28.9 C
Jakarta
Kamis, 11 Agustus, 2022

Berita Kripto Hari Ini: Industri Kripto Masih Jadi Lahan Segar

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas industri kripto-blockchain yang menurut investor masih menjadi lahan segar.

Meskipun, saat ini pasar kripto sedang mengalami gejolak. Namun pemodal masih tetap optimis. 

Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami pergerakan harga yang menurun. Tapi belakangan ini, harganya sudah menunjukan naik dan terus terdongkrak seiring berita-berita positif yang berkembang. 

Baca juga: Penting! Inilah Hal yang Harus Dipahami Dalam Trading Crypto

Berikut ini ulasan mengenai berita kripto hari ini.

berita kripto hari ini

Lahan Segar Industri Kripto dan Blockchain– Berita Kripto Hari Ini

Inilah berita kripto hari ini. 

1. Jadi Fokus Utama Para Investor

Industri aset kripto dan blockchain masih menjadi fokus utama para investor modal ventura atau venture capital (VC), meski pasar sedang lesu. 

Bitcoin turun hampir 70 persen dari level tertingginya pada akhir tahun 2021, ketika VC menarik kembali investasi di sektor lain, aktivitasnya di start-up kripto dan blockchain tetap sibuk seperti biasanya.

Menurut Dove Metrics, ada 160 investasi publik oleh VC kripto bulan Juli lalu dengan total pendanaan yang diraih mencapai US$ 1,91 miliar. JP Morgan mencatat sejauh ini pada tahun 2022, investasi VC di industri kripto dan blockchain telah mencapai US$ 18,3 miliar. Itu hampir tiga kali lipat jumlah yang diinvestasikan pada tahun 2020.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) Teguh Kurniawan Harmanda, dalam keterangannya mengatakan walau pasar aset kripto tengah bearish, minat pemodal untuk mendanai startup atau proyek blockchain masih tinggi. 

Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menentukan startup atau proyek kredibel dan memiliki fundamental yang kuat untuk diinvestasikan.

“Crypto winter tidak menumpulkan selera investasi venture capital. Saya melihat modal tersedia dan bisa digunakan untuk investasi di startup kripto atau blockchain lainnya. Namun, beberapa VC kini lebih selektif untuk menentukan start-up atau proyek mana yang akan mereka danai,” kata pria yang akrab disapa Manda, dikutip dari Investor Daily. 

Menurut Manda, saat ini VC akan semakin fokus untuk melakukan due diligence yang ketat dalam membuat keputusan menggelontorkan dana mereka. 

Perubahan perilaku VC ini sedikit berpengaruh melihat kondisi pasar dan risiko ekosistem kripto dan blockchain yang masih pada masa tahap awal perkembangan.

Pergeseran fokus ini berbeda pada bulan dan tahun sebelumnya, fakta bahwa satu atau lebih dana VC telah diinvestasikan dalam sebuah startup atau proyek yang biasanya cukup melihat perkembangan dari lonjakan nilai token kripto dalam ekosistemnya. Namun, saat ini tidak menjalankan metode seperti itu lagi.

“Saat ini VC harus lebih berhati-hati dalam melakukan pendanaan ke start-up atau proyek kripto maupun blockchain. Banyak dari mereka telah melihat nilai investasi dan reputasi bisa anjlok, karena proyek yang mereka promosikan secara aktif mengalami kegagalan, seperti kasus Terra yang menghantam seluruh industri kripto,” jelasnya.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Aturan Bapebbti Perkuat Industri Aset Kripto, Simak Update Harga Berikut Ini

2. Industri Kripto dan Blockchain Makin Dilirik– Berita Kripto Hari Ini

Tidak hanya VC, perusahaan besar atau institusi lainnya juga mulai mantap memasuki industri kripto dan blockchain. Terbaru BlackRock yang kini siap memberikan klien investor institusionalnya mereka akses ke investasi aset kripto.

Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa perusahaan besar yang sedang menjajaki pengembangan bisnis dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang memiliki keunggulan transparansi, kecepatan transfer data, tingkat keamanan yang tinggi dan interoperabilitas.

“Saat ini ada beberapa perusahaan besar dari berbagai sektor, mulai industri hiburan, media hingga perbankan di Indonesia yang bersama kami melakukan pendekatan kerja sama untuk meningkatkan bisnis mereka melalui pemanfaatan blockchain. Jadi, meski pasar kripto secara khusus sedang lesu, teknologi backbone-nya, yaitu blockchain masih menjanjikan untuk jangka panjang. Ini seperti revolusi internet di tahun 1990-an lalu,” ungkap Manda.

Demikianlah berita Kripto hari ini. Informasi ini tentunya dapat bermanfaat bagi Anda. Apalagi di tengah pasar Kripto yang masih bergejolak, berita positif mengenai cryptocurrency akan membawa dampak positif.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

Baca juga: Apa Itu Blockchain? Teknologi Canggih di Balik Bitcoin dan Mata Uang Crypto

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Buka Tabungan BCA Dollar Terbaru dan Daftar Biayanya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara buka Tabungan BCA Dollar berikut ini penting diketahui jika kamu memang tertarik dengan jenis tabungan yang satu ini. Sebagaimana diketahui, BCA...

OJK Keluarkan 671 Sanksi Kepada Pelaku Pasar Modal

JAKARTA, duniafintech.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan sebanyak 671 surat sanksi, serta selain itu, OJK juga menerbitkan 12...

OJK Akui Minimnya Pengetahuan Perempuan Soal Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat jarak tingkat literasi keuangan digital antara perempuan dan laki-laki. Perempuan merupakan sektor yang membutuhkan perhatian...

Mendag Harapkan Harga Mie Instan Tidak Naik

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Zaini, mengharapkan kenaikan harga gandum tidak membuat harga mie ataupun mie instan menjadi naik. Hal itu disebabkan...

Malacca Trust Insurance: Profil Lengkap hingga Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Malacca Trust Insurance merupakan adalah perusahaan asuransi umum yang lumayan terkenal di kalangan masyarakat. Perusahaan ini berdiri dengan nama PT Malacca Trust...
LANGUAGE