25 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Bizhare Bantu Permodalan Pelaku Bisnis melalui Equity Crowdfunding

duniafintech.com – Sulitnya akses modal bagi para pelaku bisnis khususnya UMKM merupakan hal yang paling sering dijumpai. Melihat fenomena skema pendanaan modern, seperti crowdfunding atau peer to peer lending kerap meminta jaminan aset yang sulit disanggupi UMKM, hadirlah Bizhare.

Equity crowdfunding merupakan skema pendanaan yang diusung oleh Bizhare. Skema tersebut mengatur penyertaan modal masyarakat sebagai investor ke suatu badan usaha. Pemodal bisa memasukkan dana ke bisnis baru atau yang sudah mendapatkan keuntungan, untuk kemudian mendapat pembagian laba secara berkala.

Investasi bisnis ini juga menjadi sebuah solusi bagi Anda yang ingin memiliki passive income serta dapat meminimalkan risiko bagi investor maupun UMKM, karena mengutamakan pembagian keuntungan sehingga para investor bisa menerima pendapatan pasif. Profit bisa segera diberikan kepada investor layaknya dividen di pasar modal, sesuai dengan porsi kepemilikan saham.

Baca juga :

Minimum investasi melalui platform investasi online ini adalah sebesar Rp 5 juta. Saat ini platform ini memiliki dua produk utama, yakni untuk Take-Over dan Grand Openning. Bizhare Take-Over merupakan sistem yang didesain untuk membantu bisnis yang sudah berjalan dan ingin mengembangkan sayapnya.

Sedangkan, Bizhare Grand Openning menyediakan sistem untuk memfasilitasi pengusaha baru yang ingin memulai bisnisnya.Caranya mudah, cukup log in ke website Bizhare.id, lalu daftar bisnis baru. Nanti disitu akan ada pengajuan proposal bisnis baru yang nantinya akan di survey oleh tim Bizhare.

Untuk segi keamanannya, selain telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), brand franchise yang terdaftar di platform ini adalah brand yang jelas dan memiliki kredibilitas tinggi. Jadi Anda tidak perlu takut akan resiko investasi bodong. Brand franchise yang bekerja sama dengan Bizhare adalah perusahan yang cukup dikenal masyarakat dan profitable. Salah satunya adalah Indomaret dan Airy Rooms.

– Dinda Luvita –

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE