31 C
Jakarta
Sabtu, 13 Juli, 2024

Bank Tagih Pria ini Rp2.3 Miliar, Padahal Sudah Lunas 21 Tahun Silam

JAKARTA, duniafintech.com – Kabar seorang pria dituntut sebuah bank untuk melunasi peminjaman senilai Rp2,3 miliar, kian viral di jagat maya, padahal utang tersebut sudah dilunasi sejak 21 tahun silam.

Baru-baru ini pria di Taiwan didakwa oleh bank dan bahkan propertinya terancam akan disita. Di hadapan pihak bank, pria tersebut mengatakan bahwa dirinya telah melunasi semua utangnya dalam 21 tahun yang lalu.

Dia sendiri tidak mengetahui mengapa bank bertindak seperti itu. Dan untungnya, dia juga memiliki bukti yang valid. Pria itu bercerita pada sebuah media terkemuka di Taiwan, mengatakan bahwa terkejut ketika dirinya melihat pemberitahuan itu.

Baca juga: Panduan Cara Top Up Flazz BCA, dari M-Banking hingga Merchant

Dia jelas telah melunasi semua utangnya 21 tahun yang lalu, jadi mengapa ada pemberitahuan seperti itu.

Dilaporkan bahwa kala itu pria ini sempat jatuh ke dalam krisis utang karena manajemen yang buruk dari kerabatnya yang hampir membuat bank menyita tanahnya. Untungnya, dia dengan cepat mengembalikan uang bank dan dapat kembali hidup normal.

Namun sekarang dirinya menemukan kabar dan ditagih oleh pihak bank untuk membayar pinjaman yang telah dilunasinya tersebut.

Untung saja pria itu menyimpan tanda terima pembayaran pada saat itu, dan tanda terima itu dengan jelas menyatakan bahwa pokok pinjamannya adalah 800ribu ditambah 300ribu totalnya sekitar 1.1 juta Yuan, dan telah dilunasi pada tanggal 14 Januari 2000.

Baca juga: Jangan Sampai Salah! Inilah Cara Transfer Virtual Account Beda Bank

Selain itu stempel terkait bank dicap di sudut kiri bawah tanda terima untuk membuktikan bahwa apa yang dikatakan pria itu adalah benar.

Belakangan setelah diverifikasi oleh pihak bank, terbukti bahwa memang hal tersebut adalah asli, sehingga pemberitahuan tunggakan kepada pria tersebut segera ditarik.

Atas kejadian ini, pria itu mengungkapkan kemarahannya, mengklaim bahwa jika saja dia tidak menyimpan bukti itu, apa yang akan terjadi?.

Pihak bank kemudian meminta kantor pusat dan staf cabang untuk meminta maaf kepada pria itu.

Setelah kejadian itu terungkap, banyak netizen berkomentar “Saya tidak bisa menerima kelalaian bank. Pasalnya jika tidak ada bukti bukankah kasus itu sama dengan menipu?”

Baca juga: Lengkap! Begini Panduan Cara Daftar M-Banking BCA

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU