27.8 C
Jakarta
Senin, 27 Mei, 2024

Cara Investasi Saham Modal Kecil, Investor Pemula Wajib Baca!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi saham modal kecil tentu sangat penting untuk diketahui, khususnya bagi para investor pemula.

Pada dasarnya, instrumen investasi ini juga akan membawa keuntungan alias cuan bagi para investornya.

Saham pun saat ini sudah menjadi salah satu instrumen investasi yang menjadi primadona di kalangan generasi millenial dan Z, ditambah dengan sudah hadirnya beragam aplikasi online sehingga aksesnya kian mudah.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi saham maka simak yuk ulasan berikut ini.

Baca juga: Cara Investasi Saham yang Benar untuk Pemula dan Tipsnya

Cara Investasi Saham: Sekilas tentang Investasi Saham

Untuk diketahui, saham adalah tanda penyertaan modal dari seseorang atau pihak, yang meliputi badan usaha, dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. 

Lewat penyertaan modal yang terdaftar itu, pihak tersebut akan berhak untuk memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Jadi, ketika kamu sudah menjalankan bentuk investasi ini, secara tidak langsung kamu bisa memperoleh keuntungan atas modal awal yang dipakai untuk membeli saham dari satu atau lebih perusahaan. 

Cara Beli Saham – Cara Investasi Saham

1. Pilih broker alias sekuritas yang tepat

Broker adalah pialang saham dengan fungsi sebagai perantara dalam transaksi para investor sebagai investasi dengan pasar modal.

Dalam praktiknya, peran broker ini dijalankan oleh perusahaan sekuritas. Maka dari itu, penting bagi investor untuk memilih perusahaan sekuritas yang cocok dengan kebutuhannya.

Pasalnya, aktivitas transaksinya akan dilakukan lewat perangkat ponsel sehingga pilihlah perangkat bukti penyertaan modal terbaik yang dikeluarkan oleh masing-masing sekuritas. 

Adapun beberapa perusahaan sekuritas yang bisa dijadikan sebagai pilihan, yaitu Mandiri Sekuritas, IndoPremier Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, BNI Sekuritas, Ajaib Sekuritas, BCA Sekuritas, dan yang lainnya.

2. Buka rekening saham

Sudah menentukan broker yang tepat? Nah, langkah selanjutnya adalah membuka rekening saham yang akan diperlukan untuk melakukan transaksi bukti penyertaan modal.

Lazimnya, broker/perusahaan sekuritas akan menyediakan opsi untuk membukakan rekening secara daring sehingga rekening itu yang akan menjadi rekening transaksi bukti penyertaan modal bagi investor.

3. Setor sejumlah uang sebagai modal awal

Kalau sudah punya rekening saham maka langkah selanjutnya, yaitu mentransfer sejumlah dana sebagai modal awal investasi bukti penyertaan modal, yang bisa dikirim ke rekening yang sudah disiapkan tadi.

Terkait jumlahnya, terserah kepada masing-masing investor. Namun, pada dasarnya, setiap perusahaan sekuritas diketahui akan mensyaratkan setoran awal yang beda-beda.

Di sini, ada perusahaan yang mensyaratkan setoran awal Rp100.000 atau bahkan Rp10 juta.

Akan tetapi, seiring dengan naiknya minat generasi muda yang ingin tahu cara bermain saham, kebanyakan sekuritas saat ini hanya mensyaratkan modal awal Rp100.000. Tentu saja, jumlah tersebut tentu sangat terjangkau ya!

Baca juga: Cara Beli Saham Online untuk  Pemula dan Daftar Aplikasi Terbaiknya

4. Beli saham online

Ini menjadi tahap paling penting, yakni transaksi jual beli saham. Investor bisa memilih saham emiten yang akan dibelinya.

Kalau bingung soal itu maka lakukanlah analisis fundamental dan teknikal agar saham pilihanmu benar-benar dapat mendatangkan keuntungan maksimal.

Cara Investasi Saham

Contoh Beli Saham Online melalui Aplikasi

  • Calon investor akan akan membeli bukti penyertaan modal Bank BCA dengan kode emiten BBCA. Bukalah aplikasinya dan cari kode tersebut;
  • Lakukan order. Calon investor dalam hal ini perlu memasang harga pembelian. Pada perangkat akan tampak harga penawaran (bid) dan harga penjualan (offer); 
  • Bid adalah harga yang diajukan oleh investor bukti penyertaan modal saat hendak membeli bukti penyertaan modal tertentu. Investor dapat mengajukan harga beli bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari harga saat itu;
  • Offer atau ask merupakan kebalikan dari bid. Offer, yaitu harga yang diajukan oleh investor ketika ingin menjual bukti penyertaan modal miliknya. Harga yang dipasang dapat lebih tinggi atau lebih rendah dari harga bukti penyertaan modal saat itu.

Investasi saham juga bisa dilakukan lewat asuransi unit link. Sederhananya, produk ini memberikan dua manfaat utama, yaitu santunan meninggal dunia dan hasil investasi.

Tips Terkait Cara Investasi Saham bagi Pemula

  • Pahami ilmu dasar saham
  • Pelajari analisis saham
  • Lakukan transaksi berjangka
  • Hindari utang
  • Beli saham saat nilai turun
  • Kenali saham LQ45 dan IDX30

Baca juga:

Sekian ulasan terkait cara investasi saham yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU