26.9 C
Jakarta
Selasa, 18 Januari, 2022

Jadi Trending Twitter, Apa Itu Binance Coin (BNB)?

JAKARTA, duniafintech.com – Binance Coin (BNB) sedang trending di Twitter pada hari ini, Selasa (30/11), dan masih cukup hype sampai sekarang. Popularitas aset crypto yang satu ini di platform tersebut didongkrak naik oleh banyaknya pengguna Twitter yang menyematkan tagar alias hashtag terkait koin BNB di cuitan mereka.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Cryptocurrency yang satu ini, simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Binance Coin (BNB)

Pada dasarnya, binance coin, sebagaimana dikutip dari Wikipedia, adalah mata uang kripto yang diterbitkan oleh platform exchange kripto, Binance Exchange. Koin ini pun punya simbol BNB.

Adapun koin BNB ini berjenis token ERC-20 yang ada di jaringan blockchain Ethereum. BNB sejauh ini memiliki total persedian 200 juta token. Koin ini pada mulanya hanya diperuntukkan untuk mendukung operasional exchange ini. Pasalnya, BNB punya beragam kegunaan, meliputi pembayaran untuk biaya perdagangan, biaya pertukaran, biaya pencatatan, dan biaya-biaya lain yang terdapat di bursa itu.

Resmi dirilis pada 26 Juni 2017 di jaringan blockchain Ethereum, harga awal dari 1 BTC untuk 20.000 BNB atau 1 ETH untuk 2.700 BNB. Lantas, BNB meluncurkan platform sendiri, dengan suplai maksimal koin sebanyak 200 juta token.

Adapun pendiri dan CEO dari Binance bernama Changpeng Zhao alias CZ. Ia adalah kepala pengembangan perdagangan berjangka di Bloomberg pada tahun 2001. Empat tahun berkutat di Bloomberg, ia lantas bermitra dengan Fusion Systems. Sejak tahun 2013, ia diketahui telah aktif berkecimpung di dunia teknologi blockchain dan cryptocurrency.

Keunggulan Binance Coin (BNB)

Untuk diketahui, kepopuleran Binance coin sendiri tidak hanya karena potongan harga yang diberikan untuk para trader ketika melakukan perdagangan dengan koin ini di bursa Binance, tetapi juga lantaran BNB bisa dipakai untuk berinvestasi di ICO yang terdaftar melalui Launchpad Binance Cryptocurrency yang nantinya bakal listing di bursa Binance.

Di samping itu, koin yang satu ini semakin populer di kalangan trader karena telah bekerja sama dengan berbagai platform, mulai dari layanan jual-beli cryptocurrency, streaming video, pembayaran, hingga aplikasi seluler.

Binance juga diketahui akan melakukan proses pembakaran atau burning per empat bulan sekali dalam rangka mempertahankan nilainya agar tetap kompetitif. Selain itu, Binance pun bakal membeli token yang telah beredar di pasaran sebesar 50%. Dalam arti, jika total persedian BNB sebanyak 200 juta, Binance akan membeli kembali 50% tokennya ini atau sebanyak 100 juta token BNB.

Keunggulan lainnya adalah koin ini sudah menarik minat investor terhadap cryptocurrency. Pada awal tahun ini, harganya naik signifikan dan memecahkan rekor All-Time High (ATH). Di sisi lain, menurut banyak pengamat aset kripto, harga BNB coin ini bakal terus naik dang sanggup memecahkan rekor ATH berikutnya.

Penggunaan Koin BNB

BNB pada mulanya diperkenalkan sebagai alat tukar, bukan instrumen investasi. Akan tetapi, yang terjadi kemudian adalah sebaliknya. Menurut perkiraan, jutaan koin BNB sudah digunakan untuk membiayai perjalanan dan membeli cindera mata virtual.

Di samping itu, BNB pun bisa digunakan dalam pinjaman, sebagai hadiah, untuk membuat smart contracts, serta beragam transaksi lain. Diketahui juga, 2 juta pengguna BNB menggunakan koin ini untuk membiayai 127 miliar trading. Total transaksi dengan aset kripto ini untuk membayar fee trading sudah mencapai 40 juta BNB atau 20% dari total suplai BNB, yang bisa dilakukan di sejumlah platform trading.

Sebagai informasi, pembayaran fee trading menggunakan BNB ini juga cukup populer. Hal itu karena ada diskon bagi pengguna yang membayar fee dengan BNB. Standar fee trading-nya adalah senilai 0,1% dan dapat dibayar pula dengan aset Anda punya apabila Anda tidak berminat untuk mengejar diskon fee.

Lebih jauh, selain efektif dipakai untuk membayar fee trading, BNB pun menjadi nyawa dari Binance DEX dalam rantai Binance. Di sisi lain, ribuan aplikasi dalam Binance Smart Chain (BSC) bergantung pada token ini.

Demikianlah ulasan mengenai aset kripto Binance Coin (BNB) yang perlu Anda pahami. Dengan popularitasnya yang kian meningkat dalam beberapa waktu terakhir, koin ini tentu sangat cocok  untuk instrumen investasi bagi Anda. Di samping itu, grafiknya pun hampir sejalan dengan Bitcoin. Untuk memantau harga dan membeli koin ini, Anda bisa mengunjungi laman https://indodax.com/market/BNBIDR.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Mendapatkan Kartu GPN di Berbagai Bank? Simak Caranya Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu GPN adalah salah satu jenis kartu debit atau yang biasa dikenal dengan kartu ATM. Sebagaimana diketahui, kartu ATM akan memberikan...

Ulasan Lengkap soal e-Money Mandiri: Cara Buat hingga Panduan Top Up

JAKARTA, duniafintech.com – E-money Mandiri adalah uang elektronik yang banyak digunakan oleh orang-orang lantaran kemudahan dalam penggunaannya. Diterbitkan oleh Bank Mandiri, uang elektronik yang...

Besaran Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Biaya Pendidikannya

JAKARTA, duniafintech.com - Gaji tukang parkir pesawat atau marshaller dengan tanggung jawabnya memarkirkan pesawat terbang yang berukuran besar ternyata memiliki gaji yang menjanjikan.  Mungkin saja...

Mau Side Job? Ini 7 Situs Penghasil Uang Terpercaya 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Situs penghasil uang terpercaya 2022 sekarang ini sudah banyak beredar di internet yang bisa diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Akan...

Alasan Penting Menyimpan Slip Gaji bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Alasan menyimpan slip gaji bagi semua karyawan di perusahaan manapun tentu saja sangat penting. Menerima gaji adalah sebuah tujuan utama bagi...
LANGUAGE