28.9 C
Jakarta
Jumat, 7 Agustus, 2020

Laporan Baru Meninjau Aplikasi Blockchain Pemerintah Federal AS

duniafintech.com – Organisasi riset Data Foundation dan perusahaan IT Booz Allen Hamilton telah menerbitkan laporan dengan lima pertanyaan yang diajukan untuk memandu pemerintah federal Amerika Serikat tentang di mana dan bagaimana menerapkan inisiatif  aplikasi blockchain.

Penelitian mereka dipublikasikan dalam laporan “Membawa Blockchain Ke Pemerintahan: Sebuah Langkah Maju untuk Menciptakan Inisiatif Blockchain Federal yang Efektif” pada 10 Juni.

Menurut laporan itu, solusi blockchain paling masuk akal ketika diterapkan pada beberapa jenis prosedur dengan tingkat konsistensi yang telah ditentukan, dan tingkat kelincahan yang rendah. Asumsinya adalah bahwa buku besar yang tidak dapat diubah disediakan oleh blockchain, dan bertugas di tempat pertama.

Baca

Laporan tersebut mencantumkan lima pertanyaan yang mereka ajukan tentang bagaimana organisasi pemerintah federal dapat memutuskan apakah solusi blockchain masuk akal:

1. Apakah blockchain menawarkan manfaat nyata bagi keamanan, kepercayaan, atau transparansi informasi?

2. Dapatkah blockchain diterapkan secara praktis dan efisien?

3. Desain blockchain apa yang paling tepat?

4. Apakah biaya penerapan blockchain pantas dibandingkan dengan perolehan informasi?

5. Apakah aplikasi memenuhi undang-undang berbagi data dan kerahasiaan yang berlaku?

Baca

Dalam mencapai kriteria ini, organisasi melihat tujuh contoh inisiatif blockchain di tingkat pemerintah federal yang mereka anggap sukses.

Laporan tersebut mencatat beberapa inisiatif berbasis blockchain di berbagai lembaga seperti Administrasi Makanan dan Obat-obatan, Food and Drug Administration (FDA), Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Departemen Keuangan dan Departemen Pertahanan, antara lain.

Laporan tersebut mencatat bahwa program-program tersebut berada dalam berbagai tahap keberhasilan dan pengembangan. Para peneliti menyimpulkan bahwa:

“Apakah blockchain pada akhirnya akan membuktikan keberhasilan dalam pemerintahan belum terlihat. Tetapi untuk saat ini, menerapkan blockchain untuk program dan operasi pemerintah harus merupakan pengembangan yang disambut baik bila memungkinkan. ”

Seperti dilaporkan sebelumnya, FDA meluncurkan program percontohan menggunakan teknologi blockchain sebagai pelacak rantai pasokan untuk obat-obatan pada bulan Februari. Program Proyek Percontohan itu di bawah Undang-Undang Keamanan Rantai Pasokan Obat, secara khusus difokuskan pada pelacakan obat-obatan dan mencegah pemalsuan obat-obatan.

Baca

Image by iris Vallejo from Pixabay

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

P2P Lending Syariah Terpercaya dan Terdaftar di OJK

DuniaFintech.com - P2P lending syariah menjadi pilihan bagi masyarakat yang menghindari bunga pinjaman. P2P lending syariah tidak hanya menawarkan pinjam meminjam tetapi...

Mau Bisnis Untung Saat Corona? Peluang Usaha ini Cukup Menjanjikan untuk Dicoba

DuniaFintech.com - Saat ini usaha yang bisa dilakukan hanya dengan di rumah saja menjadi usaha yang paling cocok untuk dilakukan agar penghasilan...

Pinjam Uang Tanpa Riba, Ini Beberapa Jenis Pinjaman yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Berencana pinjam uang tanpa riba? Banyak yang menganggap penyertaan bunga pada pinjaman konvensional sebagai riba yang seharusnya dihindari umat Muslim. Beberapa...

Fintech Bersaing jadi Penyedia Pembayaran di Saat Transaksi E-Commerce Meningkat

DuniaFintech.com - Pandemi covid-19 membuat transaksi digital semakin menggeliat. Pasalnya, imbauan untuk mengurangi penggunaan uang tunai yang digaungkan pemerintah membuat fintech bersaing...

Telunjuk.com Bantu Tingkatkan UMKM Lewat Basis Data

DuniaFintech.com - Layanan e-commerce aggregator berbasis digital, Telunjuk.com menekankan pentingnya pemanfaatan basis data elektronik untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...
LANGUAGE