28.2 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

Berita Bitcoin Hari Ini: Menguat, Tapi Harga BTC Masih di Bawah Rp 300 Juta

JAKARTA, duniafintech.com – Berita bitcoin hari ini mengulas seputar pergerakan harga Bitcoin yang masih bergerak naik-turun. 

Bitcoin atau BTC kini mrnguat, namun harganya belum tembus Rp 300 juta jika dalam nilai mata uang rupiah. Sementara Ethereum (ETH) juga tampak bergairah. 

Pekan kemarin, pergerakan Bitcoin Cs mengalami masa suram. Yang mana harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar terus bergerak suram, lantas bagaimana pekan ini, apakah ada peluang untuk naik? Simak ulasan berita Bitcoin hari ini.

Harga Kripto 27 September 2022, BTC dan ETH Berhasil Menguat– Berita Bitcoin Hari Ini

Harga Bitcoin dan kripto jajaran teratas lainnya terpantau mengalami pergerakan yang beragam pada perdagangan Selasa (27/9/2022). 

Mayoritas kripto big cap ini kembali berada di zona hijau setelah sempat melemah pada hari sebelumnya. 

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa 27 September 2022, pagi ini, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat 1,51 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 1,75 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 19.165 per koin atau setara Rp 291,1 juta dalam asumsi kurs Rp 15.190 per dolar AS. 

Kemudian Ethereum (ETH) juga berhasil menguat pagi ini. ETH naik 2,01 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 3,77 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.325 per koinnya. 

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Awal Pekan, Gerak BTC dan ETH Masih Lesu

Kripto selanjutnya adalah Binance coin (BNB) kembali meroket pada perdagangan hari ini. Dalam 24 jam terakhir BNB terbang 0,40 persen dan 2,20 persen sepekannya. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 275,37 per koinnya. 

Kemudian juga Cardano berhasil menguat pagi ini. Dalam satu hari terakhir ADA menguat 0,27 persen, tetapi masih melemah 1,20 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4463 per koinnya. 

Berita Bitcoin Hari Ini

Harga Kripto Big Cap Lainnya

Kemudian adapun Solana (SOL) kembali menempatkan diri di zona hijau. Sepanjang satu hari terakhir SOL melesat 3,49 persen dan 2,66 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 33,59 per koinnya. 

Sedangkan Kripto XRP harus rela melemah setelah sempat menguat beberapa hari lalu. XRP ambles 5,12 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih menguat 23,37 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,4717 per koinnya. 

Lalu Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00 per koinnya. 

Sedangkan kripto Binance USD (BUSD) melemah 0,02 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam mengalami penguatan ke level USD 935,2 miliar dari sebelumnya di level USD 926,1 miliar.

Minim Sentimen Positif, Harga Bitcoin Cs Loyo Sepekan Kemarin– Berita Kripto Hari Ini

Di sisi lain, Harga bitcoin tampak lesu selama sepekan kemarin. Bahkan sepanjang 2022, harga bitcoin sudah merosot 61 persen.

Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kompak melemah pada perdagangan Jumat, 23 September 2022, akhir pekan. Hal ini seiring minim katalis positif untuk angkat harga kripto terbesar tersebut. Pada Jumat, 22 September 2022 lalu harga bitcoin turun 4 persen yang sebelumnya menguat 5 persen.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Buronan, Do Kwon Akan Dijemput Interpol! 

Kripto dengan kapitalisasi pasar itu sempat sentuh posisi di bawah USD 19.000. Pada perdagangan Minggu malam kemarin, harga bitcoin berada di posisi USD 19.100..

Sementara itu, harga ethereum (ETH) juga susut 3 persen, dengan volume perdagangan yang moderat. Selama sepekan itu, harga ether turun 12 persen, dan 65 persen year to date. Sejak ethereum dimerge, harga ETH susut hampir 20 persen. Suplai ether meningkat 5.400 setelah merge tersebut. 

Mengutip Coindesk via Liputan6.com, ditulis Selasa (27/9/2022), langkah the Federal Reserve (the Fed) meredam inflasi dengan menaikkan suku bunga dan memangkas neraca USD 8 triliun membayangi aset berisiko termasuk cryptocurrency pada pekan ini, dan akan terus di bawah tekanan.

Seiring kenaikan suku bunga, menahan dolar AS menjadi lebih menarik karena kenaikan imbal hasil obligasi tersebut. 

Itulah ulasan berita bitcoin hari ini. Semoga informasi tersebut bermanfaat buat Anda.

Baca jugaInvestasi Kripto Terpercaya bagi Pemula, Coba 5 Aplikasi Ini

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Hadapi Resesi Ekonomi Global Bagi Para Pelaku Usaha ala Rey Insurtech

JAKARTA, duniafintech.com - Resesi ekonomi global diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor dan kinerja bisnis sehingga pelaku usaha perlu tips hadapi. Salah satu tips hadapi resesi...

Tips Cek Kesehatan Kendaraan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, duniafintech.com - Tips cek kesehatan kendaraan menjadi salah satu hal penting dipelajari mengingat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan...

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...
LANGUAGE