34 C
Jakarta
Kamis, 17 September, 2026

Cara Beli Arbitrum di Indodax untuk Pemula

Arbitrum atau ARB menjadi salah satu aset kripto yang dapat diperdagangkan di Indodax. Bagi pemula, cara beli Arbitrum di Indodax sebenarnya cukup sederhana karena ARB tersedia dalam pasangan perdagangan ARB/IDR.

Dengan demikian, pengguna dapat membeli Arbitrum menggunakan saldo Rupiah tanpa harus terlebih dahulu membeli Bitcoin atau USDT. Indodax juga menyediakan beberapa metode order yang dapat digunakan sesuai kebutuhan, seperti Market Order dan Limit Order.

Lantas, bagaimana cara beli Arbitrum di Indodax? Berikut panduannya.

Apa Itu Arbitrum (ARB)?

Sebelum mengetahui cara membeli ARB, pemula perlu memahami terlebih dahulu aset yang akan dibeli.

Arbitrum merupakan solusi Layer 2 Ethereum yang menggunakan teknologi optimistic rollup. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan kapasitas transaksi Ethereum sekaligus membuat transaksi menjadi lebih efisien.

Sementara itu, ARB merupakan governance token dalam ekosistem Arbitrum. Pemegang ARB dapat berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan terkait perkembangan ekosistem Arbitrum.

Indodax sendiri telah menyediakan perdagangan ARB sejak 2023. Saat ini, pengguna dapat menemukan pasangan ARB/IDR di market Indodax.

cara beli arbitrum di Indodax

Syarat Sebelum Membeli Arbitrum di Indodax

Sebelum melakukan pembelian, pastikan beberapa hal berikut sudah tersedia:

  1. Memiliki akun Indodax.
  2. Akun sudah memenuhi proses verifikasi yang diperlukan.
  3. Memiliki saldo Rupiah di wallet Indodax.
  4. Menemukan market ARB/IDR.
  5. Menentukan metode pembelian yang ingin digunakan.

Indodax menjelaskan bahwa pengguna membutuhkan saldo Rupiah untuk membeli aset digital melalui platformnya.

Cara Beli Arbitrum di Indodax

Berikut langkah-langkah cara beli ARB di Indodax yang bisa diikuti pemula.

1. Login ke akun Indodax

Buka aplikasi Indodax kemudian masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar.

Jika belum memiliki akun, pengguna perlu melakukan registrasi dan menyelesaikan proses verifikasi sesuai ketentuan Indodax.

2. Pastikan saldo Rupiah tersedia

Setelah masuk ke akun, pastikan terdapat saldo Rupiah yang dapat digunakan untuk transaksi.

Jika belum memiliki saldo, lakukan deposit Rupiah terlebih dahulu.

3. Cari Arbitrum atau ARB

Masuk ke menu Market, kemudian cari Arbitrum atau kode aset ARB.

Pilih pasangan perdagangan ARB/IDR.

Market tersebut memungkinkan pengguna membeli dan menjual ARB menggunakan Rupiah.

4. Pilih menu Beli

Setelah masuk ke halaman ARB/IDR, pilih opsi Beli.

Pada aplikasi Indodax PRO, pengguna dapat memilih metode order yang tersedia. Indodax saat ini menyediakan Market Order, Limit Order, dan Stop Limit Order di mode PRO.

Untuk pemula yang ingin membeli ARB dengan sederhana, dua metode yang paling mudah dipahami adalah Market Order dan Limit Order.

Cara Beli ARB dengan Market Order

Market Order merupakan metode pembelian ketika pengguna ingin melakukan transaksi berdasarkan harga terbaik yang tersedia di pasar saat itu.

Caranya cukup sederhana:

Market → Arbitrum (ARB) → Beli → Market Order → masukkan nominal Rupiah → konfirmasi pembelian.

Indodax menjelaskan bahwa Market Order dapat diproses secara cepat dengan mencocokkan pesanan dengan harga yang tersedia pada order book. Selama tersedia likuiditas yang cukup, transaksi dapat selesai dalam waktu sangat singkat.

Contohnya, Anda memiliki Rp500.000 dan ingin membeli ARB menggunakan seluruh atau sebagian dana tersebut.

Masukkan nominal Rupiah yang ingin digunakan. Sistem kemudian akan menampilkan estimasi jumlah ARB yang diperoleh berdasarkan harga pasar dan kondisi transaksi saat itu.

Kelebihan Market Order: transaksi lebih cepat.

Kekurangannya: harga pembelian dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Cara Beli Arbitrum dengan Limit Order

Berbeda dengan Market Order, Limit Order memungkinkan pengguna menentukan sendiri harga ARB yang diinginkan.

Misalnya harga ARB sedang berada di Rp3.000 dan Anda ingin membeli pada harga Rp2.900.

Anda dapat memasukkan:

  • Harga beli: Rp2.900
  • Nominal pembelian: sesuai dana yang tersedia
  • Aset: ARB

Order kemudian masuk ke order book dan menunggu hingga terdapat transaksi yang sesuai dengan harga tersebut.

Indodax menjelaskan bahwa Limit Order tidak memiliki waktu tunggu yang pasti. Order dapat terpenuhi dalam hitungan menit, jam, hari, atau bahkan tidak terpenuhi apabila harga pasar tidak mencapai harga yang dipasang.

Untuk pemula, metode ini berguna apabila tidak ingin langsung membeli ARB pada harga pasar saat ini.

Baca juga :

Lihat Berita Pasar Kripto →

Apakah Bisa Beli Arbitrum di Indodax LITE?

Bisa, selama ARB tersedia pada market yang ditampilkan di mode LITE.

Indodax LITE memang dirancang dengan tampilan lebih sederhana untuk pengguna pemula. Pada mode ini, market yang tersedia menggunakan pasangan IDR dan metode transaksi yang digunakan adalah Market Order.

Karena itu, pemula yang tidak ingin berhadapan dengan order book dan pengaturan harga Limit dapat menggunakan mode LITE untuk transaksi yang lebih sederhana.

Sementara pengguna yang membutuhkan kontrol harga lebih detail dapat menggunakan mode PRO.

Berapa Modal untuk Membeli Arbitrum?

Tidak harus membeli satu unit penuh dalam jumlah besar. Yang perlu diperhatikan adalah minimum transaksi yang berlaku di Indodax dan saldo yang tersedia pada akun.

Jumlah ARB yang diperoleh juga akan bergantung pada harga ARB ketika transaksi dilakukan.

Misalnya, secara sederhana:

Rp500.000 ÷ Rp3.000 = sekitar 166,67 ARB

Perhitungan tersebut hanya ilustrasi sebelum memperhitungkan biaya transaksi dan perubahan harga. Jumlah aktual yang diterima akan mengikuti hasil transaksi pada saat order dieksekusi.

Karena harga ARB bergerak secara real-time, jumlah ARB yang diperoleh untuk nominal Rupiah yang sama juga dapat berbeda.

cara beli arbitrum di Indodax

Bagaimana Cara Menjual Arbitrum Setelah Membelinya?

Setelah memiliki ARB, pengguna dapat menjualnya kembali melalui market ARB/IDR.

Secara sederhana:

Market → ARB → Jual → pilih metode order → masukkan jumlah ARB → konfirmasi.

Jika menggunakan Market Order, ARB dijual berdasarkan harga terbaik yang tersedia.

Jika menggunakan Limit Order, pengguna dapat menentukan sendiri harga jual yang diinginkan. Order kemudian menunggu hingga terdapat pembeli pada harga tersebut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli ARB

Membeli Arbitrum bukan berarti pasti mendapatkan keuntungan. Harga ARB dapat mengalami kenaikan maupun penurunan.

Karena itu, pemula sebaiknya memperhatikan beberapa hal:

  • Jangan hanya membeli karena harga sedang naik.
  • Pahami fungsi dan perkembangan ekosistem Arbitrum.
  • Perhatikan harga pembelian dan target transaksi.
  • Pahami perbedaan Market Order dan Limit Order.
  • Perhitungkan biaya transaksi.
  • Gunakan dana yang memang siap menghadapi risiko aset kripto.

Indodax juga mengingatkan bahwa aset kripto bersifat volatil dan memiliki risiko kerugian, sehingga pengguna perlu memahami aset sebelum melakukan transaksi.

Kesimpulan

Cara beli Arbitrum di Indodax dapat dilakukan dengan cukup mudah. Pengguna hanya perlu memiliki saldo Rupiah, masuk ke market ARB/IDR, memilih Arbitrum, kemudian menentukan metode pembelian.

Bagi pemula yang ingin transaksi cepat, Market Order dapat digunakan. Sementara jika ingin menentukan sendiri harga pembelian, Limit Order dapat menjadi pilihan.

Yang paling penting, jangan hanya memahami cara beli ARB, tetapi juga memahami bagaimana harga bergerak, biaya transaksi, serta risiko ketika membeli aset kripto.

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan edukasi. Aset kripto memiliki risiko volatilitas dan kerugian. Lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan transaksi.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU