26.2 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

Rakyat Venezuela: Bitcoin Sarana Untuk Bertahan

duniafintech.com – Jika bagi kebanyakan orang Bitcoin hanya sekadar alat untuk berinvestasi dan menghasilkan uang, rakyat Venezuela ternyata menganggap Bitcoin sebagai penyelamat di tengah keadaan ekonomi mereka yang tengah goyah.

Mata uang nasional Venezuela mulai kehilangan nilai hingga banyak yang menyebut fenomena ini sebagai bencana. Riburan orang lantas mulai beralih pada Bitcoin untuk menyelamatkan nilai bolivar mereka yang tersisa. Mereka menganggap Bitcoin adalah satu-satunya cara menyelamatkan aset mereka sebelum nilainya benar-benar hilang.

Penggunaan Bitcoin Oleh Rakyat Venezuela

Pada bulan lalu, John Villar telah membeli dua tiket pesawat ke Kolombia, membeli obat istrinya dan membayar karyawan bisnis startup-nya di Venezuela – semuanya dengan menggunakan Bitcoin.

Baik pensiunan Venezuela yang miskin maupun pemimpin bisnis kaya mulai menukar bolivar mereka menjadi Bitcoin secara online dan kemudian menggunakan mata uang digital untuk membayar segala sesuatu mulai dari janji temu dengan dokter dan bulan madu hingga sepeda motor dan bir.

Transaksi tersebut relatif cepat bagi siapa saja yang memiliki smartphone. Situs web seperti LocalBitcoin dan Colibit berfungsi sebagai bursa di mana orang-orang Venezuela dapat membeli dan menjual Bitcoin menggunakan rekening bank lokal.

Pergeseran penggunaan mata uang ke Bitcoin di Venezuela terjadi karena harga Bitcoin yang naik ke puncak lebih dari $ 17.000 bulan ini. Mata uang digital memulai debutnya di bursa utama A.S. dengan kontrak berjangka pertamanya hari Minggu. Sementara Bitcoin adalah usaha spekulatif di negara maju, di Venezuela, ini telah menjadi alat untuk membuat keluarga tetap bertahan, dengan beberapa orang Venezuela membeli sebagian kecil dari satu koin untuk membangun tabungan mereka.

Belum diketahui jumlah pasti berapa orang di Venezuela yang menggunakan Bitcoin saat ini, namun volume perdagangan Bitcoin mingguan melalui satu situs web populer telah melonjak dari sekitar $ 225.000 awal tahun ini menjadi hampir $ 2,1 juta pada minggu pertama bulan Desember.

Ini sangat luar biasa mengingat di negara ini upah minimum bulanan mencapai kurang dari $ 2. Menurut data situs Coin Dance, itu jauh lebih tinggi dari nilai transaksi Bitcoin di situs web yang sama terlihat di negara-negara yang lebih makmur di seluruh wilayah, termasuk Argentina, Brazil dan Chile.

-Dita Safitri-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Alasan Token ASIX tak Lolos Izin, Bappebti Beberkan Hal Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Token ASIX milik pesohor tanah air, Anang Hermansyah tak lolos izin dari Badan Pengawas Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti). Hal ini lantas...

Bisa Dicoba! Inilah Pilihan Platform untuk Mining Ethereum

JAKARTA, duniafintech.com - Platform untuk mining Ethereum (ETH) penting diketahui, guna mendukung proses mining atau penambangan tersebut. Selain trading, cara mudah untuk mendapatkan kripto jenis...

Penambahan Modal BUMN, Erick: Jangan Dibilang Utang Lagi 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan gamblang mengenai rencana penambahan modal sejumlah BUMN  seperti PT Bank Tabungan...

Cara Top Up OVO lewat ATM Permata hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat ATM Permata dan beberapa metode lainnya berikut ini perlu disimak oleh pengguna layanan ini. Kalau kamu sering...

Cara Cek Tagihan Kartu Kredit BCA dengan 6 Metode Termudah

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cek tagihan kartu kredit BCA dengan beberapa metode termudah berikut ini tentunya penting untuk diketahui. Di samping kartu debit, Bank BCA...
LANGUAGE