26.7 C
Jakarta
Jumat, 30 September, 2022

Bitcoin Makin Bersinar di Negeri Matahari Terbit, Jepang

Kabar menggembirakan datang untuk kita para pengguna Bitcoin sejati. Kabar baik itu dikumandangkan dari Negeri Matahari Terbit, Jepang. Seperti yang kita tahu, Jepang telah secara resmi mengumumkan bahwa Bitcoin diakui sebagai mata uang yang sah di negara tersebut, dengan kedudukan sejajar dengan Yen. Financial Service Agency (FCA) sebagai lembaga yang juga mengelola peredaran mata uang Yen di Jepang, menyetujui undang-undang atau regulasi terkait Bitcoin karena diprediksi bisa membantu memperluas jangkauan teknologi informasi di sektor perbankan. Bitcoin juga dianggap sebagai sarana penting dalam meningkatkan penerbitan saham di negara itu dan undang-undang terbaru mengakui secara sah bahwa Bitcoin bisa digunakan sebagai alat pembayaran, dan berpotensi untuk dengan mudah ditransfer secara digital.

So Soito, seorang pengacara yang khusus menangani mata uang virtual, mengatakan bahwa. “Saya pikir peraturan baru ini akan membuat Bitcoin dan Virtual Currency lainnya lebih diterima oleh masyarakat karena sebelumnya beberapa lembaga keuangan, investor, bisnis periklanan, dan berbagai pihak lainnya masih ragu-ragu dalam menerima Bitcoin berhubung regulasi dan statusnya kurang jelas.” Kini, lembaga-lembaga perbankan raksasa di Jepang seperti Mizuho Financial Group, Sumitomo Mitsui Financial Group, Mitsubishi UFJ Financial Group dan Dai-ichi Life Insurance sudah menginvestasikan dana sebesar 1.75 juta dolar AS ke bursa Bitcoin terbesar di negaranya yaitu BitFlyer. Tujuan direalisasikannya langkah ini adalah agar mereka bisa memanfaatkan teknologi mata uang digital ini untuk membuat transaksi pengiriman uang antarnegara menjadi lebih aman dengan biaya transfer yang lebih murah. Bekerja sama dengan BitFlyer, mereka berharap ketersediaan uang lebih terjamin dan dapat diakses sepanjang waktu oleh pelanggannya, tidak seperti ATM yang memiliki jam operasional tertentu.

Terkait kemajuan Bitcoin di Jepang dalam sektor perbankan, Bank terbesar di Jepang MUFG dan Hitachi Ltd, bekerja sama untuk memulai proyek Proof-of-Concept guna membangun sistem berbasis Teknologi Bitcoin Blockchain dalam rangka menciptakan sistem perbankan yang terdigitalisasi. Untuk tahap awal, sistem itu akan digunakan untuk mengeluarkan, mentransfer dan mencatat transaksi dalam bentuk cek secara digital. Dengan mengaplikasikan Teknologi Blockchain dalam bentuk Proof-of-Concept ini, kedua perusahaan tersebut berharap bahwa mereka dapat menemukan dan memperbaiki segala masalah dan kekurangan dalam sistem perbankan yang ada demi menghindari terjadinya kasus hacking di masa depan.

Transaksi perdagangan Bitcoin di bursa-bursa lokal juga diberitakan telah melampaui China dan Amerika Serikat. Jepang telah menyalip volume perdagangan di dua pasar raksasa itu dan kini berhasil menjadi bursa Bitcoin terbesar di dunia dengan volume perdagangan mencapai 135 juta dolar AS setiap harinya. Tak dapat dipungkiri, Jepang kini mengontrol lebih dari 50 persen dari pangsa pasar Bitcoin di dunia. Situasi itu diimbangi pula dengan fakta bahwa jumlah pedagang yang menerima Bitcoin di Jepang terus bertambah empat kali lipat dalam setahun terakhir. Menurut NHK, survei menunjukkan bahwa jumlah toko yang menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin di Jepang meningkat menjadi sekitar 4.200 toko pada tanggal 26 Desember, 2016. Seorang investor Bitcoin, Ken Shishido, mengemukakan bahwa “Menurut saya, banyaknya toko dan situs e-commerce di Jepang yang menerima Bitcoin adalah kabar baik bagi industri Bitcoin dan kaitannya dengan masyarakat di Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin bukanlah uang internet mencurigakan seperti yang Anda dengar di berita, tapi merupakan sesuatu yang dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa di toko-toko di dekat Anda. Bitcoin memberikan alternatif pilihan yang bisa digunakan selain uang kertas pemerintah yang Anda kenal. “

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/japan-officially-recognizes-bitcoin-and-digital-currencies-as-money
https://cointelegraph.com/news/leading-japanese-banks-invest-into-bitcoin-exchange-aim-at-global-remittances-market
https://cointelegraph.com/news/size-matters-japan-becomes-largest-bitcoin-exchange-market-beats-china-and-us
https://cointelegraph.com/news/bitcoin-boom-in-japan-merchant-adoption-grows-four-fold-in-one-year
https://cointelegraph.com/news/bank-of-tokyo-hitachi-team-up-for-singapore-blockchain-project-to-digitalize-banking

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Butuh Integrasi Pertumbuhan Hijau

JAKARTA, duniafintech.com - UOB Indonesia berpandangan bahwa proses integrasi pertumbuhan hijau ke dalam strategi pembangunan nasional akan menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi berkelanjutan jangka...

Potensi Resesi di Negara Maju Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara penggerak perekonomian dunia, diprediksi akan memiliki...

Harga BBM Indonesia Masih Lebih Murah Dibanding Negara Lain

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Jokowi...

Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Timpang, Timbulkan Korban

JAKARTA, duniafintech.com - Literasi keuangan dan inklusi keuangan yang timpang, menjadi sorotan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo menyatakan indeks...

Pinjol Cepat Cair: Prosedur Pengajuan & Daftar Aplikasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana yang cepat. Saat ini, pinjol yang berizin...
LANGUAGE