29.6 C
Jakarta
Selasa, 16 April, 2024

Cek Nilai Tukar Dollar ke Rupiah Hari Ini, Tembus Rp 15 Ribuan Lho

JAKARTA, duniafintech.com – Kurs Dollar ke rupiah pada hari ini Senin (26/9/2022) melemah dan tampak masih tertekan. 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berisiko tertekan di level Rp15.000-an di tengah penguatan dolar AS ini. 

Pekan lalu, rupiah ditutup melemah pada Jumat (23/9/2022), di tengah sentimen keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG). 

Nilai tukar dollar ke rupiah hari ini itu ditutup melemah 0,10 persen atau melemah 14,5 poin ke posisi Rp15.037,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS pada pukul 15.01 WIB terpantau menguat 0,43 persen atau naik 0,48 poin ke 111,58.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang kawasan Asia lainnya. Yuan China terpantau melemah 0,41 persen, begitu pula rupee India yang terkoreksi 0,12 persen, dan ringgit Malaysia sebesar 0,23 persen. 

Meski demikian, sejumlah mata uang terpantau menguat terhadap dolar AS yakni yen Jepang 0,06 persen dan won Korea Selatan naik 0,22 persen. 

Di sisi lain, referensi kurs dollar ke rupiah hari ini sangat bermanfaat dan bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas atau valuta asing. 

Mari kita simak nilai tukar dollar ke rupiah hari ini:

Dollar ke Rupiah Hari Ini

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini

Melalui situs resmi Bank BCA, beberapa kurs dollar ke rupiah yang berlaku yakni TT counter, e-rate, maupun bank notes yang bisa didapatkan oleh para nasabah. 

Simak kurs dollar ke rupiah yang dicatat dari laman Bank BCA (Diperbarui pada pukul 08.01 WIB per Senin 26 September 2022) atau hari ini, inilah ulasannya:

Kurs dollar rupiah e-rate:

  • Kurs beli Rp 15.089,00 per dollar AS
  • Kurs jual Rp 15.109,00 per dollar AS

Kurs dollar rupiah TT counter:

  • Kurs beli Rp 14.949,00 per dollar AS
  • Kurs jual Rp 15.249,00 per dollar AS

Kurs dollar rupiah bank notes:

  • Kurs beli Rp 14.949,00 per dollar AS
  • Kurs jual Rp 15.249,00 per dollar AS

Hal yang Perlu Anda Pahami

Sebagai informasi buat Anda, ada perbedaan tingkat dollar rupiah yang pada kurs TT counter, kurs e rate, dan kurs bank notes.

Baca jugaDollar ke Rupiah Hari Ini Tertekan Terus, Bertengger di Rp15 Ribuan

Penggunaan kurs dollar rupiah TT counter hanya berlaku ketika nasabah melakukan setoran atau transfer melalui counter bank. 

Kurs dollar rupiah e-rate merupakan kurs yang berlaku jika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal equivalent diatas 25.000 dollar AS. 

Bank BCA menghimbau para nasabah untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Sementara untuk kurs dollar rupiah bank notes berlaku saat nasabah menukarkan uangnya melalui kantor bank secara langsung. 

Adapun kurs ini hanya berlaku pada sudut pandang bank saja. Kurs beli dipakai ketika bank membeli dollar dari nasabah, sedangkan kurs jual dipakai ketika bank menjual dollar ke nasabah.

Berita Seputar Kurs Dollar ke Rupiah Hari ini

Di sisi lain, nilai tukar dollar ke rupiah masih berisiko tertekan di level Rp15.000-an pada hari ini, Senin (26/9/2022) di tengah penguatan dolar AS. 

Pekan lalu, rupiah ini ditutup melemah pada Jumat (23/9/2022), di tengah sentimen keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG). 

Baca jugaDolar ke Rupiah Hari Ini Makin Tertekan, Intip Harganya di Sini

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,10 persen atau melemah 14,5 poin ke posisi Rp15.037,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS pada pukul 15.01 WIB terpantau menguat 0,43 persen atau naik 0,48 poin ke 111,58.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang kawasan Asia lainnya. Yuan China terpantau melemah 0,41 persen, begitu pula rupee India yang terkoreksi 0,12 persen, dan ringgit Malaysia sebesar 0,23 persen. 

Meski demikian, sejumlah mata uang terpantau menguat terhadap dolar AS yakni yen Jepang 0,06 persen dan won Korea Selatan naik 0,22 persen. 

“Rupiah diprediksi berfluktuatif dan ditutup melemah di rentang Rp15.020—Rp15.070 per dolar AS,” kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam laporannya, dikutip dari Bisnis.com, Senin. 

Ibrahim menyebutkan bahwa dolar AS melonjak dan menyentuh level tertinggi dalam 24 tahun terhadap yen setelah The Fed melanjutkan kebijakan hawkish dan Bank Sentral Jepang mengambil sikap dovish. 

Bank of Japan juga memutuskan mempertahankan kebijakan moneter ultra-mudahnya. Di sisi lain, The Fed memutuskan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. Bank Sentral AS juga memberi sinyal bahwa suku bunga akan mencapai 4,4 persen pada akhir 2022 dan 4,6 persen pada akhir 2023. 

“Ini menunjukkan suku bunga akan naik lebih tinggi dan tetap tinggi lebih lama dari harga pasar sebelumnya,” ujar Ibrahim. 

Di sisi lain, Bank of England diperkirakan juga akan menaikkan suku bunga untuk keenam kalinya secara berturut-turut. 

Kenaikan suku bunga diramal sebesar 75 basis poin untuk menyamai langkah The Fed. Dari dalam negeri, Ibrahim mengatakan fundamental ekonomi Indonesia relatif baik dan berhasil bertahan dari tekanan pandemi covid. 

Walaupun kenaikan suku bunga 50 basis poin kurang direspons pasar, tetapi Bank Indonesia optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi akan tetap tumbuh di kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen.

Itulah ulasan seputar kurs dollar ke rupiah hari ini. Semoga bermanfaat ya.

Baca juga: Dolar ke Rupiah Makin Jauh di Atas Rp 15 Ribu, Ini Penyebabnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE