32.8 C
Jakarta
Senin, 8 Agustus, 2022

BLOCKCHAIN DARI PANDANGAN BANK OF AMERICA

duniafintech.com – Blockchain mungkin akan menggantikan sistem berbagi data yang ada di Bank of America. Pengajuan, yang diterbitkan oleh U.S. Patent and Trademark Office (USPTO), menjelaskan blockchain yang diizinkan apabila diterapkan, akan mencatat dan mengautentikasi data pribadi dan bisnis secara aman.

Tidak hanya itu dengan penggunaan teknologi ini, dirasa juga dapat dipastikan bahwa hanya pihak yang berwenang yang dapat mengaksesnya. Selanjutnya, sistem akan menyimpan log semua orang yang mengakses data, sesuai dengan aplikasi.

Baca juga : EKONOMI DIGITAL BERDAMPAK PADA NILAI PDB

Dokumen ini mengusulkan penggunaan seperti ini sebagai cara untuk menggabungkan platform penyimpanan data yang ada ke dalam satu jaringan aman, meningkatkan efisiensi dengan mengurangi jumlah lokasi penyimpanan untuk data  para pengguna.

Baca juga : IDG VENTURES INDIA MENDANAI STARTUP ASET DIGITAL BERTENAGA AI

Menurut dokumen, yang pertama kali diajukan pada tahun 2016, penyedia layanan dan individu swasta semakin menggunakan internet untuk berbagi catatan pribadi dan bisnis, terutama melalui portal web khusus dan lampiran email. Namun, tampaknya dirasa “ada sejumlah kerugian menggunakan jenis metode berbagi catatan elektronik ini,” termasuk harus mengulangi proses untuk setiap perusahaan dan resiko korupsi data.

Baca juga : FINTECH DIGITAL ASSET MELIBATKAN MANTAN EKSEKUTIF JP MORGAN UNTUK PROYEK ASX

Dengan menggunakan teknologi ini akan menciptakan sebuah sistem yang lebih efisien, dimana seorang individu dapat menyimpan semua catatan mereka dalam satu buku besar digital. Bahkan bisnis dan penyedia layanan akan dapat mengakses catatan ini jika perlu.

Perwujudan dari penggunaan blockchain ini dimaksudkan untuk menyimpan berbagai jenis catatan yang akan disampaikan kepada penyedia layanan. Dengan cara ini, individu atau entitas dapat dengan aman disimpan di semua catatan yang relevan dengan penyedia layanan, kemudian menyediakan penyedia layanan dengan akses aman ke catatan tersebut sehingga penyedia layanan hanya dapat mengakses catatan tertentu yang mereka diberi otorisasi, misalnya penyedia layanan kesehatan hanya dapat mengakses catatan kesehatan dengan blockchain.

Source: coindesk.com
Picture by : pixabay.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Profil Asuransi Mobil BESS hingga Daftar Bengkel Rekanannya

JAKARTA, duniafitech.com – Asuransi Mobil BESS atau BESS Car Insurance merupakan salah satu perusahaan asuransi kendaraan terbaik dan populer di Indonesia. Sebagai informasi, perusahaan ini...

Harus Cepat Dihindari, Inilah Bahaya FOMO Bagi Trader Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Bahaya FOMO bagi trader kripto merupakan istilah rasa ketakutan yang berlebihan akan suatu hal.  FOMO atau Fear Of Missing Out adalah rasa...

Mudah! Begini Cara Top Up OVO lewat Bank Bukopin via Wokee

JAKARTA, duniafintech.com – Mau tahu cara top up OVO lewat Bank Bukopin? Pada dasarnya, caranya  sebenarnya sangat gampang kok untuk kamu lakukan. Seperti diketahui, belakangan...

Luhut: Kita Salah Satu Negara yang Punya Utang Terkecil di Dunia

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Letnan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan soal utang pemerintah Indonesia yang sudah menembus...

Tol Serang-Panimbang Pakai Utang China, Luhut: Jangan Mubazir!

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan...
LANGUAGE