35 C
Jakarta
Senin, 28 September, 2020

BRILink, Layanan Keuangan Nirkantor Dukung Inklusi Keuangan

duniafintech.com – BRILink, layanan keuangan tanpa kantor (nirkantor) besutan Bank BRI kian melebarkan sayapnya. Program ini merupakan bagian dalam rangka mendukung program-program pemerintah salah satunya financial inclusion.

BRILink adalah sebuah inovasi dalam dunia keuangan khususnya perbankan untuk mempermudah akses kepada masyarakat yang belum memiliki layanan perbankan. Program ini merupakan upaya yang dilakukan Bank BRI untuk mengedukasi masyarakat Indonesia dalam mengenal pengetahuan dasar tentang pengelolaan keuangan melalui pemanfaatan produk dan layanan perbankan.

Baca juga : Oracle Autonomous Database Kian Dilirik Perusahaan di Indonesia

Layanan BRILink yang berbasis keagenan ini tidak hanya memberikan manfaat efisiensi operasional, namun juga memberikan kemudahan dalam bertransaksi masyarakat, baik yang sudah menjadi nasabah BRI maupun yang belum menjadi nasabah BRI.

Persyaratan untuk menjadi agen BRILink antara lain telah memiliki usaha minimal selama dua tahun ataupun badan usaha yang tidak berbadan hukum. Selain itu, agen harus memiliki lokasi usaha permanen dan dikenal baik oleh masyarakat setempat.

Bank BRI akan memberikan nomor keagenan pada setiap agen yang nantinya akan dipasang di lokasi usaha. Nomor keagenan tersebut juga dapat dicek secara langsung melalui aplikasi handphone jenis apapun dengan mengirimkan SMS ke 3300 menggunakan format: info(spasi)tbagen(spasi)noagen, dan akan mendapatkan balasan dengan informasi: nomor agen, nama agen dan alamat agen.

Banyak Agen telah merasakan keuntungan hingga jutaan rupiah per bulan dari usaha BRILink yang mereka jalankan. Namun tidak hanya berupa keuntungan, agen juga memperoleh asuransi yang memproteksi Agen atas kecelakaan maupun kebakaran tempat usaha yang merangkap tempat tinggal.

Adapun nilai pertanggungan untuk kecelakaan diri dan cacat tetap sebesar 2,5 juta, tunjangan pendidikan dan santunan pendapatan sebesar 1 juta, santunan duka Rp.500 ribu dan asuransi kebakaran sebesar 25 Juta.

Sampai dengan akhir 2019, jumlah agen BRILink  ditargetkan bertambah menjadi  sedikitnya menjadi 450.000 agen. BRI membidik jumlah kenaikan sekitar 50.000 agen  baru sepanjang tahun ini. Hingga Maret 2019, total jumlah agen perbankan yang bekerja sama dengan BRI telah mencapai 406.173 agen atau naik sekitar 5.000 agen dari posisi akhir Desember 2018 sebesar 401.550 agen.

Mayoritas aktivitas transaksi lewat BRILink  masih didominasi oleh kegiatan transfer diikuti oleh setoran tunai simpanan, tarik tunai simpanan, pembelian token listrik, setoran pinjaman dan pembelian pulsa.

Baca juga : Home Credit X Bukalapak #BukaJalanYangKamuMau

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Seberapa Penting Pemanfaatan Teknologi di Bidang Asuransi? Simak!

DuniaFintech.com - Kemajuan dan digitalisasi melalui teknologi dinilai mampu mengubah sektor industri asuransi. Setidaknya hal itulah yang dikatakan oleh Presiden Direktur Mandiri...

Targetkan Milenial, MCAS Bersama Telkomsel Luncurkan DigiSaham Berbasis Whatsapp

Duniafintech.com - PT M Cash Integrasi Tbk, perusahaan distribusi digital  di Indonesia, MCAS mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp...

Aplikasi TikTok Paling Banyak Diunduh Warga Indonesia Saat Pandemi

Duniafintech.com - Pada periode Agustus 2020, aplikasi selain non-game, TikTok paling banyak diunduh warga Indonesia. Data yang dirilis Sensor Tower menunjukkan jumlah...

Aplikasi Cicilan Tanpa Kartu Kredit ini Memudahkan Anda Dalam Bertransaksi Online, Ini Pilihannya

Duniafintech.com - Cicilan tanpa kartu kredit adalah salah satu produk Fintech yang popular saat ini. Hadirnya fintech dengan aplikasi kredit online yang...

Layanan Permodalan dan Pinjaman Online Untuk Petani? Simak Disini!

DuniaFintech.com - Layanan keuangan berbasis teknologi (fintech) di Indonesia telah beragam. Hingga kini, terdapat berbagai permodalan dan pinjaman untuk berbagai profesi seperti...
LANGUAGE