27.9 C
Jakarta
Selasa, 28 Juni, 2022

Banyak Kripto Buatan Dalam Negeri, CEO Indodax Beri Apresiasi

JAKARTA, duniafintech.com – Banyak developer blockchain dari Indonesia yang mengembangkan aset kripto buatan dalam negeri selama beberapa tahun terakhir. Ini seiring dengan tren investasi aset kripto yang memang sedang booming. Kemungkinan, di tahun 2022 ini dan tahun-tahun mendatang, akan ada banyak “Karya Anak Bangsa” lainnya yang bermunculan.

CEO Indodax Oscar Darmawan memberikan apresiasi atas kerja keras developer dalam negeri untuk mengembangkan blockchain dan aset kripto. Menurutnya, developer aset kripto dalam negeri tidak kalah inovatif dari developer luar negeri. Hal ini menandakan bahwa Indonesia semakin terbuka dengan adanya ekosistem ekonomi digital.

“Dengan perkembangan teknologi yang terus menerus, saya sangat mengapresiasi inovasi dari para developer token kripto dalam negeri yang turut ambil bagian sebagai pengembang token kripto asli Indonesia. Sehingga developer dalam negeri tidak kalah inovatif dengan developer luar yang sudah lebih dulu mengembangkan token kripto,” kata Oscar Darmawan. 

Dampak Banyaknya Aset Kripto Buatan Dalam Negeri

Meskipun token kripto buatan dalam negeri semakin banyak yang bermunculan dan kemungkinan besar akan semakin banyak di tahun 2022, Oscar menganggap bahwa aset kripto lokal yang hanya akan bertahan adalah aset kripto yang memiliki beberapa kriteria.

Jika aset kripto tersebut memiliki jumlah pengguna yang banyak, komunitas yang solid dan kuat, volume transaksi yang besar, ekosistem yang baik dan memiliki kegunaan saya rasa kripto lokal tersebut dapat bertahan dan bahkan bisa bersaing dengan kripto luar negeri. 

Dia menambahkan, karena aset kripto sangat bergantung pada utilitas atau fungsi, maka para developer tersebut akan menghadapi persaingan yang ketat bukan hanya di kancah lokal namun juga di luar negeri. 

“Maka saya rasa ini merupakan PR besar bagi para developer yang mungkin akan terjun untuk membuat token kripto lokal. Karena nilai dari suatu aset kripto akan bergantung dari kegunaan token itu sendiri dan tentu ini akan mempengaruhi jumlah penggunanya nantinya,” jelas Oscar.

Namun, dari sisi investor atau trader, Oscar Darmawan mengingatkan bahwa mereka harus memiliki pikiran yang terbuka dengan informasi-informasi baru. Namun, mereka juga perlu untuk melihat bagaimana aset kripto dalam negeri tersebut sehingga tidak salah berinvestasi nantinya. 

“Perlu mempelajari whitepaper nya,  siapa orang orang dibalik pembuatan aset kripto tersebut, kapan dibuatnya, apa tujuannya, bagaimana potensi dan prospek kedepannya apakah akan ada event atau pengembangan kedepannya, apakah aset kripto tersebut memiliki potensi scam atau tidak. Serta harus memastikan likuiditas kripto tersebut sehingga mudah untuk diperjualbelikan.” kata Oscar.

Menurutnya, aset kripto yang bagus dapat dilihat dari kapitalisasi pasarnya. Karena dengan jumlah kapitalisasi pasar itu menunjukkan jumlah investor. “Jadi tetap harus diperhatikan secara seksama. Bursa kripto juga akan dibangun sebentar lagi, jadi ini juga bisa dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan kepada investor”, tutup Oscar.

Untuk membeli aset kripto, tentu masyarakat membutuhkan suatu wadah tempat jual beli aset kripto agar bisa bertransaksi. Bagi para pemula yang baru akan mulai untuk berinvestasi di kripto, pemula bisa bertransaksi di crypto exchanger terbesar dan terpercaya di Indonesia yaitu Indodax yang memperdagangkan lebih dari 180 aset kripto dan melayani lebih dari 4.9 juta member mulai dari harga 10 ribu Rupiah. Indodax memiliki counter offline yang bisa dipakai oleh para member untuk berkonsultasi yang berada di pusat perkantoran Sudirman, Jakarta Selatan dan Sunset Road di Bali. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mengenal REN Coin, Token Milik Jaringan Protokol Ren yang Didirikan 2017

JAKARTA, duniafintech.com - Ren (REN) Coin adalah protokol jaringan terbuka yang dibangun untuk menyediakan interoperabilitas dan likuiditas antara berbagai platform blockchain.  Dilansir dari Coinmarketcap, REN...

Dapat Pengalaman Baru, Vidi Aldiano Konser dan Ngedance di Metaverse

JAKARTA, duniafintech.com - Penyanyi Vidi Aldiano akan menggelar konser di metaverse. Ini merupakan pengalaman pertamanya melakukan konser secara virtual. Konser Virtual Vidi Aldiano di...

Kelebihan P2P Lending Syariah Untuk Dana Pendidikan

JAKARTA, duniafintech.com - Nilai manfaat dari sistem P2P LendingSyariah mampu memberi peluang penting bagi banyak aspek. Terkadang tidak hanya untuk bidang investasi hingga UMKM...

Harga Kripto 28 Juni 2022 Belum Bergairah, Bitcoin Cs Naik Tipis

JAKARTA, duniafintech.com - Harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin masih melanjutkan koreksi pada Selasa (28/6/2022) pagi. Bahkan mayoritas kripto jajaran teratas lainnya masih berada...

Banyak yang Belum Tahu, 5 BUMN Ini Berikan Gaji Besar Buat Fresh Graduate

JAKARTA, duniafintech.com - Bekerja di badan usaha milik negara atau BUMN menjadi keinginan bagi para pencari kerja. Selain jenjang karir yang cukup baik, gaji,...
LANGUAGE