25.5 C
Jakarta
Rabu, 30 November, 2022

Contoh Asuransi: Perusahaan dan Jenisnya di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Contoh asuransi pada dasarnya dapat ditinjau berdasarkan perusahaan dan jenis-jenisnya yang ada di Indonesia.

Saat ini, keberadaan perusahaan asuransi pun sudah menjamur dan menyediakan banyak pilihan bagi para calon pemilik polis.

Lantas, apa saja sih contohnya? Berikut ini ulasan selengkapnya, dinukil dari Lifepal.

Baca juga: Berita Fintech Indonesia: Waspada, Perusahaan Asuransi & Fintech Jadi Incaran Hacker

Contoh Perusahaan Asuransi Syariah di Indonesia

Asuransi syariah di Indonesia sejatinya hampir sama dengan asuransi lainnya, tetapi yang membedakannya adalah pada penggunaan prinsip yakni syariah.

Prinsip asuransi syariah, yakni saling menanggung risiko dan saling membantu yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis.

Secara umum, perusahaan syariah saat ini memiliki produk syariah yang dirilis dari unit usaha syariah (UUS) dan juga ada yang sudah berdiri sendiri atau telah menjadi badan usaha.

Jika kamu hendak membeli produk asuransi syariah maka simak ulasan berikut ini tentang sejumlah pilihan atau contoh  perusahaan asuransi syariah yang dapat menjadi pertimbangan nantinya. 

  1. Prudential syariah

Prudential punya sejumlah produk asuransi syariah yang ditujukan untuk personal dan keluarga. Terdapat 8 produk asuransi Prudential Syariah yang diberikan untuk keluarga, individu, dan grup karyawan. Produk syariah tersebut disesuaikan dengan prinsip syariah. Inilah rincian produknya.

  • Pendidikan: ditujukan untuk anak.
  • Perlindungan kritis: ditujukan untuk diri sendiri untuk mendukung finansial saat kondisi kritis.
  • Kesehatan: perlindungan untuk diri sendiri dan keluarga.
  • Investasi: untuk meningkatkan kesejahteraan kita.
  • Proteksi: perlindungan yang dirancang untuk diri sendiri dan orang tercinta dari ketidakpastian.
  • Dana investasi: untuk kebutuhan personal.
  • Bancassurance: produk yang diberikan untuk nasabah individu yang dibeli lewat bank.
  • Perlindungan karyawan: diberikan untuk perlindungan karyawan.
  1. Asuransi Syariah Sun Life

Adapun asuransi Brilliance Hasanah Fortune Plus Sun Life merupakan produk asuransi jiwa dan investasi untuk tunjukan keuangan di masa mendatang, yaitu pendidikan, modal usaha, ibadah, pernikahan anak, dana hari tua yang dikelola dengan prinsip syariah.

Sun Life Syariah juga menyediakan berbagai produk asuransi syariah bagi individu dan keluarga. Tersedia 4 produk Sun Life Syariah, yaitu Brilliance Hasanah Sejahtera, Brilliance Hasanah Fortune Plus, Brilliance Hasanah Protection Plus, Asuransi Brilliance Amanah.

Produk ini memberikan perlindungan syariah sekaligus investasi dengan pilihan saham syariah dan pasar uang syariah. Tiga produknya terdiri dari Brilliance Hasanah Sejahtera, Brilliance Hasanah Fortune Plus dan Brilliance Hasanah Protection Plus.

Sementara itu, asuransi Brilliance Amanah merupakan produk asuransi untuk mempersiapkan perencanaan keuangan untuk menunaikan ibadah haji atau umrah. 

  1. Asuransi Takaful

Asuransi jiwa Takaful Keluarga punya beragam produk, di antaranya Takaful Personal, Takaful Korporat, Takaful Bancassurance, Asuransi Haji. Produk asuransi Takaful ini membantu perencanaan keuangan individu dan perlindungan risiko keuangan bagi individu, corporate, dan nasabah bank yang bekerjasama dengan Asuransi Takaful serta yang ditujukan untuk naik haji.

Adapun salah satu contoh produk Asuransi Takaful Personal, yakni perencana keuangan syariah untuk individu dengan berbagai produk proteksi untuk rencana pendidikan, kesehatan, ibadah haji, proteksi finansial berbagai risiko hidup, proteksi finansial atas musibah meninggal dunia. Berbagai manfaat yang diterima nantinya disesuaikan dengan pilihan produk. 

  1. Asuransi Adira Syariah

Ini adalah jenis asuransi umum yang dikenal dengan produk Autocillin-nya. Adira pun memiliki jenis produk syariah. Beberapa produk asuransi syariah yang banyak diminati masyarakat Indonesia, antara lain, asuransi mobil syariah, asuransi motor syariah, asuransi rumah syariah dan asuransi travel umroh dan haji syariah.

Di produk Asuransi Mobil Autocillin Syariah, ada 2 perlindungan yang diberikan kepada customer, di antaranya perlindungan jaminan atas mobil. Menariknya, proses klaim untuk Asuransi Adira Syariah juga dapat dilakukan di aplikasi Autocillin Mobile Claim sehingga tidak perlu datang ke kantor asuransi. 

  1. Asuransi Allianz Syariah

Asuransi Allianz Syariah Allisya punya 2 jenis produk asuransi syariah: asuransi jiwa syariah dan asuransi kesehatan syariah. Kedua jenis produk asuransi ini menawarkan perlindungan kesehatan dan jiwa untuk individu dan keluarga. 

Adapun yang membedakan produk syariah di Allianz Syariah adalah pada prinsip pertanggungan, yaitu risk sharing dengan kontrak akad hibah dan akad wakalah bil ujrah. Jaminan untuk investasi dengan syariah Islam.

contoh asuransi

  1. AIA Syariah

AIA Sakinah Assurance adalah asuransi jiwa syariah yang memberikan proteksi jiwa atau tabungan dan investasi dengan dasar pengelolaan sesuai dengan prinsip syariah. Produk dari AIA Sakinah Assurance adalah produk asuransi unit link berbasis syariah dengan perlindungan masa asuransi hingga usia 80 tahun.

Untuk diketahui, kamu bisa membeli asuransi tambahan kendati sudah punya AIA Sakinah Assurance. Untuk pembelian produk AIA Syariah ini bisa dilakukan via agen atau bancassurance karena jalur distribusi AIA Syariah dapat diperoleh dari 2 cara tadi.

  1. BNI Life Syariah

Asuransi yang satu ini punya produk syariah yang cukup lengkap untuk jenis produk syariah jiwa, kesehatan, pendidikan, dan investasi. Keempat jenis produk ini bisa dimiliki untuk individu dan keluarga sehingga kamu tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan keuangan.

Adapun produk investasi syariah BNI menawarkan manfaat proteksi jiwa dan investasi yang dikelola dengan prinsip syariah. Buat kamu yang ingin merencanakan haji dan umroh, produk Blife Syariah dengan jenis investasi bisa menjadi pilihan. Tidak ketinggalan untuk rencana pendidikan yang dikelola dengan prinsip syariah.

Nah, salah satu contoh pengelolaan investasi berdasarkan syariah dibagi menjadi dua jenis, yakni pengelolaan investasi terhadap dana investasi dan pengelolaan dana investasi terhadap dana tabarru.

  1. Asuransi Sinar Mas Syariah

Ini merupakan jenis asuransi umum syariah yang prinsip operasionalnya memakai konsep syariah, yaitu dengan konsep dana tabarru. Untuk diketahui, pengelolaan dananya dipisahkan menjadi 2 jenis, yakni dana pengelola dan dana tabarru’ sehingga dana milik nasabah tidak hangus.

Sinar Mas Syariah punya 8 jenis produk yang desain produknya tidak beda dengan konvensional. Perbedaannya lebih pada penentuan halal dan harap pada produknya.  Contoh asuransi syariah dari Sinar Mas adalah asuransi kebakaran, kendaraan bermotor untuk roda empat dan roda dua, uang, pengangkutan, rangka kapal, alat berat, engineering, dan kecelakaan diri.

  1. Asuransi PaninDai-ichiLife Syariah

Adapun produk asuransi jiwa dan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah islam yang tersedia di PaninDai-ichiLife Syariah, yakni Multilinked Assurance Syariah, sebuah produk asuransi unit link berbasis syariah.

Produk tersebut ditujukan bagi perlindungan keluarga dengan penawaran manfaat untuk 5 anggota keluarga dalam 1 polis. Jenis investasi yang ditawarkan semua berbasis syariah, misalnya cash fund syariah dan equity fund syariah. Untuk pengelolaan dananya dengan prinsip iuran tabarru’. 

  1. Asuransi Astra Syariah

Adapun contoh asuransi syariah Astra ini sama dengan konvensional, di antaranya asuransi kesehatan, kebakaran, pengangkutan, rangka kapal, kendaraan bermotor, alat berat, dan ritel. Uniknya, produk Asuransi Astra Syariah untuk mikronya juga tersedia jenis syariah.

Sementara itu, yang membedakan produk asuransi syariah dan konvensionalnya adalah dalam hal akad, pengelolaan dana, dan wording polis-nya. Pasalnya, konsep asuransi syariah memberikan ketentraman, adil, dan menguntungkan.

Baca juga: Cari Perusahaan Asuransi Jiwa Kredit Terbaik? Ini Daftarnya

Contoh Jenis Asuransi yang Ditawarkan di Indonesia

1. Asuransi jiwa

Asuransi ini memberikan santunan tunai saat tertanggung meninggal dunia, baik karena kecelakaan, sakit, maupun risiko lain yang sifatnya tidak disengaja. Jenis asuransi ini sangat penting buat kamu yang merupakan tulang punggung keluarga dan memiliki tanggungan.

2. Asuransi kesehatan

Jenis asuransi ini memberikan pertanggungan saat yang tertanggung sakit. Penting diketahui, biaya perawatan kesehatan itu kenaikannya sangat pesat setiap tahunnya. Asuransi kesehatan akan menanggung biaya rawat jalan, rawat inap, bahkan hingga pembedahan apabila diperlukan.

3. Asuransi perjalanan

Buat yang suka bepergian, asuransi perjalanan pun penting untuk dimiliki. Jenis yang satu ini akan melindungi kamu dari kerugian yang terkait dengan perjalanan atau traveling. Di sejumlah kasus, juga ada jenis asuransi perjalanan yang diwajibkan untuk dimiliki saat ingin mengajukan visa.

4. Asuransi kendaraan

Kemudian, ada contoh asuransi kendaraan yang merupakan jenis asuransi umum. Pada dasarnya, ada 2 jenis asuransi kendaraan, yakni asuransi TLO dan all risk. Asuransi yang satu ini memberikan pertanggungan jika terjadi risiko semisal kecelakaan dan kehilangan.

5. Contoh asuransi kepemilikan rumah dan properti

Ini adalah jenis asuransi umum lainnya. Properti seperti rumah pun sejatinya memang memerlukan proteksi. Hal itu karena kamu memang tidak pernah tahu risiko apa yang akan terjadi pada rumahmu. Bencana alam, misalnya.

6. Contoh asuransi pendidikan

Di samping tabungan pendidikan, juga ada yang memanfaatkan asuransi pendidikan untuk memastikan biaya pendidikan anak terpenuhi nantinya. Sebagian besar orang juga memanfaatkan asuransi jiwa sebagai dana pendidikan. Meski demikian, juga ada yang lebih memilih produk yang khusus sebagai asuransi pendidikan.

7. Asuransi kredit

Kalau kamu punya bisnis dan memiliki pinjaman di bank maka asuransi kredit dapat menjadi satu hal yang perlu dipertimbangkan. Jenis asuransi ini dapat menghindarkan kamu dari risiko jika terjadi sesuatu yang membuatmu tidak bisa melanjutkan cicilan pinjaman itu.

8. Asuransi kesehatan syariah 

Adapun hal utama yang membedakan asuransi syariah dan konvensional, yakni pada akadnya yang berdasarkan hukum Islam. Prinsip dalam asuransi syariah, yaitu tolong-menolong.

Sekian ulasan tentang contoh asuransi yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Perusahaan Asuransi Indonesia Terdaftar BEI, Ini Daftarnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Payment Gateway  Gratis Terbaik, Simak di Sini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Payment gateway adalah penyedia layanan pembayaran dan transaksi online yang membantu proses pembayaran bisnis. Adapun gerbang pembayaran ini bertugas menghubungkan pembeli dengan...

Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Intip Kurs-nya

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.673 di perdagangan pasar spot Senin (28/11). Adapun Rupiah melemah 0,39%...

Berita Kripto Hari Ini: FTX Lanjutkan Bayar Gaji Pegawainya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini mengulas pertukaran/bursa kripto yang bangkrut, yaitu FTX, dan perusahaan afiliasinya. Pada Senin, 28 November 2022, FTX yang sudah...

Modal Usaha UMKM jadi Fokus Amartha Kolaborasi dengan eFishery

JAKARTA, duniafintech.com -  PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) sebagai perusahaan teknologi finansial yang berfokus pada penyaluran modal usaha bagi UMKM, menjalin kolaborasi dengan eFishery. eFishery...

Keunggulan Mekanisme Blockchain, Aman & Transparan!

JAKARTA, duniafintech.com - Keunggulan mekanisme Blockchain tentunya memiliki keamanan yang kuat dan transparan dalam setiap transaksi. Teknologi ini merupakan teknologi pendukung yang diterapkan dalam aset kripto atau...
LANGUAGE