33 C
Jakarta
Rabu, 8 Juli, 2020

CoHive Dapat Suntikan Dana Dari Berbagai Investor

duniafintech.com – CoHive, startup yang bergerak di bidang coworking space ini meraih pendanaan seri B. Bersamaan dengan rebranding yang dilakukan EV Hive menjadi CoHive, startup coworking space yang dipimpin oleh Stonebridge Ventures asal Korea ini mendapatkan kucuran dana $13,5 juta atau sekitar Rp 192 miliar.v

Baca juga : Wanxiang Bemitra dengan Perusahaan Blockchain: Kembangkan “Smart City” di Hangzhou

Dana ini disalurkan dari berbagai perusahaan ventura, di antaranya Stonebridge Ventures, Kolon Investment, Stassets Investment, pengembang properti lokal dan berbagai investor yang telah bergabung di putaran pendanaan seri A, seperti Softbank Ventures Asia dan H&CK.

Suntikan dana tersebut digunakan oleh perusahaan untuk membangun lokasi coworking space di kota-kota besar.  Perusahaan ini akan mengekspansi bisnisnya ke Surabaya, Bandung dan Makassar. Rencananya, ekspansi ini bakal dilakukan di kuartal 3 dan 4 tahun ini.

Perusahaan ini pun dikabarkan juga akan memperluas unit usahanya menjadi CoLiving yang bergerak di bidang tempat tinggal, CoRetail sebagai pusat komunitas retail, dan CoHive Event Space sebagai media untuk penyelenggaraan acara.Bekerja sama dengan developer asal Singapura, Keppel, perusahaan ini menyediakan 64 ruang di Tower Crest West Vista, Jakarta Barat untuk digunakan sebagai tempat tinggal.

CoHive merupakan startup pionir lokal yang bergerak di bidang jasa penyewaan kantor dengan konsep coworking. Perusahaan ini memiliki produk yang disebut CoHive101, coworking space di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. CoHive101 adalah gedung dengan 18 lantai yang bisa menampung hingga 2.700 anggota dalam bentuk coworking space, kantor pribadi, dan ruang rapat. Di CoHive101, tarif sewanya bervariasi antara Rp1-3 juta per bulan atau Rp100 ribu per hari. Sementara kantor pribadi Rp2.625.000 per bulan.

Startup yang menyewakan ruang kerja bersama ini mengelola coworking space seluas 65 ribu meter persegi yang tersebar di 31 lokasi di empat kota yaitu Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan Bali. Total anggotanya saat ini sekitar 9.0. Dengan mendapatkan kucuran dana dan kehadiran produk barunya, mereka pun optimis membuat perusahaan menjadi market leader di industri coworking space.

Baca juga : Inilah 8 Startup yang Dipilih Masuk Program SYNRGY Accelerator BCA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Strategi Bisnis Cepat Kaya ala Bob Sadino, Modal Kecil Untung Besar

DuniaFintech.com - Tak sedikit orang yang membatalkan niat membuka usaha karena mengaku tak punya dana. Padahal modal uang bukanlah satu-satunya faktor keberhasilan bisnis yang...

Permudah Transaksi, Paper.id Sediakan Pembayaran via Tokopedia

DuniaFintech.com - Permudah pelaku usaha, Paper.id jadi software invoice pertama yang menyediakan pembayaran via Tokopedia. Dengan mengusung komitmen untuk membantu kemajuan para...

Naik 27% Selama 2020, Bitcoin Kalahkan Emas dan Perak

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi yang sedang berlangsung, bitcoin kalahkan emas dan perak dengan berhasil naik 27% selama 2020. Perhatian investor di berbagai...

Pemerintah Afghanistan Manfaatkan Blockchain Deteksi Obat Palsu

DuniaFintech.com - Kementerian Kesehatan Afghanistan mengajak beberapa perusahaan farmasi lokal menggunakan blockchain untuk memerangi peredaran obat-obatan palsu. Pengembang blockchain yang terlibat dalam proyek...

Sejumlah Perusahaan Pinjaman Online Tetap Jaga TKB90 Meski Pandemi

DuniaFintech.com - Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI, Tumbur Pardede mengatakan, bahwa mayoritas perusahaan pinjaman online tetap jaga TKB90. Tidak dapat dipungkiri, pandemic...
LANGUAGE