumahan, misalnya anjing, kucing, ikan, dan burung hias. Akan tetapi, sejumlah jenis hewan eksotis yang diizinkan untuk dipelihara juga bisa diasuransikan, di antaranya:

  • Parrots dan burung besar lainnya
  • Burung kecil seperti parkit, sejoli, dan cockatiels
  • Burung pemangsa
  • Semua spesies kura-kura
  • Terrapins
  • Kelinci
  • Guinea Pig dan mamalia kecil yang tidak berbahaya lainnya
  • Mamalia eksotis berukuran sedang, seperti Kambing Pygmy dan lainnya
  • Berbagai varietas kadal, seperti tokek, iguana dan anoles
  • Ular yang tidak berbisa
  • Hewan-hewan eksotis yang dikategorikan sebagai hewan langka yang dilindungi bisa diasuransikan jika dipelihara setelah terbukti tidak didapatkan secara ilegal yang dibuktikan dengan memiliki surat izin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam

Di samping hewan peliharaan rumahan dan binatang eksotis, sejumlah perusahaan pun menyediakan asuransi untuk hewan ternak. Untuk polisnya sendiri, secara umum, ada dua jenis polis, yaitu:

  • Non lifetime (tidak seumur hidup) yang memberikan perlindungan pada binatang peliharaan dengan kondisi dan periode waktu tertentu. Lazimnya, jenis polis ini digunakan oleh pemilik binatang yang memelihara hewan dengan tujuan komersial
  • Lifetime (seumur hidup) adalah jenis polis yang melindungi hewan peliharaan saat kondisi hidup hingga mati. Polis ini termasuk menanggung biaya penguburan binatang peliharaan

Rekomendasi Asuransi Hewan Peliharaan di Indonesia

Bagi kamu yang sedang mencari asuransi terbaik bagi hewan peliharaan, inilah beberapa rekomendasinya yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Sinar Mas Simas Pet Insurance

Sinar Mas diketahui punya asuransi hewan peliharaan bernama Simas Pet Insurance. Produk ini dapat diberikan kepada binatang peliharaan rumahan, yakni anjing dan kucing. Risiko yang di-cover, di antaranya risiko pencurian yang disertai kekerasan, kematian akibat kecelakaan, dan juga tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.

Pada Simas Pet Insurance ini ada 6 paket jaminan yang tersedia dan di setiap paketnya punya nilai pertanggungan yang berbeda-beda, dimulai dari maksimal Rp500 ribu hingga maksimal Rp50 juta. Terkait usia binatangnya, asuransi ini menjamin usia minimal 0 bulan hingga 15 tahun untuk mendaftar polis baru dan mulai dari 4 tahun hingga 8 tahun untuk memperpanjang polis.

Berikut ini beberapa ketentuan yang telah ditetapkan oleh Simas Pet Insurance bagi para nasabahnya:

  • Selain Paket 5 (paket untuk anjing Non Stambum), setiap anjing yang didaftarkan asuransi harus memiliki Stambum
  • Khusus untuk kucing harus memiliki sertifikat
  • Berlaku di seluruh wilayah di Indonesia dan di lokasi-lokasi yang memperbolehkan membawa hewan peliharaan
  • Nilai pertanggungan ditentukan dengan melihat kuitansi pembelian hewan. Jika kuitansi tersebut hilang maka biaya pertanggungan akan didasari pada harga yang ditetapkan oleh rekanan asuransi
  • Majikan hewan peliharaan juga ikut menanggung biaya klaim yang disetujui sebesar 20%
  • Untuk polis pertama, usia hewan harus 0 sampai maksimal 15 tahun

Untuk persyaratan berupa dokumen, berikut ini yang perlu dipersiapkan sebelum mendaftar dan melakukan klaim:

  • Formulir Klaim yang sudah terisi
  • Polis Asuransi dan Lampiran Endorsement
  • Untuk asuransi anjing dibutuhkan Stambum (Asli)
  • Untuk kucing, dibutuhkan Sertifikat ICA
  • Kuitansi pembelian

Sementara itu, untuk pengajuan klaim untuk masing-masing tiga peristiwa yang ditanggung, yakni kematian karena kecelakaan, pencurian, dan tanggung jawab terhadap pihak ketiga, membutuhkan tambahan dokumen yang berbeda.

2. Rumah Polis Pet Insurance

Rekomendasi berikutnya adalah Rumah Polis Pet Insurance, yang merupakan bagian dari perusahaan asuransi PAIB untuk wilayah Indonesia yang juga bekerja sama dengan Adira Insurance.

Terdapat tiga paket asuransi yang ditawarkannya dan setiap paket dipatok dengan jumlah preminya berbeda-beda, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp1,25 juta per tahun. Untuk manfaat yang bisa didapat, Rumah Polis Pet Insurance pun memberikan beberapa jaminan polis bagi nasabahnya, antara lain:

  • Santunan kematian hewan peliharaan yang diakibatkan oleh kecelakaan
  • Santunan pemakaman atau kremasi untuk hewan peliharaan yang mati karena kecelakaan
  • Biaya pengobatan dan bedah pada hewan akibat kecelakaan
  • Untuk risiko hilang disertai kekerasan, ada santunan biaya iklan dan reward untuk usaha pencarian
  • Santunan biaya rawat inap jika hewan peliharaan harus dirawat inap di klinik
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga

Berikut ini beberapa ketentuan yang harus diterima oleh nasabah Rumah Polis yang mendaftarkan hewan mereka:

  • Tertanggung merupakan individu bukan badan hukum
  • Hewan peliharaan yang tertanggung sudah memasuki usia minimal 6 bulan dan tidak lebih dari 8 tahun
  • Hewan peliharaan yang didaftarkan harus memiliki sertifikat atau tanda pengenal resmi dari lembaga yang berwenang
  • Melengkapi data hewan peliharaan, mulai dari nama, jenis kelamin, usia, jenis hewan peliharaan, nomor sertifikat dan data lainnya yang dibutuhkan
  • Foto hewan peliharaan tertanggung
  • Pada saat penutupan asuransi kondisi hewan peliharaan harus dalam keadaan sehat, tidak sedang mengalami cedera badan, tidak dalam kondisi mengalami masalah perilaku atau dalam masa perawatan dokter hewan
  • Hanya berlaku di Indonesia dan menggunakan mata uang Rupiah
  • Menggunakan sistem reimbursement
  • Masa pertanggungan sesuai dengan yang tercantum pada ikhtisar polis

asuransi hewan peliharaan

3. Figo Pet Insurance

Terakhir, kamu bisa memilih Figo Pet Insurance Indonesia. Perusahaan ini berpusat di Amerika Serikat, tepatnya di Chicago. Bahkan, mereka pun memiliki aplikasi smartphone khusus yang bisa di-download dengan mudah. Lewat aplikasi itu, kamu bisa mengakses berbagai bantuan yang dibutuhkan, mulai dari dokter hewan 24 jam yang siap untuk kondisi darurat, reminder yang memberitahumu ketika datang waktunya untuk hewan peliharaanmu harus melakukan hal-hal yang harus dilakukan hingga fitur klaim asuransi.

Baca juga: Asuransi Komersial adalah: Manfaat hingga Daftar Produknya

Berikut ini hal-hal yang ditanggung oleh Figo Pet Insurance:

  • Biaya konsultasi dan check-up hewan peliharaan tertanggung
  • Fasilitas untuk kondisi darurat dan rawat inap
  • Biaya untuk tindakan operasi
  • Pengobatan penyakit, baik yang sifatnya bawaan maupun turun-temurun, termasuk kanker dan ortopedi
  • Penanggungan pada kondisi kronis

Ketentuan yang berlaku di sini kurang lebih sama dengan dua perusahaan sebelumnya, tetapi secara usia ada perbedaan. Pasalnya, hewan peliharaan yang pertama didaftarkan ke Figo Pet Insurance minimal sudah masuk usia 8 minggu atau lebih.

Uniknya, di sini tidak ada usia maksimal. Meski demikian, ada keharusan untuk mengikuti saran dari dokter terkait kesehatan hewan peliharaanmu kalau kamu ingin memperpanjang polis saat hewan tersebut sudah mencapai 8 tahun hingga 10 tahun.

Manfaat Asuransi Hewan Peliharaan

  • Penanggungan biaya perawatan kesehatan hewan peliharaan
  • Penanggungan biaya ketika hewan peliharaan mati
  • Asuransi terhadap risiko pencurian hewan peliharaan
  • Menanggung biaya medis korban yang terluka oleh hewan peliharaan
  • Asuransi untuk barang yang rusak karena hewan peliharaan
  • Biaya pengurusan hewan peliharaan di tempat penitipan hewan

Cara Beli Asuransi Hewan Peliharaan

  • Tentukan perusahaan asuransi mana yang cocok dengan kebutuhanmu dan hewan kesayanganmu. Kamu bisa mencari tahu lebih dahulu melalui website resmi perusahaan kandidat agar punya bahan pertimbangan yang cukup untuk memilih
  • Kamu bisa membeli via online dari website resmi mereka atau datang langsung ke kantor perusahaan tersebut
  • Siapkan dokumen yang diminta, seperti sertifikat hewan peliharaan, stambum atau dokumen lain yang diminta
  • Ikuti prosedur selanjutnya sesuai arahan petugas

Besaran Premi Asuransi Hewan Peliharaan

Adapun besaran premi asuransi yang dibayarkan nantinya cukup bervariasi dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Pertama, dari spesies hewannya, misalnya hewan rumahan seperti anjing yang biasanya lebih mahal untuk diasuransikan ketimbang kucing.

Apabila melihat spesies maka hewan campuran mungkin bisa disebut paling murah untuk diasuransikan, sedangkan hewan-hewan dengan ukuran yang lebih besar dengan silsilah yang tidak jelas boleh jadi lebih mahal. Hal itu terkait tagihan dokter hewan yang cenderung meningkat sesuai dengan kian besar ukuran hewan peliharaannya.

Nah, di antara ras murni, kalau melihat kecenderungan genetik terhadap kondisi tertentu maka beberapa ras lebih mahal untuk diasuransikan. Di samping jenisnya, usia hewan peliharaannya pun mempengaruhi biaya premi, yakni kian tua kian mahal.

Cara Klaim Asuransi Hewan Peliharaan

  • Meminta bantuan untuk masalah hewan kesayanganmu pada dokter hewan
  • Mengeklaim asuransi dengan membawa bukti pembayaran langsung ke kantor perusahaan asuransi yang bersangkutan, melalui agen asuransi atau mengisi formulir klaim secara online
  • Reimbursement akan turun saat klaim telah disetujui

Sekian ulasan tentang asuransi hewan peliharaan yang perlu kamu ketahui. Beli, yuk, produknya sekarang juga! 

Baca juga: Cara Mencairkan Asuransi CAR: Jiwa [Car Life] dan Kesehatan

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Online Terbaik – Tips Jaga Diri Kala Pancaroba Datang

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi online terbaik menjadi salah satu solusi memproteksi diri kala musim pancaroba datang kerap membawa penyakit. Perubahan cuaca dan suhu udara di...

Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM, jadi fokus pemerintah untuk memacu peningkatan produktivitasnya. Bank Indonesia menyampaikan dalam acara perhelatan internasional Presidensi G20,...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA dan BRI, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, Rabu (5/10/2022), menurut kurs yang tersedia, menguat pada level Rp 15.248 di perdagangan pasar spot. Adapun rupiah...

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Asal Sumatera Utara Meningkat 30,41 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Pertumbuhan investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai  memiliki potensi. Terbukti, investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara...

Berita Bitcoin Hari Ini: Wuih, Bitcoin Kembali ke US$20.000!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini datang dengan kabar menggembirakan. Pasalnya, Bitcoin kembali menyentuh level US$20.000. Sebagai informasi, harga mayoritas kripto utama kembali pada...
LANGUAGE