25 C
Jakarta
Jumat, 7 Oktober, 2022

Bain Capital Berinvestasi $15 Juta di Crypto Exchange

duniafintech.com – Semakin banyaknya regulasi terkait mata uang virtual dan aset digital yang muncul, digital dan cryptocurrency excanger ramai-ramai mencari cara untuk melegitimasi layanan mereka. Pada 12 September lalu, Bain Capital Ventures menginvestasikan dana senilai $15 Juta untuk Seed CX.

Seed CX adalah sebuah perusahaan pertukaran aset digital kelembagaan yang berlisensi. Investasi tersebut diberikan selama putaran pendanaan Seri B yang dilakukan Seed CX.

Raih Total Funding Senilai $25 Juta

Dalam sebuah press rilis disebutkan bahwa selain dari Bain Capital Ventures, Seed CX juga berhasl mendapatkan pendanaan dari beberapa perusahaan  lain seperti CMT Digital, Tetras Capital, F2Pool dan banyak lagi.

Total yang terkumpul dari semua investor selama dibukanya putaran pendanaan mencapai $25 juta. Dengan dana tersebut Seed CX rencananya akan mempekerjakan 40 orang dalam tim mereka dan memperluas jaringan institusi trading serta meningkatkan pertumbuhan fisik infrastruktur untuk layanan trading perusahaan.

Baca juga: Gelaran Fintech Days 2018 Bersama Mekar di Batam

Dalam pernyataan resminya, Edward Woodford, co-founder sekaligus CEO Seed CX mengatakan, “Pertumbuhan aset digital sebagai kelas aset akan didasarkan pada adopsi investor institusional dan pedagang profesional, yang membutuhkan pengalaman perdagangan yang setara dengan instrumen lain, seperti ekuitas dan komoditas.”

Berbasis di Chicago, Seed CX adalah platform pertukaran aset digital kelembagaan berlisensi yang menawarkan perdagangan institusional dan penyelesaian untuk turunan CFTC-diatur dan cryptocurrency. Pertukaran ini menggunakan mesin penyelesaian Zero Hash untuk menawarkan penyelesaian cepat baik untuk aset fiat dan digital dan menyediakan layanan penahanan melalui Digital Asset Vault.

Seed CX memiliki beberapa lisensi, beberapa diantaranya termasuk lisensi Swap Execution Facility, lisensi Introducing Broker dan BitLicense yang pending dengan New York Department of Financial Services. Seed CX juga telah mengajukan permohonan registrasi Pialang-Pedagang dengan Otoritas Pengaturan Industri Keuangan.

Baca juga: Codapay Layani Pembayaran Online Lintas Negara

Salil Deshpande, Managing Director di Bain Capital Ventures menegaskan:

“Lembaga mencari tempat kripto yang teregulasi, aman, dan andal dengan beragam produk yang memungkinkan mereka mendapatkan hasil yang kuat. Saat ini, tempat perdagangan adalah fokus ritel, terbatas pada perdagangan spot, sering kali tidak diatur dan dalam yurisdiksi asing. Kurangnya pertukaran institusional merupakan penghalang terbesar bagi pertumbuhan kelas aset kripto. Seed CX melayani kebutuhan institusi yang belum terpenuhi ini dan telah mengumpulkan tim eksekutif yang luar biasa untuk mendukung visi ini. ”

Source: cryptoslate.com

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023, Tetap Yakin Ingin Cicil Rumah?

JAKARTA, duniafintech.com - Ekonomi global diprediksi akan menghadapi resesi ekonomi global. Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan bank-bank sentral di berbagai negara dengan mengeluarkan...

Pinjol Cepat Cair 2022 Limit Besar Resmi, Ini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana cepat. Saat ini, pinjol yang berizin Otoritas...

Berita Kripto Hari Ini: Apa Kabar Bursa Kripto Indonesia?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini akan mengulas soal perkembangan bursa kripto Indonesia yang masih belum diluncurkan. Adapun sebelumnya, bursa kripto pun sempat molor—sebagai...

Berita Bitcoin Hari Ini: Sempat Menguat, Bitcoin Melemah!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas soal harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya dengan pergerakan yang beragam. Pada perdagangan pagi ini, mayoritas...

Kerangka Kerja Inklusi Keuangan Fokus Digitalisasi dalam Presidensi G20 Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Presidensi G20 Indonesia menyusun Kerangka Kerja Inklusi Keuangan sebagai panduan bagi setiap negara untuk mendorong digitalisasi guna menciptakan ekonomi yang inklusif...
LANGUAGE