30 C
Jakarta
Kamis, 30 Juni, 2022

PERANCIS MENJADI PASAR PALING AMAN TERHADAP BLOCKCHAIN

duniafintech.com – Blockchain, menjadi pilihan yang cocok pada perdagangan sekuritas yang tidak terdaftar di Perancis, hal tersebut disebabkan oleh pemerintah yang berusaha dalam memperluas inovasi keuangan.

Bank-bank dan perusahaan fintech di Perancis memiliki pilihan dalam membuat sebuah sistem settlement untuk securitas tidak terdaftar berdasarkan Blockchain. Hal ini akan membuka pintu dalam kasus settlement, penjualan saham, dan obligasi yang sebelumnya diperlukan oleh broker dengan sistem yang lambat dan spesialisasi market.

Penggunaan teknologi baru ini akan memungkinkan perusahaan fintech dan aktor-aktor keuangan lain untuk mengembangkan cara-cara baru perdagangan sekuritas yang lebih cepat, lebih murah, lebih transparan dan aman,” ucap Menteri Keuangan Perancis Bruno Le Maire dalam sebuah pernyataan.

Sampai sekarang, hanya Departemen Keuangan Rusia yang telah memungkinkan untuk penggunaan settlement berbasis Blockchain dalam obligasi komersial, atau perdagangan produk yang diperdagangkan agak sulit dalam pematokan harga dan kemudahan bertransfer.

Puluhan perusahaan fintech ICOs juga mencoba untuk menciptakan pasar-pasar yang sama, dimana smart kontrak dan token dapat membantu melakukan keamanan perdagangan dan penyelesaian, tanpa bergantung pada operator pasar besar.

Sementara token sendiri tidak dianggap sebagai sekuritas, ada banyak di seluruh pasar dunia yang diperdagangkan saham OTC dan obligasi yang bisa menggunakan proses otomatis untuk mencapai trading lebih cepat yang benar-benar dapat diakses dan democratized.

Negara Perancis terbuka untuk dunia finansial teknologi, dimana hal tersebut bertujuan untuk menjadi salah satu pilihan pusat keuangan Eropa, setelah London menjadi kurang diakses dikarenakan keuangan lintas perbatasan pasca Brexit selesai.

Source: cryptovest.com

Writter: Romy Syawal

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Apa Itu Peer to Peer Lending? Begini Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Ada banyak hal yang sejatinya perlu diketahui tentang apa itu peer to peer lending, termasuk hingga ke cara kerjanya. Pada dasarnya, P2P...

Kemenko Marves Sebut Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi untuk Cegah Penimbunan

JAKARTA, duniafintech.com - Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin menjelaskan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi...

Memalukan! Karyawan Terraform Labs Masuk Daftar Larangan Terbang oleh Pemerintah Korsel

JAKARTA, duniafintech.com - Beberapa karyawan Terraform Labs yang berbasis di Korea Selatan (Korsel), perusahaan di belakang stablecoin Terra USD, yang runtuh bulan lalu dan...

Elon Musk Paksa WFO, Pegawai Tesla Gak Dapat Meja Kantor & WiFi

JAKARTA, duniafintech.com - Seruan keras Elon Musk untuk karyawan Tesla kembali ke kantor alias work from office (WFO) nyatanya tak mudah dijalankan. Ini karena...

Poin Penting Kelola Dana P2P Lending Syariah Untuk Beli Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Poin penting dalam kelola dana P2P lending syariah untuk membeli rumah akan dibahas di sini. Bentuk pengembangan nilai investasi P2P Lending...
LANGUAGE