25 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Jawab Kebutuhan Investor, OVO Hadirkan Produk Investasi Baru

Platform multifinance OVO, menjalin kerja sama dengan Bareksa dan Bahana TCW Investment Management untuk hadirkan Bahana MES Syariah Fund Kelas O, sebagai pilihan investasi untuk tujuan finansial jangka pendek hingga menengah antara satu hingga tiga tahun.

Kehadiran produk investasi reksa dana ini untuk memberikan pilihan bagi masyarakat dalam berinvestasi yang aman, mudah, terjangkau dan memberikan potensi imbal hasil tinggi.

Presiden Direktur OVO sekaligus CEO/Co-founder Bareksa, Karaniya Dharmasaputra mengungkapkan optimisme dan antusiasmenya atas diluncurkannya produk investasi terbaru dari layanan OVO | Invest tersebut.

Menurutnya, salah satu komitmen OVO yang dihadirkan melalui layanan OVO | Invest adalah dengan terus melakukan berbagai terobosan dalam hal integrasi antara e-money dan e-investment. 

“Setelah sebelumnya sukses menghadirkan produk reksa dana pasar uang yang disambut dengan respon yang positif, khususnya oleh para investor pemula, kali ini kami juga memiliki optimisme yang tinggi terhadap produk investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap Bahana MES Syariah Fund Kelas O,” katanya dalam keterangannya, Rabu (17/11).

Pilihan Investasi Bagi Profil Risiko Moderat dan Menengah

Produk ini, sambungnya, akan memberikan pilihan kepada investor, khususnya mereka yang memiliki profil risiko moderat atau menengah. Melalui semangat OVO Jalan Terus, pihaknya mengajak masyarakat untuk berinvestasi dengan cara yang aman, mudah, terjangkau namun potensi imbal hasil tinggi 

“Ini menjadi inovasi OVO dalam memperkuat posisinya dalam layanan finansial yang memberikan pilihan produk reksadana, baik yang berbasis konvensional maupun syariah,” ujarnya.

Semakin beragamnya portofolio OVO dalam layanan finansial khususnya investasi, sambungnya, semakin menunjukkan bahwa OVO memiliki ekosistem dan penggunaan yang luas bukan hanya sekedar sebagai alat pembayaran digital tetapi juga layanan keuangan yang komprehensif.

Menjawab Amino Tinggi Masyarakat Dalam Berinvestasi

Sementara itu, Presiden Direktur Bahana TCW Investment Management, Rukmi Proborini menjelaskan, tren perubahan pola investasi dan tingginya animo masyarakat terhadap investasi di tengah pandemi menjadi satu hal yang menarik untuk dicermati. 

Karenanya, untuk menjawab dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan investasi yang sesuai ekspektasi, memerlukan fasilitas baik di sisi produk dan pelayanan. 

“Kami yakin upaya kami melalui produk investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap Bahana MES Syariah Fund Kelas O ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan investasi dengan potensi imbal hasil tinggi tetapi resiko cukup rendah,” ucap Rukmi.

Berdasarkan catatan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal mencapai 6,43 juta orang pada September 2021. Jumlah ini meningkat 65,73% dibandingkan akhir 2020 yang mencapai 3,88 juta orang. 

Investor reksa dana sendiri mendominasi jumlah investor pasar modal, yakni sebanyak 5,78 juta orang atau meningkat 82,18% dari akhir 2020.

Adapun, Reksa Dana Pendapatan Tetap Bahana MES Syariah Fund Kelas O menawarkan pilihan investasi mulai dari Rp10 ribu dengan potensi imbal hasil hingga 6,7% per tahun.

Keunggulan dari produk ini merupakan jawaban atas tanggapan dan ketertarikan 8 dari 10 pengguna aktif OVO untuk berinvestasi pada produk reksa dana pendapatan tetap yang tersedia melalui layanan OVO | Invest.  

Produk ini diyakini cocok bagi mereka yang memiliki tujuan finansial jangka pendek hingga menengah antara 1 hingga 3 tahun. Pengguna OVO dapat dengan mudah melakukan registrasi rekening OVO | Invest. 

Penulis: Nanda Aria

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE