31.5 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

Mengenal Dana, Dompet Digital Indonesia

Tidak mau kalah dengan para pendahulunya baik itu dari dalam ataupun luar negeri, ada startup fintech terbaru di tanah air yang sudah diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia yaitu Dana, Dompet Digital Indonesia.

Perkembangan financial technology di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir harus diberikan apresiasi sebesar-besarnya baik itu dari pemerintah ataupun masyarakat. Hal ini dikarenakan sudah banyak anak muda Indonesia yang memberanikan diri untuk terjun dan melakukan inovasi dalam bidang keuangan, salah satu buktinya adalah banyak entrepreneur muda yang menjalankan atau membuka startup-startup fintech di tanah air.

Mengenal DANA, Dompet Digital Indonesia

DANA, dompet digital Indonesia merupakan startup asal Indonesia yang memberikan kemampuan layanan transaksi nontunai yang transparan, aman, dan juga efisien. Hal ini disampaikan oleh CEO DANA, Vincent Iswara.

“Layanan yang dimiliki oleh DANA juga didukung dengan teknologi pintar dan aman, dimana DANA dibangun oleh programer-programer muda Indonesia yang memiliki dedikasi yang tinggi agar layanan DANA bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, terkait masalah data seperti recovery atau pemulihan data pengguna, pusat pemulihan data tersebut sudah ada di Indonesia.”

Layanan DANA merupakan wadah untuk programer-programer muda Indonesia untuk mengembang skill dan kemampuan dan tidak bergantung pada kemampuan programer programer asing. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya transfer teknologi untuk anak muda Indonesia dalam menyambut teknologi pada masa depan. Ini juga dapat diartikan bahwa ekonomi masa depan adalah ekonomi digital.

DANA Sudah Bermitra dengan lebih dari 40 Merchant

Saat ini, aplikasi DANA baru tersedia dalam versi beta di BBM, Bukalapak, Tix.ID, dan sudah menjalin kemitraan dengan lebih dari 40 merchant lainnya, namun aplikasi DANA masih dalam tahap pengembangan. Yang mana aplikasi tersebut akan terus dilakukan penyempurnaan lebih lanjut lagi.

Tentu saja kedepannya, DANA akan memperluas jaringan cakupannya dan menambah atau memperbaiki fitur-fitur yang saat ini tersedia dalam aplikasi mereka seperti scan barcode, face detector, dan pengenal gambar.

“Hal tersebut adalah tugas dari tim teknis, yang mana rasio engineer di DANA sebanyak 70 hingga 80 persen, hal ini juga yang membedakan layanan DANA dengan layanan yang lain,” Pungkas Vincent.

Untuk memperluas jaringannya, DANA membuka pintunya selebar-lebarnya untuk para merchant baik itu online ataupu offline (traditional store) untuk bergabung ke dalam platform milik mereka, yang mana tidak ada batasan atau syarat khusus bagi merchant yang ingin bergabung ke dalam platform DANA sehingga layanan DANA semakin dikenal dan terintegrasi kebanyak merchant-merchant di Indonesia.

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE