28.4 C
Jakarta
Minggu, 2 Oktober, 2022

Berita Kripto Hari Ini: Pahami Tips Ini Agar Cuan Ngalir Terus! 

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas seputar tips yang bagus untuk trading kripto. Tips ini sangat bermanfaat diterapkan, apalagi untuk para trader kripto pemula. 

Sebagai seorang trader atau investor kripto, belajar hal baru merupakan langkah tepat untuk memperkuat pengetahuan seputar mata uang digital tersebut. 

Saat ini, kripto menjadi salah satu instrumen investasi yang paling populer di dunia. Untuk itu, mari kita pahami tips trading kripto ini yang diulas dalam berita kripto hari ini. 

Berita Kripto Hari Ini

Tips Trading Bitcoin Dengan Aman– Berita Kripto Hari Ini

Berikut adalah berita kripto hari ini yang mengulas tips trading Bitcoin dengan aman, sebagaimana dilansir dari Coinvestasi, di antaranya:

1. Berita Kripto Hari Ini: Tips Trading Bitcoin dengan Memahami Manajemen Risiko

Salah satu hal terpenting untuk menjaga dana kalian agar tetap aman saat trading Bitcoin ataupun trading di semua aset keuangan adalah Manajemen Risiko.

Manajemen ini bermaksud untuk menjaga dana yang kalian miliki agar tetap dapat digunakan dalam jangka panjang, walau mengalami kerugian.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Binance & Coinbase Ilegal di Indonesia! 

Risiko sendiri tidak akan luput dari aset keuangan, termasuk Bitcoin, sehingga pengaturan atau manajemennya sangat diperlukan, karena kerugian pasti akan terjadi.

Terdapat dua cara untuk kalian dapat melakukan manajemen risiko agar kalian dapat terus menjaga dana kalian untuk trading dalam jangka panjang.

Pertama adalah membatasi risiko per posisi atau per trade. Dalam strategi ini kalian dapat membatasi persentase dana kalian yang ingin kalian korbankan, untuk antisipasi kerugian.

Mayoritas trader menggunakan 3% hingga 5% untuk membatasi dana yang dapat digunakan untuk menanggung kerugian, namun semua kembali ke preferensi risiko trader masing-masing. Mengingat volatilitas Bitcoin yang terus berkurang, persentase kerugian 3% hingga 5% tersebut dapat dijadikan acuan yang baik.

Kedua adalah menggunakan rasio risk to reward yang berarti rasio kerugian dan keuntungan dalam trading.

Rasio yang umum digunakan adalah satu banding tiga (1:3) yang bermaksud untuk keuntungan harus lebih besar tiga kali lipat dari kerugian. Dengan menjaga rasio tersebut, berapa pun persentase kerugian yang digunakan, dalam jangka panjang dana akan terus aman.

Kedua cara ini dapat digabungkan untuk memaksimalkan keamanan dalam melaksanakan trading untuk jangka panjang.

2. Berita Kripto Hari Ini: Tips Trading dengan Batasi Leverage

Mayoritas trader sering kali menggunakan leverage atau dana tambahan berupa utang, yang berasal dari broker atau bursa.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, dengan dana yang relatif kecil. Cara melakukannya adalah dengan meminjam dan memastikan adanya dana margin untuk jaminan.

Sayangnya, mayoritas trader pemula, memanfaatkan dana ini secara berlebihan dan berujung pada margin call atau penutupan trader secara otomatis. Margin Call sendiri terjadi akibat kerugian yang sudah melebihi batas margin atau jaminan yang disetujui dalam persentase leverage.

Contohnya jika menggunakan leverage 20x dan menggunakan dana sebesar $200 maka minimum dana yang harus ada di wallet adalah sebesar $10. Jadi jika sudah menyentuh di bawah $10 umumnya kita akan terkena margin call. Sehingga posisi trade otomatis di tutup dan dana hilang.

Sehingga ada baiknya menggunakan leverage sesuai kesanggupan dari masing-masing trader, agar tidak terjadi kerugian berlebihan. Batas yang sering digunakan oleh trader untuk leverage adalah 20x hingga 50x. Namun keputusan selalu kembali pada preferensi risiko masing-masing.

Salah satu cara menjaga agar margin call tidak terjadi adalah dengan menggunakan stop loss.

3. Gunakan Stop Loss

Stop loss sendiri adalah cara untuk menutup posisi trade yang kita buka secara otomatis, sehingga kerugian bisa diatur.

Penggunaan stop loss mencegah kerugian agar melebihi preferensi trader saat membuka posisi trading.

Stop loss ini dapat disandingkan dengan manajemen risiko sehingga saat posisi tidak dipantau oleh trader dan kerugian terjadi, posisi bisa tertutup otomatis.

Stop loss penting untuk menjaga dana dalam jangka panjang, karena faktor psikologis terkadang yang mendorong trader untuk tidak menutup posisi walau rugi.

Hal tersebut menjadi salah satu hal yang dapat membuat dana trading cepat habis, terutama saat mulai belajar. Sehingga, penggunaan stop loss menjadi salah satu hal yang penting.  

4. Hindari Terlalu Banyak Membuka Trade

Cara lain adalah menjaga agar tidak terlalu banyak membuka posisi trade. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko kerugian. Semakin banyak posisi trade yang dibuka maka semakin banyak dana yang kita gunakan untuk trading sehingga potensi kerugian menjadi semakin besar.

Baca jugaSelain Staking & Trading, Begini Cara Mining Bitcoin yang Bisa Datangkan Cuan

Poin ini penting terutama jika menggunakan leverage. Hal tersebut disebabkan dengan adanya dana yang lebih besar, maka kerugian juga berpotensi lebih besar.

5. Jangan Fomo

Langkah yang terakhir adalah menghindari FOMO atau Fear of Missing Out, dimana mayoritas trader mengacu pada orang lain yang sedang untung untuk membuka posisi trade.

Umumnya, dengan melihat orang lain yang sudah untung atau mengikuti fenomena yang belum tentu nyata tanpa analisis pribadi, posisi akan berujung pada kerugian atau “nyangkut”. Sehingga ada baiknya setiap ingin membuka posisi trade, analisis pribadi harus dilakukan terlebih dahulu.

Analisis pribadi menjadi penting dengan selalu merujuk pada rencana awal dalam trading. Tujuannya adalah agar selalu bisa evaluasi, berkembang, dan menghindari “ikut-ikutan”.

Kelima poin ini dapat kalian terapkan dalam trading aset keuangan apa pun karena umumnya trading memiliki ilmu yang sama.

Untuk Bitcoin sendiri, mengingat kondisinya yang semakin besar, faktor fundamental seperti faktor makroekonomi dapat dipelajari sebagai tambahan untuk analisis pribadi saat trading.

Demikianlah ulasan mengenai berita Kripto hari ini tentang tips trading Bitcoin dengan aman yang bisa anda pahami. Semoga bermanfaat.

Baca jugaAplikasi Mining Bitcoin Palsu yang Dihapus Google, Apa Saja?

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Debit Mandiri: Jenis-jenis hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu debit Mandiri senantiasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi di banyak tempat dan di waktu kapan saja. Sebagai informasi, kalau dibandingkan dengan uang...

Call Center Allianz Asuransi dan Layanan Pengaduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Call Center Allianz asuransi dan layanan pengaduannya tentu penting diketahui oleh para pemilik polis/nasabahnya. Seperti diketahui bersama, Allianz Indonesia menjadi salah satu...

Jenis-jenis Mining Bitcoin, Bisa Dilakoni Buat Mendulang Cuan! 

JAKARTA, duniafintech.com - Mining atau menambang bitcoin ada berbagai jenis juga lho. Ini perlu diketahui bagi seorang investor crypto. Karena selain trading, ada cara...

Wow, Hampir Rp 1 Triliun Bitcoin Dibekukan Terkait Kasus Bos Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – Otoritas Korea Selatan meminta dua platform jual beli kripto untuk membekukan Bitcoin senilai US 60 juta dollar yang terkait dengan Bos...

Asuransi Rumah Tinggal Terbaik, Ini 5 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi rumah tinggal, apa itu? Adapun rumah tinggal adalah tempat beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Fungsi rumah tinggal ini membuat siapa pun...
LANGUAGE