27.8 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Berita Bitcoin Hari Ini: Lagi Loyo! Cek Harga Bitcoin Cs di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Jumat (2/12).

Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau mengalami pergerakan yang seragam dan kembali bertengger di zona merah.

Berikut ini berita Bitcoin hari ini, seperti dinukil dari Liputan6.com.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Hore, Harga Bitcoin Cs Terus Melejit!

Berita Bitcoin Hari Ini: BTC Kembali Melemah

Mengacu pada data Coinmarketcap, Jumat, 2 Desember 2022 pagi, Bitcoin (BTC) kembali melemah 1,64 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih menguat 2,17 persen sepekan.

Kini, harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu berada di level USD 16.973 per koin atau setara Rp 261,1 juta (asumsi kurs Rp 15.389 per dolar AS). 

Sementara itu, Ethereum (ETH) pun ikut melemah pada pagi ini. Adapun ETH turun 1,53 persen, tetapi masih menguat 6,38 persen dalam sepekan sehingga kini ETH berada di level USD 1.278 per koin. 

Selanjutnya ada Binance coin (BNB) yang kembali terkoreksi. Dalam 24 jam terakhir, BNB ambles 2,36 persen dan 2,62 persen sepekan. Dengan demikian, BNB dibanderol dengan harga USD 292,78 per koin. 

Cardano juga kembali melemah dan alam satu hari terakhir ADA turun 1,19 persen, tetapi masih menguat 0,03 persen sepekan sehingga ADA berada pada level USD 0,3157 per koin.

berita bitcoin hari ini

Daftar Harga Kripto Lainnya

Kemudian, ada Solana (SOL) yang kembali bertengger di zona merah dengan pelemahan selama satu hari terakhir sebesar 2,48 persen dan 7,27 persen sepekan. Kini, harga SOL berada di level USD 13,54 per koin.

XRP pun ikut melemah mengikuti deretan kripto lainnya. Diketahui, XRP turun 3,04 persen dalam 24 jam terakhir dan 0,85 persen sepekan sehingga XRP saat ini dibanderol seharga USD 0,3975 per koin. 

Berikutnya ada koin meme Dogecoin (DOGE) yang pada pagi ini kembali melemah. Dalam satu hari terakhir, DOGE anjlok 6,40 persen, tetapi masih menguat 25,40 persen sepekan. Dengan demikian, DOGE diperdagangkan di level USD 0,1019 per token.

Lalu ada stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC) yang pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen sehingga harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00. Di lain sisi, Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir dan hal itu membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam berada di level USD 854,6 miliar.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Cerah Lagi, Cek Harganya

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Bisa Jatuh ke Harga Rp157,3 Juta

Sebelumnya diberitakan, pendiri Mobius Capital Partners yang juga investor veteran, Mark Mobius, membagikan prediksi harga bitcoin terbarunya di sebuah wawancara dengan Bloomberg pada Senin, 28 November 2022, lalu.

Menurutnya, target berikutnya untuk bitcoin, yakni USD 10.000 atau sekitar Rp 157,3 juta. Ia pun mencatat cryptocurrency terlalu berbahaya baginya untuk menginvestasikan uangnya sendiri atau uang kliennya.

Di samping itu, investor gaek ini pun mengomentari industri yang sudah dihantam oleh runtuhnya pertukaran kripto FTX.

“Kripto akan tetap ada karena ada beberapa investor yang masih mempercayainya. Sungguh menakjubkan bagaimana harga bitcoin bertahan,” tuturnya, dikutip dari Bitcoin.com, Rabu (30/11/2022). 

Ini bukan pertama kalinya Mark Mobius menyebutkan bahwa USD 10.000 sebagai target harga bitcoin. Pasalnya, pada Mei lalu, ia juga menyarankan investor untuk tidak membeli saat penurunan dan memperingatkan pasar masih memiliki kemungkinan untuk jatuh. 

Sementara itu, pada November tahun lalu, ia menyebut bahwa orang tidak boleh melihat cryptocurrency sebagai sarana untuk berinvestasi, tetapi sebagai sarana untuk berspekulasi dan bersenang-senang.

Dalam mengharapkan harga bitcoin turun menjadi USD 10.000, Mark pun tidak sendirian. Hal itu karena CEO Doubleline Capital Jeffrey Gundlach, sang raja obligasi, juga mengatakan pada Juni lalu bahwa dirinya tidak akan terkejut sama sekali jika Bitcoin mencapai USD 10.000. 

Di samping itu, menurut ekonom Peter Schiff, pada bulan ini, bitcoin masih memiliki jalan panjang untuk jatuh. Ia melihat, BTC bisa jatuh hingga USD 10.000.

Survei Bloomberg MLIV Pulse menunjukkan mayoritas dari hampir 1.000 investor yang merespons memprediksi harga bitcoin turun menjadi USD 10.000. 

Di lain sisi, sebagian orang masih sangat optimis dengan harga BTC, misalnya kapitalis ventura Tim Draper, yang mengatakan awal bulan ini bahwa dirinya memperkirakan harga bitcoin akan mencapai USD 250 ribu (Rp 3,9 miliar) pada pertengahan 2023.

Sekian ulasan tentang berita Bitcoin hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Kembali Melemah, Cek Harganya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE