28.9 C
Jakarta
Selasa, 14 Juli, 2020

BITCOIN INDONESIA SEKARANG MELAYANI PERDAGANGAN ETHEREUM DENGAN RUPIAH

duniafintech.com – Pasar trading mata uang digital semakin bertumbuh. Kamis, 11 Agustus, terobosan baru diterapkan oleh Bitcoin Indonesia (www.bitcoin.id). Digital Exchange terbesar di Indonesia tersebut menciptakan layanan platform Ethereum/Rupiah (ETH/IDR) untuk para penggunanya.

Mengenal Ethereum

Ethereum merupakan jenis token cryptocurrency yang juga bergerak di atas teknologi peer-to-peer seperti halnya Bitcoin. Platform desentralisasi yang dimiliki Ethereum diciptakan khusus untuk digunakan sebagai tempat menyimpan, menyebarkan, dan menjelaskan smart contacts. Melalui platform Ethereum, para developer dapat menciptakan berbagai bentuk pasar baru, menyimpan data-data penting seperti perjanjian kerjasama, hutang, akta perusahaan, dan lain-lain, serta mengirimkan uang ke manapun dan kapanpun yang mereka mau tanpa harus bergantung pada pihak ketiga.

Oscar Darmawan, selaku CEO dari Bitcoin Indonesia mengungkapkan alasan diambilnya langkah ini:

Dengan ini, kita Bitcoin.co.id ikut melengkapi membangun ekosistem Ethereum di dunia finansial teknologi. Sekarang Ethereum sudah terhubung dengan hampir semua mata uang lokal setempat. Saya pribadi percaya dengan masa depan Ethereum khususnya dengan adanya dukungan dari 150 top lembaga dunia terhadap Enterprise Ethereum Alliance. Beberapa membernya yg dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah Mastercard, Cisco System, Intel, Microsoft, UBS bank, Deloitte dan berbagai lembaga terkenal seluruh dunia lainnya.”

Berdasarkan coinmarketcap.com, Ethereum saat ini menduduki peringkat dua di jagat cryptocurrency setelah Bitcoin. Dengan kapitalisasi pasar senilai sebesar $ 29,683,174,892 saat artikel ini dibuat. Hal ini menunjukkan cukup tingginya minat pengguna terhadap Ethereum.

Ethereum sebagaimana Bitcoin diperdagangkan di Indonesia murni berdasarkan demand supply. Bitcoin.co.id tidak menentukan harga Ethereum, setiap membernya bebas menentukan harga beli dan jual sesuai yang diinginkan,” lanjut Oscar.

Aset digital dewasa ini menjadi perhatian masyarakat dan dapat dikatakan ikut andil dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Bahkan beberapa negara maju telah mengadopsi teknologi Blockchain, teknologi yang mendasari mata uang digital, menjadi sistem pemerintahan di negaranya, seperti di Amerika, dan menjadikan mata uang digital (Bitcoin), sebagai mata uang yang sah, seperti di Jepang.

Terkait itu, Oscar juga menyatakan bahwa:

Semoga langkah yang kami lakukan ini bisa ikut membantu Indonesia untuk berpartisipasi dalam perkembangan token Blockchain ini sebagaimana di berbagai negara maju lainnya dan ikut meningkatkan devisa negara kita.”

Ingin mendapatkan rupiah dari trading Ethereum? Yuk, trading di www.bitcoin.co.id

Written  by: Sintha Rosse

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Memperluas Bisnis Kuliner Anda? Pakai Aplikasi Ini Aja

DuniaFintech.com - Baru mau memulai bisnis kuliner di masa pandemi? Atau sudah memiliki bisnis tersebut dan ingin memperluas bisnis kuliner Anda? Anda...

DeFi, Adaptasi Blockchain untuk Sistem Keuangan Pintar Era 4.0

DuniaFintech.com - Sistem keuangan terus menggali inovasi untuk beradaptasi di era 4.0. Selain sistem, prinsip dan regulasi yang efisien mampu menjadi tolak...

Merdeka Finansial Bukan Hal Mustahil Jika Anda Lakukan Ini

DuniaFintech.com - Saat ini meraih merdeka finansial bukan lagi hal yang mustahil untuk semua orang. Siapa sih yang tidak ingin mengalaminya? Bisa...

Selain OVO, Pengguna Dompet Digital OY! naik Signifikan Selama Pandemi

DuniaFintech.com - Pada waktu lalu, Presiden Direktur OVO mengklaim jumlah penggunanya setara dengan perbankan. Selain itu, selama pandemi ini pengguna dompet digital...

Solusi Blockchain untuk Logistik Industri Pertanian dan Perikanan

DuniaFintech.com - Sektor industri pertanian dan perikanan siap digarap oleh pengembang blockchain bernama Release Project. Hadirnya teknologi distribusi dan desentralisasi data tersebut ditujukan...
LANGUAGE