31.7 C
Jakarta
Senin, 13 Juli, 2020

Dompet Digital OVO Menjadi Terfavorit Versi SnapCart

duniafintech.com – Kini, pembayaran digital dengan uang elektronik dan dompet digital telah semakin populer dan meningkat. Masyarakat pun memiliki keleluasaan untuk memilih brand sesuai kebutuhan mereka dalam melakukan transaksi digital dikesehariannya.

Guna mengetahui tren penggunaan uang elektronik dalam aplikasi pembayaran digital, Snapcart melakukan penelitian perilaku konsumen dalam bertransaksi dengan aplikasi pembayaran digital.

Sekedarin formasi, riset Snapcart ini dilakukan dengan metode survei online melalui aplikasi Snapcart di kota-kota besar Indonesia, dan dilakukan pada bulan Mei 2019 lalu.

Berdasarkan hasil riset dari Snapcart, ada tiga jenis transaksi yang paling sering digunakan dengan menggunakan uang elektronik melalui dompet digital yakni transaksi ritel (28%), pemesanan transportasi online (27%), dan pemesanan makanan online (20%). Dan untuk sisanya adalah untuk transaksi e-commerce (15%) dan pembayaran tagihan (7%).

Baca juga: Startup Indonesia-Korea Unjuk Kebolehan di ‘Startup Demo Day’

OVO Terfavorit dalam Dompet Digital

Dan masih dari hasil riset yang sama, didapatkan sebuah persentase yang mengungkapkan bahwa sebanyak  58% responden menggunakan brand OVO sebagai aplikasi pembayaran digital favorit mereka.

Dompet digital berbasis aplikasi favorit lainnya yang disebutkan oleh responden adalah GoPay (23%), Dana (6%), dan LinkAja (1%). Ada sekitar 12% responden yang menyebutkan brand lain seperti Flazz, Brizzi dan juga e-money milik Mandiri yang merupakan uang elektronik dari institusi keuangan.

Periset Snapcart Indonesia, Eko Wicaksono, mengatakan:

“Data ini menunjukkan bahwa uang elektronik untuk transaksi harian seperti transportasi, pengiriman makanan cepat saji, dan belanja telah semakin populer di kalangan konsumen Indonesia. Konsumen menikmati pengalaman bertransaksi yang lebih praktis, cepat, aman, dan yang pasti tidak ribet [untuk] menunggu uang kembalian.”

Baca Juga: Laznas Bekerja Sama dengan GoJek: Bangun Program Berkah Idul Adha

OVO Unggul di Berbagai Segmen 

Menurut riset tersebut, pada segmen transaksi ritel, responden yang menggunakan OVO ada sebesar 63% dan GoPay sebesar 28%., dimana keduanya telah menjadi brand yang masih mendominasi di Tanah Air. Kemudian, disusul oleh Dana sebesar 7% dan LinkAja yang hanya sebesar 1%.

Saat ini, OVO mengklaim bahwa mereka telah diterima di 500 ribu merchant, sedangkan GoPay telah diterima di 300 ribu merchant. LinkAja memiliki merchant sebanyak 130 ribu dan Dana sebanyak 13 ribu merchant.

Dalam segmen transaksi pemesanan transportasi online dan pengiriman makanan online, data penelitian Snapcart menunjukkan, posisi OVO sebagai dompet digital bagi layanan transportasi online Grab dan GrabFood, menunjukkan bahwa 71% responden lebih menggunakan OVO untuk segmen transaksi ini, sedang 29% responden memilih menggunakan GoPay untuk transaksi di GoJek dan juga GoFood.

Dan lagi-lagi, OVO juga paling sering digunakan dalam segmen pembayaran transaksi e-commerce.

Data riset Snapcart menunjukkan bahwa 70% responden menggunakan OVO untuk pembayaran transaksi e-commerce, 11% menggunakan Dana dan 18% menggunakan GoPay. Sekedar informasi, kini OVO telah diterima di e-commerce seperti Tokopedia, Ruparupa dan Sociolla, dan GoPay diterima antara lain di JD.id dan Sayurbox, sedangkan Dana dapat digunakan di Bukalapak.

Dalam transaksi pembayaran tagihan, OVO pun kembali menduduki posisi puncak dengan adanya dukungan penggunaan dari 67% responden. Sisanya adalah GoPay sebesar 22%, Dana sebesar 10%, dan LinkAja sebesar 2%.

Image by Gerd Altmann from Pixabay

-Syofri Ardiyanto-

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Aset Kripto untuk Para Pecinta Game Telah Listing di Indodax

DuniaFintech.com - Kabar gembira untuk gamers Indonesia!! Sudah tak perlu diragukan lagi, selain sebagai hiburan, industri game juga bisa dijadikan sarana untuk...

Strategi Sukses Jualan Online dengan Untung Jutaan Rupiah, Wajib Dicoba

DuniaFintech.com - Tak bisa dipungkiri, dengan adanya internet telah mengubah sebagian besar cara hidup kita sehari-hari. Jika sebelumnya kita lebih sering berbelanja...

Kemkominfo Klaim Indonesia Segera Miliki 3 Unicorn Baru

DuniaFintech.com - Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) mengklaim Indonesia akan memiliki 3 unicorn baru hingga tahun 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika,...

Bukan Dilarang, Ini Sebab Mengapa Regulasi Kripto Aset Itu Penting

DuniaFintech.com – Regulasi kripto aset sebagai teknologi yang masih terbilang baru, banyak negara yang mengkhawatirkan tentang bagaimana kripto aset akan memengaruhi iklim perekomian...

Blockchain Velas Mampu Selesaikan 30 Ribu Transaksi Per Detik?

DuniaFintech.com - Apa benar Blockchain Velas mampu selesaikan 30 ribu transaksi per detiknya? Dirancang dan dikembangkan sejak tahun 2019, Virtual Expanding Learning...
LANGUAGE