30.3 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

BANK SENTRAL DUNIA AKAN MELIRIK MATA UANG DIGITAL TAHUN DEPAN

duniafintech.com – Bank Sentral dunia kemungkinan dapat mengkonversi cryptocurrency ke dalam neraca cadangan mereka. Hal tersebut dikatakan Peter Smith, CEO cryptocurrency wallet terbesar, Blockchain.info. Dalam sebuah wawancaranya, Peter Smith mengatakan bahwa bank sentral mungkin mulai mengandalkan Bitcoin dan cryptocurrency di awal tahun 2018.

“Saya pikir tahun depan akan menjadi tahun pertama kita dirilik bank sentral yang mulai memegang mata uang digital sebagai bagian dari neraca mereka,” ungkap Smith.

Langkah seperti itu memberikan lampu hijau untuk cryptocurrency yang diadopsi secara luas. Hal tersebut menunjukkan mata uang digital menjadi bagian dari pasar forex yang lebih luas, mencakup uang fiat (uang token).

Berbicara tentang kemungkinan bank sentral memegang cryptocurrency, Smith menyebut nama-nama mata uang digital seperti yang sudah ramai tidak hanya di luar negeri, namun dalam negeri pun juga merasakan kehadiran mata uang digital tersebut, seperti contohnya Bitcoin dan Ethereum.

Dirinya menambahkan bahwa cryptocurrency sudah menjadi besar dan sangat sayang jika bank sentral mengabaikan kehadiran mereka. Selain itu, Smith menyuarai keyakinan bahwa setidaknya beberapa otoritas moneter juga akan memasukkan mata uang digital dalam neraca mereka.

Bitcoin sudah menjadi mata uang bagi 30 pasokan perdagangan, dan tren ini berguna untuk mata uang digital sebagai bagian dari neraca cadangan yang hanya akan mempercepat kenaikan harga,” sambungnya.

Dia mensugestikan kalau tahun depan akan menjadi salah satu bagian yang menarik bagi dunia kripto untuk bank sentral, ketika beradaptasi dengan cryptocurrencies dan orang-orang akan mulai menggunakan teknologi di balik teknologi tersebut.

Saat ini, bank sentral memegang cadangan mata uang asing dan emas untuk memastikan bahwa mereka siap bertindak jika ada gangguan. Selain membawa cryptocurrency ke dalam neraca perdagangan, bank sentral akan mulai mengeluarkan cryptocurrency sendiri pada tahun depan.

Baca juga: duniafintech.com/perancis-menjadi-pasar-paling-aman-terhadap-blockchain

Seperti yang sudah dilakukan para regulator. Contohnya, otoritas moneter Singapura (MAS) yang merencanakan untuk membuat cryptocurrency sendiri di bawah proyek Ubin. Sementara Rusia dan Australia masih berencana untuk mengeluarkan cryptocurrency sendiri.

Source: cryptovest

Writer: Romy Syawal

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Menguat Tipis, Cek Harga Kripto Hari Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini terkait harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya menjelang akhir pekan, Sabtu (28/1/2023). Pada perdagangan hari ini, Bitcoin cs...

Cara Beli Koin Shopee: Syarat hingga Manfaatnya bagi Customer & Seller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli koin Shopee tentu akan sangat penting diketahui, khususnya oleh seller di platform e-commerce ini. Pasalnya, koin ini bisa digunakan untuk...

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...
LANGUAGE