32.1 C
Jakarta
Jumat, 2 Desember, 2022

DELOITTE MENGGUNAKAN BLOCKCHAIN UNTUK MELACAK SERTIFIKAT KAPAL

duniafintech.com – Deloitte, perusahaan multinasional Inggris yang bergerak di bidang audit, perpajakan, consulting, enterprise risk dan layanan penasehat keuangan memilih teknologi Blockchain untuk melacak sertifikat kapal di perairan yang belum dipetakan.

Banyak perusahaan mengkklaim diri bahwa kapal mereka dan struktur lepas pantai tempat mereka melakukan segala kegiatan sudah memenuhi standar keamanan dan lingkungan yang ditentukan. Sayangnya, dokumen yang diterbitkan sebagai bukti bisa saja dipalsukan dan berpotensi merusak sistem. Memeriksa keaslian dokumen lebih lanjut juga dianggap lambat dan tidak praktis.

Bekerja sama dengan DNV GL yang berbasis di Norwegia, Deloitte melihat Blockchain sebagai jawaban atas permasalahan tersebut. Deloitte menciptaklan ID digital dari setiap sertifikat yang disimpan dan dapat diakses lewat Blockchain pribadi. Pendekatan desentralisasi ini dianggap sebagai cara yang tepat mencegah kecurangan sekaligus kerusakan dokumen.

Transformasi Digital

Lory Kahoe, pimpinan EMEA Blockchain Deloitte menyebut bahwa sistem yang sudah digunakan sekarang memerlukan transformasi digital.

“Masih ada bagian yang dikerjakan seacara manual, dan sebagian lagi belum bisa disebut digital,” ucapnya.

Masalahnya, di sistem yang lama, pengguna harus mengakses situs perusahaan dan mengirim email untuk memastikan keaslian sebuah dokumen. Hal ini menurut Renato Grottola, perwakilan DNV GL, bisa dilakukan secara instan dengan Blockchain.

Siapapun bisa dengan mudah memindai QR code yang tertera pada sertifikat untuk memeriksa keabsahannya. Verifikasi juga dapat dilakukan dengan cepat melalui ponsel,” ungkap Grottola.

Karena data asli disimpan dan selalu diperbarui di Blockchain, jika sertifikatnya palsu maka akan langsung ketahuan.

Solusi ini secara resmi diluncurkan pada tanggal 23 September lalu, dengan 90.000 sertifikat saat ini sudah berada di dalam Blockchain pribadi.

Keberhasilan ini bisa dibilang cukup cepat, dan respon yang kami terima sejauh ini positif,” imbuh Grottola.

Source: coindesk.com

 Written by : Dita Safitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Kripto Hari Ini: Sepanjang 2022, Penipuan Kripto di Inggris Mencapai Rp4,1 T

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini terkait penipuan cryptocurrency di Inggris sepanjang 2022 menurut data Action Fraud.  Berdasarkan data dari unit polisi Inggris itu,...

Berita Bitcoin Hari Ini: Lagi Loyo! Cek Harga Bitcoin Cs di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Jumat (2/12). Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau...

Berita Fintech Indonesia: Open Finance akan Jadi Masa Depan Fintech

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas soal open finance dan masa depan financial technology (fintech). Seperti diketahui, transformasi digital yang berjalan kian...

Cek Resi Standard Express Shopee dari Korea, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek resi Standard Express Shopee dari Korea sangat penting diketahui dan dipahami oleh para pengguna Shopee. Sebagai informasi, Standard Express merupakan layanan...

Cara Investasi Emas di Shopee Plus Kelebihan & Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas di Shopee bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang mudah, praktis, dan aman. Saat ini di Shopee memang...
LANGUAGE