27.3 C
Jakarta
Sabtu, 1 April, 2023

Berita Fintech Indonesia: Rekomendasi Pinjaman Online Syariah 2023 Berizin OJK

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas terkait rekomendasi pinjaman online syariah/pinjol berbasis syariat.

Belakangan ini, pinjol syariah memang mulai banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal itu karena jenis pembiayaan ini menawarkan aktivitas pinjam-meminjam sesuai dengan syariat Islam.

Pinjaman ini banyak diminati, utamanya, oleh mereka yang tidak mau membayar cicilan dengan bunga.

Sebagai gantinya, pinjaman syariah memakai sistem murabahah dan ijarah untuk memperoleh untung.

Untuk mengetahui lebih jauh soal jenis pinjaman online yang satu ini, berikut ini berita fintech Indonesia selengkapnya, seperti dinukil dari Qoala.

Baca juga: Berita Fintech Indonesia: Warga RI Bisa Utang ke Beberapa Pinjol Sekaligus, Ini Tanggapan AFPI

Berita Fintech Indonesia: Tips Memilih Pinjaman Online Syariah

  1. Legalitas status layanan

Situs pinjaman online syariah yang jelas haruslah sudah mengantongi izin usaha yang resmi dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

2. Rekomendasi terkait rekam jejak kualitas penyedia layanan

Pada era komunikasi digital saat ini, tentunya tidaklah sulit bagi kamu untuk mendapatkan informasi tentang rekam jejak suatu situs pinjaman online.

Maka dari itu, pilihlah situs yang telah memperoleh rekomendasi baik dari masyarakat, khususnya nasabah yang pernah menggunakannya.

3. Tujuan penggunaan dana pinjaman

Adapun situs pinjaman online berbasis syariat Islam biasanya akan mensyaratkan penggunaan dana harus untuk kepentingan yang halal.

Beberapa di antaranya bahkan memfokuskan diri untuk memberi pinjaman dengan tujuan spesifik, seperti haji atau wisata religi, modal usaha, kredit rumah, dan seterusnya.

Nah, supaya bisa memperoleh manfaat layanan pinjaman yang efektif, sebaiknya pilihlah situs yang selaras dengan tujuan kamu.

  1. Ketersediaan fasilitas layanan konsumen

Tersedianya fasilitas layanan konsumen yang sigap dan responsif tentunya akan sangat memudahkan kamu berkomunikasi dengan pihak pemberi pinjaman.

Dengan demikian, kamu dapat segera mendapatkan bantuan jika mengalami kendala selama menjalani masa kredit.

Jenis-jenis Akad pada Pinjaman Online Syariah

Adapun pada proses pengajuan pinjaman online berbasis syariat ini, terdapat akad yang diterapkan. Inilah jenis-jenis akad yang digunakan:

  1. Al-ba’i (jual – beli): Penjual dan pembeli menggunakan akad ini untuk perpindahan atau pertukaran kepemilikan barang dan harga;
  2. Ijarah: Akad ini digunakan untuk pemindahan hak guna atas barang atau jasa dengan waktu tertentu menggunakan upah;
  3. Mudharabah: Antara penjual dan pembeli menggunakan akad ini untuk pengelolaan modal dan keuntungan usaha berdasarkan nisbah;
  4. Musyarakah: Antara kedua pihak atau lebih dalam usaha menggunakan akad musyarakah untuk membagi keuntungan sesuai nisbah yang disepakati;
  5. Wakalah: Akad pelimpahan kuasa untuk melakukan perbuatan hukum tertentu dengan imbalan upah;
  6. Qardh: Akad pinjaman antara pemberi dan penerima dengan ketentuan penerima pinjaman harus mengembalikan uang dengan waktu dan cara yang disepakati. 

Berita Fintech Indonesia: Rekomendasi Pinjaman Online Syariah Berizin OJK

  1. Duha Syariah

Duha Syariah memberikan layanan pembiayaan untuk pembelian barang dan jasa serta kegiatan produktif sesuai prinsip syariah. Terdapat dua tipe pembiayaan di Duha Syariah, yakni tipe konsumtif (barang atau jasa) dan tipe perjalanan religi.

Masing-masing produk punya fitur dan persyaratan kredit yang berbeda. Berikut ini penjelasannya:

  • Pembiayaan Konsumtif (Barang/Jasa), yakni produk halal yang dijual di e-commerce atau marketplace yang bekerja sama dengan Duha Syariah. Maksimal pembiayaan berjumlah Rp20.000.000 dengan tenor 3, 6, 9 dan 12 bulan. Sementara margin pembiayaan Konsumtif (Pembelian barang/jasa) adalah Flat 2.0% per bulan;
  • Pembiayaan Perjalanan Religi berupa perjalanan wisata halal atau umroh yang dijual di e-commerce atau marketplace yang bekerja sama dengan Duha Syariah. Maksimal pembiayaan Rp30.000.000 dengan tenor 12, 24, dan 36 bulan. Ujrah pembiayaan Perjalanan Umroh & Wisata Halal berjumlah Flat 1.5% per bulan.
  • Catatan: Semua transaksi pembelian harus dilakukan di marketplace atau e-commerce yang bekerja sama dengan Duha Syariah, yakni www.duniahalal.com

Persyaratan pengajuan pinjaman di Duha Syariah adalah:

  • WNI Umur minimal 21 tahun atau kurang 21 tahun, tetapi sudah menikah;
  • Bekerja pada perusahaan/institusi yang bekerja sama dengan Duha Syariah melalui skema potong gaji;
  • Download aplikasi Duha Syariah dan login dengan nomor handphone;
  • Lengkapi informasi pribadi dan bersedia memberikan mutasi Rekening Tabungan (Rekening Koran) 1 bulan terakhir;
  • Punya penghasilan tetap (bersih) minimal Rp3 juta per bulan;
  • Berdomisili di Lampung, Palembang, Jabodetabek, Bandung, dan Nusa Tenggara Barat.
  1. Ammana

Ammana adalah fintech syariah pertama di Indonesia yang melayani pelaku usaha UMKM. Ammana memiliki program pendanaan bersama atau halal dengan sistem crowdfunding.

Imbal hasil yang diberikan Ammana untuk pendanaan juga cukup besar yakni sekitar 24% per tahun. Pinjaman syariah online langsung cair ini punya sistem non direct funding, yang artinya mewajibkan kamu menjadi anggota dari mitra keuangan syariah mikro yang telah terdaftar di Ammana.

Tujuannya agar Ammana tahu profil dan kualitas bisnismu sehingga dapat memastikan kamu menyelesaikan angsurannya tepat waktu. Inilah cara mengajukan pinjaman di Ammana:

  • Ammana punya dua metode pengajuan pinjaman yakni secara langsung dan tidak langsung;
  • Metode tidak langsung mengharuskan kamu harus menjadi anggota melalui Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) atau mitra Baitul Mal wa Tamwil (BMT);
  • Sesudah jadi anggota, kamu akan mendapat pendampingan awal. Calon peminjam baru bisa mengajukan ke mitra pendamping setelah melewati tahap pendampingan dan pembinaan;
  • Sementara pengajuan langsung Ammana bisa dengan mendaftar sebagai mitra peminjam terlebih dulu. Selanjutnya calon peminjam akan mendapat pendampingan dan pembinaan dari pihak Ammana dan baru bisa mengajukan pinjaman modal;
  • Proses selanjutnya yakni melakukan seleksi, analisa dan skoring, proses komite, hingga cross check;
  • Kalau lolos dari tahapan di atas maka kebutuhan dana peminjam akan dibuatkan crowdfunding di marketplace Ammana;
  • Jika dana sudah terpenuhi maka borrower akan melangsungkan akad dan pencairan dana. Meski dana sudah cair, kamu sebagai peminjam akan terus mendapat pendampingan dari Ammana. Tujuannya agar dana yang dipinjam bisa dioptimalkan manfaatnya dan tak terganggu angsuran sampai pelunasan.
  1. Pembiayaan Al Salaam Syariah (PAS)

Pembiayaan Al Salaam Syariah menyediakan pinjaman mulai dari Rp15 juta dan maksimal Rp1,5 miliar. Tenor atau jangka waktu pelunasannya mulai dari 60 bulan atau lima tahun.

Kamu bisa mendapatkan keuntungan bila menggunakan layanan pinjaman syariah langsung cair ini, yaitu angsurannya tetap hingga lunas, pembayaran cicilan bisa ditransfer lewat rekening bank lain, memberikan beragam promo, dan yang paling penting terdaftar adalah di OJK.

Adapun besaran margin keuntungan pinjaman tergantung dari tenor yang kamu pilih. Semakin lama tenornya, makin besar total cicilan yang kamu bayar.

Kamu bisa mengajukan pinjaman di situsnya bila tertarik mengajukan pinjaman di Pembiayaan Al Salaam Syariah. Syarat-syaratnya sebagai berikut:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Memiliki penghasilan;
  • Berdomisili di sekitar wilayah kerja bank;
  • Memiliki jaminan berupa SHGB atau SHM atau BPKB;
  • Fotokopi KTP pemohon;
  • Fotokopi KTP suami atau istri (kecuali badan usaha);
  • Fotokopi kartu keluarga (kecuali badan usaha);
  • Fotokopi akta nikah atau cerai (kecuali badan usaha);
  • Fotokopi slip gaji 3 bulan terakhir atau surat keterangan penghasilan;
  • Fotokopi laporan keuangan usaha (kecuali karyawan);
  • Fotokopi bukti kepemilikan rumah atau SPPT PBB (kecuali badan usaha);
  • Fotokopi SHM atau SHGB;
  • Fotokopi surat keterangan usaha (SKU);
  • Bukti rekening koran 3 bulan terakhir.
  1. BSM Implan

Kamu juga bisa memeprtimbangkan BSM Implan (pinjaman online syariah dari Bank Mandiri Syariah) yang menawarkan pinjaman dana mulai dari Rp5 juta—Rp250 juta. Kamu bisa memilih jangka waktu pelunasan atau tenornya mulai dari 3 tahun, 5 tahun, hingga 10 tahun.

Contohnya, kamu menggunakan pinjaman dana BSM Implan dengan batas maksimal pembiayaan Rp50 juta dan tenor maksimal tiga tahun. Khusus untuk PNS, karyawan BUMN atau TNI/Polri diberi limit sampai Rp100 juta dengan tenor maksimal lima tahun.

Inilah syarat-syarat pinjaman syariah BSM Implan:

  • Pengajuannya dilakukan melalui perusahaan tempat calon debitur nasabah bekerja;
  • Calon debitur yang mengajukan pinjaman minimal 10 orang atau sebesar Rp100 juta;
  • Pengelompokan calon nasabah sesuai jenis pembiayaannya.
  • Salah satu keunggulan dari pinjaman BSM Implan, yakni kemudahannya karena kamu bisa mengajukan pinjaman online tanpa riba di website dibandingkan bank lain seperti BNI syariah atau BRI syariah.
  1. Alamisharia

Alamisharia adalah perusahaan fintech penyedia dana pinjaman online yang mengkhususkan dananya untuk Usaha Kecil Menengah (UKM). Kamu bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp2 miliar dan akan dibiayai oleh Alami maksimal 80% dari nilai pengajuan.

Sebagai pinjaman online dengan prinsip Islami, Alami memberi syarat khusus yakni usaha yang dijalankan bebas dari unsur haram seperti alkohol, narkoba, peternakan, atau perniagaan babi, rokok, atau usaha lain yang bertentangan dengan syariat Islam.

Baca juga: Berita Fintech Indonesia: OJK Ungkap 57 Pinjol Masih Merugi

Syarat mengajukan pinjaman syariah Alamisharia sebagai berikut:

  • Perusahaan yang mengajukan pinjaman harus berbentuk PT, CV, atau Yayasan;
  • Aktivitas bisnis tak bertentangan dengan syariat Islam;
  • Telah berdiri minimal 1 tahun dan berlokasi di Jabodetabek;
  • Memiliki giro mundur dan jaminan personal untuk dijaminkan;
  • Melampirkan laporan keuangan atau rekening koran minimal 6 bulan terakhir.

Cara mengajukan pembiayaan pinjaman syariah online langsung cair ini sebagai berikut:

  • Kamu bisa membuka situs web www.alamisharia.co.id dan melakukan pendaftaran (sign up) sebagai calon penerima pembiayaan;
  • Kamu bisa melengkapi profil pada platform ALAMI setelah mendapatkan email verifikasi;
  • Selanjutnya, kamu bisa mengajukan pembiayaan dengan melengkapi identitas perusahaan dan upload dokumen yang diperlukan;
  • Kamu akan mendapatkan notifikasi terhadap status pengajuan perusahaan melalui dashboard atau Tim ALAMI akan menghubungi PIC yang bersangkutan.
  1. Dana Syariah

Dana Syariah adalah P2P lending yang mempertemukan pendana dengan peminjam. Namun, untuk aplikasi pinjaman syariah online ini lebih ditujukan pada bisnis properti. 

Pinjaman islamic ini menawarkan hasil pendanaan sekitar 20% per tahun dan hingga saat ini total pendana di Dana Syariah ada 115.610 pendana dengan total pendanaan sebesar Rp643,40 miliar sejak berdiri. Kamu bisa mendapatkan pinjaman dengan melakukan penggalangan dana melalui situs Dana Syariah.

Selanjutnya, kamu bisa ajukan proposal proyek properti untuk verifikasi yang dilakukan tim Dana Syariah. Berikut cara jadi penerima pembiayaan online Dana Syariah:

  • Kamu harus mendaftar dulu menjadi anggota Dana Syariah dan menaati ketentuan dan syarat keanggotaan sebelum mengajukan pinjaman;
  • Setelah itu kamu bisa mengajukan proposal pembiayaan di portal Dana Syariah. Di situ, terdapat template proposal penggalangan dana;
  • Tim Dana Syariah akan melakukan verifikasi dan survei ke lokasi kantor, tempat usaha, atau proyek;
  • Selanjutnya calon peminjam dan pihak Dana Syariah mengadakan perjanjian awal;
  • Pihak Dana Syariah akan melakukan penggalangan dana selama 30 hari melalui aplikasi. Jika dana sudah terpenuhi maka kamu akan menandatangani akad syariah dengan pihak Dana Syariah;
  • Pembayaran imbal hasil dan pengembalian dana pokok sesuai dengan jadwal yang sudah kamu setujui dengan pihak Dana Syariah;
  • Kamu bisa mengunjungi website atau aplikasi resmi Dana Syariah jika ingin berinvestasi atau menjadi pendana.
  1. SyarQ

Produk pinjaman SyarQ sebetulnya hampir sama dengan solusi pembiayaan yang ditawarkan Kredivo. Namun, bedanya adalah aplikasi pinjaman syariah online ini menjalankan prinsip-prinsip syariah.

Pinjaman ini punya berbagai keuntungan mulai dari bebas ongkos kirim dan menjadi solusi pembayaran cicilan kalau kamu enggan pakai kartu kredit. Terkait margin keuntungan yang diambil SyarQ dari debiturnya, sebagai gambaran, jika kamu beli TV LCD seharga Rp3.650.000 tanpa DP dengan fasilitas SyarQ maka cicilan yang kamu ayar adalah:

  • 1 bulan sebesar Rp4.221.500;
  • 2 bulan sebesar Rp2.111.000 (2 kali cicil);
  • 3 bulan sebesar Rp1.407500 (3 kali cicil);
  • Selama 5 bulan sebesar Rp845.000 (5 kali cicil).
  1. Qazwa

Selanjutnya ada aplikasi Qazwa yang memberi pembiayaan khusus untuk UMKM dengan usaha seperti perdagangan, peternakan, produksi, dan berbagai sektor lainnya. Karena berbasis syariah, dana pinjaman hanya akan diberikan pada jenis usaha yang sesuai syariat Islam.

Akan tetapi, produk pembiayaan Qazwa terbatas untuk pelaku UMKM di Jabodetabek. Aplikasi ini memberikan jangka waktu mulai dari 1 hingga 6 bulan, dengan metode pembayaran langsung lunas.

Syarat pinjamannya berupa:

  • Warga Negara Indonesia;
  • Berusia minimal 21 tahun;
  • Punya usaha yang telah berjalan minimal 1 tahun;
  • Usaha yang dijalankan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah;
  • Alokasi pembiayaan hanya untuk modal kerja.
  1. Danakoo Syariah

Danakoo Syariah adalah pinjaman online besutan PT Danakoo Mitra Artha yang memiliki dua jenis pembiayaan yakni konvensional dan syariah. Dana pinjaman syariah memiliki dua produk, yaitu sebagai berikut.

Multigunakoo

Pinjaman ini khusus untuk nasabah yang memiliki kebutuhan membeli rumah, kendaraan atau barang konsumtif lainnya dengan akad murabahah.

Plafon multiguna syariah ini mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta, dengan tenor 3, 6, 9 dan 12 bulan.

Pencairan dana yang dijanjikan sekitar 3—14 hari dengan imbal hasil 1,5%—2,5% per bulan.

Multijasakoo

Produk multijasa menggunakan akad wakalah bil ujrah, khusus buat kamu yang butuh uang tunai.

Besaran dananya dari Rp1 juta—Rp10 juta, dengan jangka waktu dan imbal hasil nilai yang sama dengan produk multiguna.

Misalnya, kamu pinjam uang Rp5 juta dengan tenor 12 bulan dan asumsi imbal hasil per tahun 12%.

Dengan demikian, cicilan yang harus kamu bayar per bulannya sebesar Rp487.500. Total pembiayaan di Danakoo berjumlah Rp5.850.000 atau imbal hasil yang kamu bayar sebesar Rp850 ribu.

Orang yang hendak mengajukan pinjaman syariah online langsung cair ini harus karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan atau anggota komunitas yang menjadi mitra Danakoo.

Ketentuan pinjaman ke karyawan sebagai berikut:

  • Menjadi karyawan minimal 6 (enam) bulan;
  • Dana yang tersedia dipakai oleh karyawan berjumlah 1 (satu) kali gaji sampai dengan Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) per permohonan. Pembayaran cicilan dilakukan dengan cara pemotongan gaji (direct debit);
  • Tenor pembiayaan maksimal 12 (dua belas) bulan.

Sementara itu, ketentuan pinjaman ke Mitra Anggota Komunitas sebagai berikut:

  • Anggota Mitra Anggota Komunitas minimal 6 (Enam) bulan dan aktif bertransaksi;
  • Dana yang tersedia termasuk imbal hasil/margin adalah sampai dengan 30% (Tiga puluh persen) dari total deposit dan Bonus rata-rata selama 6 (enam) bulan;
  • Tenor pembiayaan maksimal 12 (dua belas) bulan;
  • Dana yang ada di dalam Deposit akan ditahan sesuai dengan jumlah kewajiban pembiayaan dari Mitra Anggota Komunitas (Outstanding);
  • Setiap pembayaran cicilan harus mendapatkan persetujuan dari Mitra Anggota Komunitas dengan cara melakukan prosedur pembayaran yang tersedia website Danakoo Syariah.
  1. Investree

Pinjaman selanjutnya adalah Investree yang tanpa agunan atau jaminan. Investree adalah marketplace online yang mempertemukan pemilik dana (lender) dan peminjam dana (borrower) dengan pinjaman yang terjangkau dan mudah diakses.

Keuntungan bagi lender di Investree syariah berupa imbal hasil berupa ujrah wakalah atau jasa penagihan yang dibayarkan peminjam dana tanpa beban biaya apapun. Investree mematok besaran dana pinjaman mulai dari Rp5 juta untuk pembiayaan bisnis.

Sementara itu, bagi penerima dana, pinjaman yang didapat adalah bebas bunga dan hanya membayar administrasi tanpa biaya terselubung. Investree saat ini sudah terdaftar sebagai pinjaman online di OJK.

Berikut fitur pinjamannya:

  • Fasilitas pembiayaan Syariah maksimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp2.000.000.000 untuk setiap invoice;
  • Jangka waktu Pembiayaan Syariah disesuaikan dengan jatuh tempo invoice atau maksimum 6 bulan disertai pertimbangan dan analisis dari Investree;
  • Untuk menjaga prinsip pembiayaan Syariah, tidak semua invoice dapat diterima di Investree. Invoice yang berasal dari industri minuman keras, obat terlarang, babi, rokok, perjudian, prostitusi, hotel yang belum syariah, dan kegiatan yang mengandung spekulasi tak masuk sasaran dari Investree Syariah. Setiap invoice yang masuk akan dianalisis, diseleksi, dan disetujui berdasarkan sistem credit-scoring modern.

Cara mengajukan pinjaman:

  • Daftar online di situs Investree;
  • Isi rincian data pribadi, termasuk invoice dan dokumen legalitas perusahaan;
  • Aplikasi pembiayaan akan dianalisis dan diseleksi melalui sistem credit scoring;
  • Setelah aplikasi disetujui, pembiayaan akan ditampilkan di marketplace Investree.

berita fintech indonesia

  1. Berkah Fintek Syariah (BFS)

Berkah Fintek Syariah (BFS) memberikan pembiayaan untuk usaha kecil menengah (UKM) dan indsutri kecil menengah (IKM) di bidang peternakan, perikanan, dan properti syariah bersubsidi. Pembiayaan Berkah Fintek Syariah menggunakan akad wakalah bi al ujrah, akad murabahah, akad mudharabah, serta akad musyarakah.

Pengguna bisa mengajukan pinjaman secara online melalui aplikasi Berkah Fintek Syariah dan dana pinjaman bisa digunakan untuk membeli dan menyewa barang, seperti rumah subsidi syariah, mobil, sepeda, serta barang lainnya. Aplikasi pinjaman syariah online ini memiliki pembiayaan Ijarah Multiguna yang bisa digunakan untuk pembayaran biaya pendidikan dan biaya rumah sakit.

  1. Bsalam

Bsalam adalah perusahaan P2P khusus untuk penyelenggara ibadah umroh dan haji yang butuh pinjaman online. Bsalam berperan mempertemukan investor dengan pelaku usaha jasa perjalanan haji, dan umroh ini melalui pembiayaan syariah.

Adapun proses pengajuan pembiayaannya tidak rumit. Pertama, kamu penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) mendaftar di website resmi Bsalam dan melengkapi data yang dibutuhkan.

Selanjutnya isi formulir pengajuan pembiayaan serta berkas yang disyaratkan. Meski sudah mengisi formulir dengan benar dan berkas lengkap, bukan berarti pengajuan kamu langsung diterima.

Pasalnya, aplikasi yang kamu ajukan akan diseleksi dan analisis yang ketat. Bsalam hanya bertindak sebagai jembatan antara PPIU dan investor penyedia dana. Jika lolos maka kebutuhan dana kamu akan langsung dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. Ethis Indonesia

Ethis Indonesia adalah perusahaan finansial teknologi khusus untuk pengembang properti atau usaha konstruksi. Pembiayaannya bisa kamu gunakan sebagai tambahan modal kerja usaha.

Syarat pinjamannya adalah:

  • Melakukan pendaftaran dan melampirkan data diri;
  • Mengisi pengajuan dan melengkapi data perusahaan;
  • Menyertakan surat perizinan atas proyek yang diajukan calon nasabah;
  • Karena pembiayaannya berasal dari crowdfunding, maka perlu waktu agak lama. Proses verifikasi dan validasi permohonan pembiayaannya butuh waktu 2—4 minggu dan proses crowdfunding-nya memakan waktu kira-kira 45 hari maksimal. Calon nasabah juga harus menyiapkan aset sebagai jaminan atas pembiayaan yang diberikan nanti, sebagai syarat lain yang ditetapkan Ethis Indonesia.
  1. Papitupi Syariah

Papitupi Syariah memberikan pemenuhan kebutuhan konsumtif pembelian barang dan jasa. Platform fintek besutan PT Piranti Alphabet Perkasa ini punya dua produk pinjaman, yaitu Papifund dan Papiplafond.

Papifund adalah pinjaman syariah online untuk pembelian barang dan jasa dengan maksimal limit Rp10 juta. Sementara itu, Papiplafond khusus untuk pembayaran dan belanja kebutuhan harian.

Syarat penerima fasilitas pinjaman:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia di atas 21 tahun atau sudah menikah
  • Bekerja di perusahaan yang bekerja sama dengan Papitupi Syariah
  • Memiliki masa kerja 2 (dua) tahun

Baca juga: Berita Fintech Indonesia: Fintech Lending Raup Keuntungan Rp50,48 M pada Januari

Sekian berita fintech Indonesia hari ini. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Apotek Online BPJS, Apa Itu? Simak Manfaat dan Keunggulannya di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Apotek online BPJS adalah aplikasi yang disediakan oleh BPJS Kesehatan dan sangat penting untuk diketahui. Aplikasi ini akan membantu para peserta BPJS...

Cara Investasi Emas dan Keuntungannya, Bisa via Online Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas untuk pemula, apakah susah? Tentu saja tidak. Bahkan, caranya pun sangat mudah sekali. Seperti diketahui, emas memang bukan hanya...

Menko Airlangga Puji GoTo Dorong UMKM Menuju Ekonomi Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Sektor ekonomi digital dinilai mampu menjadi salah satu pemantik percepatan pemulihan serta peningkatan daya tahan ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko)...

Waspadai Bull Trap Kripto, Begini Tips Cara Menghindari nya Menurut CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Hari ini, Jumat (31/3/23) pukul 12.00 WIB harga Bitcoin masih berada di kisaran lebih dari 423 juta rupiah. Kenaikan pada harga...

Hore! Pemerintah Resmi tidak Naikkan Tarif Listrik hingga Bulan Juni

JAKARTA, duniafintech.com - Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment) periode April-Juni 2023 untuk 13 (tiga belas) Pelanggan Non Subsidi PT PLN (Persero) telah ditetapkan...
LANGUAGE