31 C
Jakarta
Rabu, 2 Desember, 2020

Bank BRI Gandeng OVO Salurkan Pinjaman Modal Usaha Hingga 20 Juta

DuniaFintech.com – Layanan pembayaran berbasis elektronik, OVO bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Persero (BRI) dalam menyalurkan pinjaman modal usaha hingga Rp 20 juta untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kesepahaman tersebut dibentuk dalam layanan digital bernama DigiKu.

Direktur Konsumer BRI, Handayani menjelaskan hingga kini UMKM memberikan kontribusi 68% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan 97% bagi penyerapan tenaga kerja di Indonesia. 

“Melihat pentingnya keberadaan UMKM, kesepakatan ini diharapkan mampu membantu meningkatkan penetrasi produk dan layanan digital BRI terhadap pelaku UMKM di Indonesia,”

Produk pinjaman digital DigiKu yang dipasarkan melalui aplikasi BRI Ceria memungkinkan para UMKM dan pengguna OVO untuk mendapatkan pinjaman modal usaha hingga Rp20 juta dengan jangka waktu pinjaman mulai dari 1 hingga 12 bulan.

Seluruh proses pengajuan berlangsung secara digital melalui aplikasi menggunakan verifikasi digital, credit scoring dan digital signature. Pemberian pinjaman modal dilakukan dengan tetap memegang prinsip pengawasan ekstra, seperti melakukan assessment akan nominal kebutuhan sesungguhnya dari pengusaha dan pengguna OVO. 

Baca juga:

Pinjaman Modal Usaha Hingga 20 Juta dari BRI dan OVO

Program ini adalah kerja sama Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi dan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk memberikan fasilitas pinjaman melalui platform daring kepada pelaku UMKM.

EVP Card & Digital Lending BRI Wibawa Prasetyawan mengatakan aplikasi digiKu hingga kini telah merealisasikan pinjaman sebesar Rp360,40 miliar per 23 Oktober 2020. Sementara itu, total plafon pinjaman yang telah disetujui mencapai Rp959,49 miliar.

Saat ini, fasilitas digiKu bisa diakses melalui beberapa e-commerce dan layanan dompet digital. Meliputi, Gojek, Traveloka, Tokopedia, Shopee dan Bukalapak. Nantinya, layanan digiKU akan dikembangkan dengan OVO, Blibli, Lazada dan Dana.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kenali Untung Rugi Menggunakan Paylater Bagi Para Milenial

Duniafintech.com - Fitur PayLater kian populer dikalangan milenial, sebab fitur pembayaran paylater ini bisa digunakan untuk membayar ‘nanti’ berbagai macam transaksi mulai dari kebutuhan...

Pemerintahan Venezuela Siap Perbanyak Penambangan Cryptocurrency

DuniaFintech.com - Pemerintahan Venezuela dibawah rezim Nicolas Maduro akan menggencarkan penambangan cryptocurrency atau bisa disebut mata uang digital. Hal ini dilakukan agar negara tersebut...

Kasus COVID-19 Melonjak, Harga Emas 1 Desember Terinjak

DuniaFintech.com - Harga emas 1 Desember 2020 di penyelenggara PT Pegadaian kembali melemah setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan data kasus aktif dan angka kesembuhan COVID-19 yang...

Pintek Mendapat Pendanaan dari Finch Capital untuk Tingkatkan Akses Pendidikan

DuniaFintech.com – Pintek mendapat pendanaan dari Finch Capital? Ya! Perusahaan teknologi finansial yang memberikan pembiayaan pendidikan untuk siswa hingga lembaga pendidikan, berhasil mendapatkan...

Bidik Digitalisasi di Sektor Koperasi, LinkAja Gandeng Kospin Jasa

Duniafintech.com - Penyedia layanan uang elektronik LinkAja gandeng kospin jasa (Koperasi Simpan Pinjam JASA) untuk mendorong digitalisasi koperasi. Kerja sama yang dilakukan mencakup integrasi...
LANGUAGE