25.8 C
Jakarta
Kamis, 6 Oktober, 2022

Berita Kripto Hari Ini: Bos Terra Luna Bakal Dibui, Gimana Nasib Tokennya? 

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas tentang nasib Bos Terra Luna, Do Kwon imbas harga kriptonya anjlok parah beberapa waktu lalu. 

Bahkan nilai anjlok harga mata uang digital besutan dia itu sampai 99 persen. Kekinian, pengadilan Korea Selatan atau Korsel telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dirinya. 

Nilai token Terra Luna itu ambruk pada Mei 2022 kemarin. Lantas bagaimana nasib kelanjutannya? Mari kita simak ulasan berita kripto hari ini. 

Berita Kripto Hari Ini

Bos Terra Luna Bakal Masuk Bui– Berita Kripto Hari Ini

Pihak berwenang dari Pengadilan Korea Selatan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Do Kwon, developer utama mata uang kripto Terra Luna dan TerraUSD ini. 

Nilai Kedua token tersebut ambruk pada Mei 2022 yang mengguncang pasar kripto dunia. 

Do Kwon, juga pendiri platform blockchain Terraform Labs, dituduh melakukan penipuan investor ketika nilainya jatuh di bawah US$1 per koinnya. Ia pun merana. 

“Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk enam orang, termasuk Do Kwon, yang saat ini tinggal di Singapura,” kata juru bicara kejaksaan Korea Selatan, seperti dikutip dari Reuters via CNBC Indonesia, Jumat (16/9/2022).

Para investor di kripto Terra, LUNC dan USTC, telah merasa sakit hati dan dicurangi akibat runtuhnya ekosistem Terra tersebit. Sebagian dari mereka pun menuntut Do Kwon atas tuduhan penipuan dan manipulasi pasar, dan kini telah dikabulkan oleh pengadilan Seoul, Korea Selatan. 

Baca juga: Ikut Membangun Indonesia, Indodax Sumbang Pajak Ratusan Miliar

Penangkapan Do Kwon telah tercantum dalam surat resmi tersebut, di mana Pendiri Terra Luna tersebut kini diduga berada di Singapura.

Selain Kwon, surat tersebut juga memerintahkan penangkapan salah satu Pendiri Terraform Labs, Nicholas Platias, dan karyawan Han Mo. Keduanya dituduh melanggar Undang- Undang Pasar Modal tersebut. 

Penyelidikan Tuntas, Penjara Menanti

Perintah penangkapan tersebut datang setelah berbulan-bulan penyelidikan, termasuk operasi pencarian dan penyitaan di kantor terkait dan pertukaran mata uang kripto lokal.

TerraUSD, yang disebut stablecoin yang pernah berada diantara 10 cryptocurrency teratas secara global berdasarkan nilai pasar, dengan mematok satu koin setara US$1. Namun nilainya jatuh di bawah US$1 dan menyeret token pasangan Terra Luna yang jatuh bersamanya tersebut. 

Gejolak pasar yang terjadi kemudian menyebabkan kegagalan beberapa perusahaan kripto besar termasuk pemberi pinjaman kripto AS Celcius dan manajer dana kripto yang berbasis di Singapura Three Arrows Capital itu.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Indodax Buka Suara Terkait Isu Kebocoran Data

Dalam wawancara dengan platform media kripto Coinage pada Agustus kemarin, Do Kwon mengatakan dia telah pindah ke Singapura karena kekhawatiran tentang keselamatan keluarganya dan menolak saran bahwa relokasi itu karena kecelakaan atau upaya untuk menghindari penyelidik.

Do Kwon Ditahan, Begini Nasib Kripto Terra– Berita Kripto Hari Ini

Kemudian, tak butuh waktu lama, berita surat penangkapan Do Kwon tersebut langsung memberi dampak negatif bagi kripto Terra, USTC, LUNC dan LUNA.

Token baru di jaringan Terra v.20, LUNA, langsung terjun bebas lebih dari 30 persen dalam 24 jam terakhir, karena proyek terancam tersendat, bahkan gagal, karena tidak adanya Do Kwon setelah ditangkap. Hal itu tampak miris, sebagaimana dilansir dari Blockchain Media. 

Padahal, pada tanggal 9 September lalu, harga LUNA sempat meroket lebih dari 200 persen karena rencana ambisius yang sempat diutarakan oleh Do Kwon.

Dan untuk token LUNC, harganya telah jatuh lebih dari 20 persen dalam 24 jam terakhir ini. 

Sebelumnya, token ini sempat melesat lebih dari 500 persen sejak Agustus lalu karena adanya proposal tax burn yang diharapkan mampu memulihkan token Terra lama ini, yang juga menaikkan harga USTC.

Jika Do Kwon dipenjara, kemungkinan harga kripto Terra akan terus merosot lebih dalam lagi, sampai ada solusi baru yang mampu menggantikan peran Pendiri Terra tersebut dalam pengembangan ekosistem baru.

Itulah ulasan berita kripto hari ini yang membahas tentang nasib Do Kwon, pendiri Terraform Lab. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda.

Baca jugaCara Cek Saldo Asuransi Tugu Mandiri dengan Mudah dan Efektif

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Online Terbaik – Tips Jaga Diri Kala Pancaroba Datang

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi online terbaik menjadi salah satu solusi memproteksi diri kala musim pancaroba datang kerap membawa penyakit. Perubahan cuaca dan suhu udara di...

Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM, jadi fokus pemerintah untuk memacu peningkatan produktivitasnya. Bank Indonesia menyampaikan dalam acara perhelatan internasional Presidensi G20,...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA dan BRI, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, Rabu (5/10/2022), menurut kurs yang tersedia, menguat pada level Rp 15.248 di perdagangan pasar spot. Adapun rupiah...

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Asal Sumatera Utara Meningkat 30,41 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Pertumbuhan investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai  memiliki potensi. Terbukti, investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara...

Berita Bitcoin Hari Ini: Wuih, Bitcoin Kembali ke US$20.000!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini datang dengan kabar menggembirakan. Pasalnya, Bitcoin kembali menyentuh level US$20.000. Sebagai informasi, harga mayoritas kripto utama kembali pada...
LANGUAGE