31.8 C
Jakarta
Sabtu, 2 Juli, 2022

Bank BRI Gandeng OVO Salurkan Pinjaman Modal Usaha Hingga 20 Juta

DuniaFintech.com – Layanan pembayaran berbasis elektronik, OVO bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Persero (BRI) dalam menyalurkan pinjaman modal usaha hingga Rp 20 juta untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kesepahaman tersebut dibentuk dalam layanan digital bernama DigiKu.

Direktur Konsumer BRI, Handayani menjelaskan hingga kini UMKM memberikan kontribusi 68% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan 97% bagi penyerapan tenaga kerja di Indonesia. 

“Melihat pentingnya keberadaan UMKM, kesepakatan ini diharapkan mampu membantu meningkatkan penetrasi produk dan layanan digital BRI terhadap pelaku UMKM di Indonesia,”

Produk pinjaman digital DigiKu yang dipasarkan melalui aplikasi BRI Ceria memungkinkan para UMKM dan pengguna OVO untuk mendapatkan pinjaman modal usaha hingga Rp20 juta dengan jangka waktu pinjaman mulai dari 1 hingga 12 bulan.

Seluruh proses pengajuan berlangsung secara digital melalui aplikasi menggunakan verifikasi digital, credit scoring dan digital signature. Pemberian pinjaman modal dilakukan dengan tetap memegang prinsip pengawasan ekstra, seperti melakukan assessment akan nominal kebutuhan sesungguhnya dari pengusaha dan pengguna OVO. 

Baca juga:

Pinjaman Modal Usaha Hingga 20 Juta dari BRI dan OVO

Program ini adalah kerja sama Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi dan Kementerian Koordinator Perekonomian untuk memberikan fasilitas pinjaman melalui platform daring kepada pelaku UMKM.

EVP Card & Digital Lending BRI Wibawa Prasetyawan mengatakan aplikasi digiKu hingga kini telah merealisasikan pinjaman sebesar Rp360,40 miliar per 23 Oktober 2020. Sementara itu, total plafon pinjaman yang telah disetujui mencapai Rp959,49 miliar.

Saat ini, fasilitas digiKu bisa diakses melalui beberapa e-commerce dan layanan dompet digital. Meliputi, Gojek, Traveloka, Tokopedia, Shopee dan Bukalapak. Nantinya, layanan digiKU akan dikembangkan dengan OVO, Blibli, Lazada dan Dana.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tak Konsisten, Rusia Batalkan Rencana Pembayaran Ekspor Minyak Pakai Bitcoin

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah Rusia membatalkan rencana sebelumnya untuk menerima pembayaran Bitcoin untuk ekspor minyak. Kementerian keuangan negara itu menganggap bitcoin sebagai opsi pembayaran...

Dijuluki Ratu Kripto, Ternyata Perempuan Ini Tipu Investor Sampai Rp60 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - FBI menambahkan Dr. Ruja Ignatova, yang memproklamirkan diri sebagai 'Cryptoqueen' atau ratu kripto ke dalam daftar Sepuluh buronan Paling Dicari. Bahkan lembaga...

Menyasar Timur Indonesia, Pemerintah Tambah Kuota Ekspor Produsen Minyak Goreng 

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah akan memberikan insentif berupa penambahan kuota ekspor bahan baku minyak goreng bagi produsen yang memasok minyak goreng ke wilayah Indonesia...

Asuransi Mobil Bekas, Segini Besaran Preminya

JAKARTA, duniafintech.com – Kehadiran asuransi mobil bekas tentunya akan memberikan proteksi sekaligus kenyamanan bagi pemilik kendaraan. Bukan hanya untuk mobil baru, asuransi mobil memang sangat...

HFIS BPJS Kesehatan, Begini Cara Menggunakannya

JAKARTA, duniafintech.com – Aplikasi HFIS BPJS Kesehatan merupakan aplikasi yang digunakan untuk menghimpun data milik fasilitas kesehatan mitra BPJS. Aplikasi ini adalah akronim dari Health...
LANGUAGE