33 C
Jakarta
Kamis, 21 Oktober, 2021

Soal Database UMKM, Digital Platform Lebih Hebat dari Pemerintah

duniafintech.com – Database UMKM tengah menjadi primadona di Indonesia, pasalnya sektor ini berpotensi menjadi penyumbang ekonomi Tanah Air. Namun hal ini tidak didukung dengan kemampuan pemerintah dalam mengoleksi data tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Deputi Ekonomi Kreatif dan UMKM, Kemenko Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin. Ia mengatakan jika pihak pemerintah hanya mempunyai proyeksi dan tidak memiliki akurasi data yang real.

Rudy kemudian menyinggung kemampuan digital platform yang lebih mumpuni soal koleksi database UMKM. Ia menyebut Gojek telah mengoleksi data usaha mikro melalui ikatan kemitraan. Rudy mencontohkan soal kenaikan omzet pengusaha mikro sebanyak 3,5 kali lipat karena menjadi mitra Gofood.

Baca juga: Teknologi AI dapat Memprediksi Kematian dari Penderita Penyakit Jantung

Kemampuan digital platform dalam mengoleksi database UMKM membuat Rudy berharap untuk diterbitkannya peraturan perdagangan elektronik (e-commerce). Menurutnya, dengan terbitnya peraturan tersebut, pemerintah dapat memiliki akses data usaha kecil dan menengah.

Pemerintah Berharap Bantuan Digital Platform untuk Database UMKM

Rudy juga berharap terbitnya peraturan pemerintah mengenai e-commerce, sehingga terjadi kolaborasi antara digital platform dengan pemerintah dalam mengakses data.

Rudy juga mencermati soal insentif yang kurang inovatif oleh pemerintah. Hal ini terjadi lantaran minimnya database UMKM, sehingga pemberian insentif hanya sebatas keringanan pajak.

Baca juga: Lirik Ekonomi Digital, Bank Indonesia Dukung Perkembangan Fintech

Sulitnya UMKM dalam mendapatkan permodalan dari bank juga menjadi perhatian Rudy. Menurutnya kendala dalam pencatatan keuangan membuat pengusaha mikro tidak mampu mengakses perbankan. Atas hal tersebut, Rudy meminta digital platform untuk memberikan sosialisasi atas manajemen keuangan UMKM.

Kesulitan lain yang dihadapi pemerintah juga menyasar pada aspek kuliner. Rudy menilai sampai sejauh ini pihaknya terkendala soal penggolongan data antara kuliner makro dan mikro.

-Fauzan-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Bitcoin Pecah Rekor Sepanjang Masa, Analis Berharap Lewati US$100.000

Reli terbaru Bitcoin ke harga tertinggi sepanjang masa di atas US$66.000 sudah memunculkan gelombang prediksi bullish baru, dengan harga cryptocurrency sudah lebih dari dua...

Komite Senat Australia Buat 12 Rekomendasi untuk Regulasi Crypto

Komite Terpilih Senat Australia sudah menyerahkan laporan terakhirnya tentang tinjauan selama setahun terhadap pendekatan negara ini terhadap peraturan kripto dan blockchain. Seperti dikutip dari...

Bitcoin Lewati Rp932 Juta Setelah Peluncuran ETF di NYSE

Harga Bitcoin (BTC) terus naik. Harga Bitcoin sempat dijual Rp932 juta di marketplace Indodax, Kamis (21 Oktober 2021) dini hari. Hal ini terjadi semenjak...

Keuntungan dan Daftar Produk Asuransi Rawat Inap Terbaik di Indonesia

Produk asuransi kesehatan dengan manfaat asuransi rawat inap sangat berperan untuk membebaskan dari kekhawatiran dan kegelisahan terkait kondisi keuangan yang terganggu akibat tidak adanya...

Kasus Pinjaman Online: Contoh dan Cara Melaporkan

Belakangan ini marak terjadi kasus pinjaman online, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online terpercaya, pinjaman online ilegal, kasus pinjaman online tidak dibayar, hingga...
LANGUAGE