27.1 C
Jakarta
Rabu, 28 September, 2022

BERKAT BITCOIN PRODUK DOMESTIK BRUTO JEPANG BERTUMBUH PESAT

duniafintech.com – Yoshiyuki Suimon dan Kazuki Miyamoto, keduanya peneliti di Jepang, mengklaim Bitcoin terbukti membantu Jepang dalam meningkatkan produk domestik bruto (PDB) menuju tiga bulan pertama di awal tahun 2018. Karena sebelumnya pada akhir tahun 2017 lalu, cryptocurrency mencatatkan kapitalisasi pasar hingga ¥ 12 triliun, dan kecenderungan terus berlanjut naik ke awal tahun ini, Hal tersebut juga ditenggarai dengan meningkatnya indeks konsumsi pribadi Jepang dari ¥ 0,2 menjadi ¥ 0.4 miliar.

Baca juga: duniafintech.com/deretan-startup-penunjang-manajemen-bisnis-anda/

Kedua analis yang berasal dari Nomura, salah satu bank investasi independen terbesar di dunia, dan dikenal telah mensponsori teknik matematika yang digunakan dalam meneliti sektor keuangan tersebut menawarkan trading leverage yang sedikit berbeda pada perlakuan Jepang terhadap Bitcoin.

Perhitungan dari 3 bulan terakhir di tahun lalu hanya membawa PDB negara Jepang lebih tinggi 0.3%. Dengan catatan formula perhitungannya ialah setiap kenaikan aset nilai kekayaan ¥ 10 milyar menghasilkan peningkatan proporsi konsumsi sebesar ¥ 0.2 untuk ¥ 0.4 miliar.

Baca juga : duniafintech.com/lihat-potensi-remittance-bri-berwacana-ekspansi-ke-taiwan/

Nah, pada musim semi tahun 2017, negara dengan julukan matahari terbit ini merangkul Bitcoin. Seperti diketahui, undang-undang layanan pembayaran secara resmi diizinkan melakukan transaksi mata uang kripto, seiring dari mata uang Yen yang juga telah berjalan. Para analis percaya aset digital sudah mencapai ¥ 5.1 triliun. Dan meskipun kekayaan itu tidak tune in secara langsung, efek kekayaan dari jenisnya bisa men-drive pasar hingga sebesar ¥ 96 miliar lewat indeks konsumsi pribadi.

Seperti yang dirilis dari value walk, dikutip dari Profesor Geoffrey Smith, Arizona State University. Cryptocurrency menawarkan manfaat yang berbeda bagi setiap orang yang berbeda, seperti dukungan kelembagaan yang tertarik untuk sebuah koin utilitas yang ditawarkan oleh bank-bank besar, sementara orang lain mungkin menghargai kemampuan dalam mentransfer uang dari satu wilayah ke tempat lain secara efisien.

Baca juga: duniafintech.com/iklim-lending-yang-belum-kondusif-membuat-startup-mongolia-ini-dapat-kucuran-dana-30-juta-dari-jepang/

Sejauh ini, pemegang mata uang Bitcoin terbukti sudah meningkatkan aset terhitung sampai akhir tahun yang berjalan ke level Rp 217.998.000. Kekayaan yang terkumpul melalui cryptocurrency menyebabkan ekonomi Jepang tumbuh 0,3% lebih dari sekedar spekulasi.

Source: news.bitcoin.com

Writer: Romy Syawal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE