25.7 C
Jakarta
Sabtu, 25 Juni, 2022

RENCANA GOPAY UNTUK MERAMBAH LAYANAN SELAIN APLIKASI GOJEK

duniafintech.com – Layanan diperluas oleh Go-Pay dengan tidak hanya berfokus pada pembayaran dengan aplikasi Gojek saja, melainkan merambah pada layanan lain di luar aplikasi yang didirikan oleh Nadiem Makariem itu. Atas rencana tersebut, maka memungkinkan untuk Go-Pay dapat digunakan tidak hanya pada situs online maupun offline.

Dalam 3 – 6 bulan ke depan, GoPay akan keluar dari aplikasi Gojek. Dia akan bisa digunakan untuk pembayaran online maupun offline,” ujar Nadiem Makariem, Founder sekaligus CEO Gojek. “Kalau e – commerce  itu jelas. Tetapi jangan lupa bahwa Gojek memiliki jaringan offline merchant yang paling besar. Saya kira justru yang menarik,” terangnya.

Pembayaran dengan transaksi non tunai ini memang sedang digadangkan banyak pihak. Selain kemudahan yang dapat diakses kapan dan di mana saja, tentunya akses cepat dengan mengandalkan teknologi menjadi yang utama.

Sebagaimana dilansir dari laman CNN Indonesia, bahwa menurut Nadiem, salah satu strategi yang dikembangkan untuk merengkuh pasar pembayaran nontunai adalah ketika alat pembayaran ini sudah menemukan kunci yang membuat transaksi pengguna jadi lebih cepat, mudah, nyaman, dan efisien.

Go-Pay yang merupakan produk keuangan dari Gojek yang menawarkan layanan pembayaran dengan transaksi non tunai. Hal tersebut membawanya kepada penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Bank Indonesia dalam kategori Perusahaan Fintech Teraktif Pendukung Gerakan Nasional Non Tunai Inklusi dan Edukasi Keuangan serta Pemberdayaan UMKM (baca juga : Layanan Keuangan Ini Raih Penghargaan dari BI – Kategori Perusahaan Fintech Teraktif).

Masih ditulis di laman CNN Indonesia, Nadiem mengatakan bahwa kini 50 persen transaksi Gojek dibayar melalui Gopay. Hal ini menurut Nadiem mengindikasikan Gojek telah berhasil mengubah gaya hidup masyarakat.

Untuk melakukan isi ulang Go-Pay pengguna tidak akan mengalami kesulitan, karena dapat dilakukan di jaringan ATM Prima. Kemudahan tersebut dikarenakan adanya kerjasama antara Go-Pay dengan PT Rintis Sejahtera (selaku pengelola jaringan ATM Prima), dengan menggandeng lebih dari sepuluh bank mitra (baca juga: TopUp Go-Pay Jadi Lebih Mudah di Jaringan ATM Prima).

Source : cnnindonesia.com

Written by : Fenni Wardhiati

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mobil Transmisi Manual: Harga & Keunggulannya

JAKARTA, duniafintech.com – Mobil transmisi manual sejatinya masih masih banyak diminati di tengah gempuran mobil transmisi matic saat ini. Alasannya adalah mobil transmisi jenis ini...

Tipe Mobil Avanza: Perbandingan & Harganya, Pilih yang Mana?

JAKARTA, duniafintech.com – Sebenarnya, ada banyak tipe mobil Avanza di pasaran alias bahwa semua mobil Toyota Avanza tidak sama. Di antara tipe itu adalah tipe...

Ulasan Lengkap Pengertian P2P Lending Syariah, Banyak Manfaat yang Bisa Didapat

JAKARTA, duniafintech.com - Pengertian P2P lending syariah wajib dipahami lebih dulu. Menghadirkan kemajuan terbaru, P2P lending kini tersedia P2P lending syariah dengan proses pinjamannya...

Berinvestasi Melalui P2P Lending Syariah, Aman dan Terpercaya

JAKARTA, duniafintech.com - Berinvestasi melalui P2P lending syariah bisa menjadi solusi keuangan dan menambah income. P2P lending dibentuk atas dasar permasalahan orang-orang yang sulit...

Ini 5 Akad P2P Lending Syariah yang Anti Riba

JAKARTA, duniafintech.com - Akad P2P lending syariah sejatinya menjadi pembeda dengan P2P lending konvensional. Sebab, Akad P2P lending syariah merupakan landasan sehingga membuat skema...
LANGUAGE