32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Blockstack Berencana untuk Mendesentralisasi Sendiri

duniafintech.com – Blockstack, startup blockchain serta pengembang web 3.0 telah dikabarkan telah membuat rancangan untuk mendesentralisasikan strukturnya. Perusahaan startup ini mengumumkan rencananya untuk mengembangkan sejumlah entitas yang secara kolektif akan membentuk komunitas distribusi yang lebih luas.

Baca juga : Ayopop X Mastercard – Revolusi Gaya Hidup Indonesia

Ryan Shea dan Muneeb Ali selaku Co-founder Blockstack menulis dalam postingan blog dengan mengatakan bahwa perusahaan mereka akan memastikan bahwa tata kelola perusahaannya terdesentralisasi, sama seperti bagaimana platform blockchain dan fungsi jaringan aplikasinya.

“Kami bertekad untuk membangun jalur baru dan menempatkan struktur pemerintahan yang mencapai tujuan dari ekosistem yang kuat dan terdesentralisasi,” tulis mereka. Namun, mereka juga menggarisbawahi bahwa proses untuk melaksanakan tujuan ini akan memakan waktu yang tidak sebentar.

Dengan demikian, langkah pertama yang akan diambil dari para pendiri Blockstack tersebut adalah untuk menciptakan yayasan nirlaba,yaitu entitas berbasis di AS dan entitas berbasis di Hong Kong, untuk mulai berkontribusi dalam ruang lingkup ekosistem bersama PBC Blockstack yang ada dan Signature Fund. Dijelaskan pula bahwa setiap entitas baru yang direncanakan Blockstack tersebut akan tetap independen daripada yang lain.

Baca juga : Keuntungan Sistem Pos untuk Franchise

Strategi yang dirancang pun cukup matang, dimana Shea akan meninggalkan Blockstack PBC untuk menjalankan entitas AS, sementara Larry Salibra, mitra engineering dari Blockstack ini meluncurkan perusahaan Hong Kong. Disisi lain, Ali akan tetap bertanggung jawab atas perusahaan yang ada.

Dengan strategi yang matang, hal tersebut pun membuat mereka yakin bahwa mereka semua akan menjadi bagian dari ekosistem Blockstack yang lebih besar dari sebelumnya.

“Tujuan kami dengan semua entitas di atas adalah untuk tidak memiliki kontrol yang tumpang tindih dan untuk memastikan bahwa setiap entitas dapat memiliki manajemen dan suara independen. Teka-teki blockchain yang akan datang menghubungkan seluruh ekosistem dengan individu dan entitas yang memiliki kepentingan bersama dalam keberhasilan ekosistem, ” tulis Shea dan Ali.

Shea dan Ali pun menegaskan pernyataan mereka dengan mengatakan,

“Desentralisasi bukanlah langkah biner.”

Baca juga : Huobi Meluncurkan Huobi NEXT di SF Blockchain Week

Written by : Dinda Luvita
Picture by: Pixabay.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Inilah 18 Penyakit yang tidak Ditanggung Asuransi Prudential

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential penting untuk diketahui oleh para pemilik polis asuransi ini. Adapun hal penting yang perlu dipertimbangkan...

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...
LANGUAGE