31.7 C
Jakarta
Senin, 28 November, 2022

BANK OF CHINA MENGAJUKAN PATEN UNTUK BLOCKCHAIN SCALING SOLUTION

duniafintech.com – Bank of China, salah satu dari empat bank umum milik negara terbesar di negara ini, telah mengajukan permohonan paten untuk sebuah proses yang menurut mereka lebih mampu untuk mengukur sistem Blockchain.

Menurut sebuah dokumen yang dirilis pada 23 Februari oleh Kantor Kekayaan Intelektual Negara Bagian China (SIPO), aplikasi tersebut pertama kali diajukan pada 28 September tahun lalu dan merupakan ide yang dirancang oleh Zhao Shuxiang.

Baca juga: meskipun-kenaikannya-lambat-pengamat-yakin-2018-akan-menjadi-masa-keemasan-bitcoin/

Rincian aplikasi tersebut menyebut bahwa, alih-alih membiarkan transaksi toko blok baru dari yang sebelumnya, sistem pengompresan data dapat digunakan untuk mengemas transaksi dari beberapa blok ke dalam apa yang disebut di dalam paten sebagai “blok data”.

Misalnya, seperti yang dijelaskan oleh aplikasi paten, begitu sistem menerima permintaan untuk memampatkan transaksi dari blok 1 sampai 1.000, hal itu menyebabkan blok data baru dibentuk dan di-host sementara pada sistem penyimpanan yang berbeda. Sistem kemudian akan menjalankan data yang dikemas melalui fungsi hash dengan nilai hash.

Selanjutnya, sistem kompresi akan memberi label untuk mengidentifikasi blok pada Blockchain, blok data yang baru terbentuk dan acara kompresi. Hubungan yang sesuai antara ketiga label tersebut juga tercatat pada Blockchain.

Dengan menggunakan metode ini, paten tersebut mengklaim pengurangan jumlah data yang tersimpan di blok baru karena transaksi meningkat dalam Blockchain, sambil memastikan bahwa data dari semua transaksi sebelumnya masih akan mudah dikenali dan dapat dilacak.

Baca juga: beri-edukasi-literasi-digital-karyawan-tokopedia-bantu-anak-anak-di-lpka-belajar-bisnis-online/

Sementara paten saat ini dalam proses peninjauan dan belum diberikan, hal itu terjadi sebagai bagian dari upaya yang lebih luas oleh bank komersial milik negara tersebut dalam memajukan bisnisnya melalui penggunaan teknologi ledger terdistribusi.

Seperti dilansir CoinDesk tahun lalu, Bank of China telah bermitra dengan raksasa internet China Tencent untuk melakukan trial Blockchain dalam aplikasi keuangan.

Source: coindesk.com

Written by: Dita Safitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs di Zona Hijau, Simak Harganya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini terkait harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Senin (28/11/2022). Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau mengalami...

Tips Mengembangkan UMKM Agar Tetap Eksis, Begini Caranya!

JAKARTA, duniafintech,com - Tips mengembangkan UMKM tengah marak jadi perbincangan banyak orang akhir-akhir ini, karena banyak bermunculan UMKM baru. Di era digital saat ini, banyak...

Empat Hal Unik Tentang Blockchain, Mari Kita Simak Yuk!

JAKARTA, duniafintech.com - Blockchain mempunyai hal yang unik, untuk itu tim DuniaFintech.com akan mengulas khusus untuk Anda, yakni keunikan yang dimiliki Blockchain. GI (GovInsider) menjelaskan...

Utang Pemerintah Indonesia Naik Lagi! Tembus 7.496 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah Indonesia per 31 Oktober 2022 sebesar Rp 7.496,70 triliun. Jumlah utang pemerintah Indonesia itu naik...

Pengumuman UMP Tahun 2023 Naik Hari ini?, jadi Berapa?

JAKARTA, duniafintech.com - Hari ini adalah jadwal yang ditetapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah untuk pengumuman upah minimum provinsi (UMP) tahun 2023. Seyogianya, pengumuman UMP...
LANGUAGE