26 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Jerman: CDU dan CSU Mengintegrasikan Blockchain Ke Layanan Publik

duniafintech.com – Di Jerman, Persatuan CDU dan CSU ingin mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam layanan publik, menurut Cointelegraph Deutschland.

Persatuan  CDU dan CSU mewakili aliansi politik demokratik Kristen kanan-tengah dari dua partai di Jerman, Christian Democratic Union of Germany (CDU) dan Christian Social Union in Bavaria (CSU).

Dalam pengumuman asli yang diterbitkan sebelumnya, Persatuan tersebut mengungkapkan bahwa mereka ingin menggunakan blockchain untuk tugas-tugas layanan publik seperti layanan administrasi, catatan kesehatan elektronik, perlindungan dokumen, dan pendaftaran.

Baca: Walmart China Lacak Rantai Pasokan Makanan dengan Thor Blockchain

Secara khusus, Persatuan CDU dan CSU  mengusulkan pembentukan bentuk baru perusahaan, yang harus dikaitkan dengan daftar komersial alternatif. Sistem harus mengaktifkan identifikasi digital dan terenkripsi, yang dilakukan oleh notaris yang terlatih secara khusus.

Namun, rencana Perhimpunan jauh melampaui layanan administrasi blockchain. Para ahli blockchain dari kelompok parlementer CDU dan CSU dan wakil ketua kelompok parlemen Nadine Schön juga mendukung pengembangan mata uang kripto negara.

Baca: Presiden Uganda: Memimpin Konferensi Blockchain di Kampala Bulan Juli

Cryptocurrency konon seharusnya direalisasikan dalam bentuk e-euro sebagai stablecoin, yang – seperti euro – dikelola dan diatur oleh bank sentral. Ini “harus dibelanjakan melalui crypto token bank komersial yang menanganinya sebagai giro,” kata surat kabar itu.

The European Central Bank (ECB), Bank Sentral Eropa, menolak berkomentar mengklaim bahwa “tidak mengomentari pernyataan masing-masing pihak.” Namun, seorang juru bicara mengatakan kepada Dow Jones News bahwa mata uang bank sentral digital bukan pilihan untuk ECB.

Posisi baru kelompok parlemen CDU dan CSU kemungkinan akan tercermin setidaknya sebagian dalam strategi blockchain Pemerintah Federal, yang dijadwalkan untuk diluncurkan tahun ini. Sebelumnya, partai-partai Persatuan tersebut  telah menunjukkan sikap yang lebih terkendali terhadap cryptocurrency daripada FDP. Sebuah artikel yang diterbitkan oleh CDU dan CSU pada bulan April membayangkan perubahan legislatif untuk area blockchain dan pendekatan pro-inovasi.

Baca: Kursus Blockchain di Platform Pendidikan Pengembang IT Terbesar Cina

Image by David Mark from Pixabay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE