26 C
Jakarta
Kamis, 8 Desember, 2022

Ekspor Kosmetik Indonesia Kantongi Nilai Mencapai Rp31 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com – Indonesia patut berbangga karena dalam tahun ini sanggup mencapai nilai ekspor kosmetik dalam angka yang menggembirakan.

PT Mustika Ratu dan mitra dagang dari lima negara yaitu Amerika Serikat, Jepang, Arab Saudi dan Persatuan Emirat Arab melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dagang dengan total sebesar US$2 juta atau sekitar Rp31 miliar.

Dalam penandatangan ekspor kosmetik Indonesia tersebut disaksikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

“Saya mengapresiasi PT Mustika Ratu dan para mitra kerjanya menghasilkan capaian melalui penandatanganan kerjasama. Capaian ini menggembirakan karena menunjukkan minat pasar global terhadap produk-produk kosmetik Indonesia,” kata Zulkifli.

Baca juga: Kinerja Ekspor Indonesia Tumbuh Positif, Sawit Berperan Penting

Dia mencatat Indonesia mengespor produk kosmetik ke dunia dengan nilai lebih dari US$139 juta di tahun 2021. Kemudian memasuki tahun 2022 hingga Agustus 2022, nilai ekspor kosmetik Indonesia menunjukkan peningkatan 12,69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Nilai ini diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kebijakan Pemerintah Indonesia yang mendorong pelaku ushaa Indonesia dapat menjadi bagian dari rantai pasok global. Harapan ini sekaligus didukung dengan pemulihan ekonomi di berbagai negara tujuan ekspor pasca pandemi,” kata Zulkifli.

Baca juga: Wamendag Yakin, Game dan Kripto Lokal Bisa Dorong Produk Ekspor Indonesia

ekspor kosmetik Indonesia

Harapan Besar Ekspor Kosmetik Indonesia

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi memastikan dukungan kepada para pelaku usaha terus dilakukan agar nilai ekspor nonmigas Indonesia semakin besar.

“Total nilai 31 kesepakatan dagang tersebut tercatat US$42,32 juta. Produk yang ditransaksikan meliputi produk makanan dan minuman, produk perawatan, suplemen herbal, fesyen, pupuk organik, rempah-rempah, dan produk halal,” ujar Didi.

Selain ekspor kosmetik Indonesia, Didi menambahkan mitra dagang tersebut berasal dari Malaysia, Mesir, Hungaria, Australia, Amerika Serikat, Jepang, Uni Emirat Arab (UEA), dan Saudi  Arabia. Selanjutnya, terdapat tiga negara melaksanakan imbal dagang dengan Indonesia yaitu Korea Selatan, Nigeria, dan Ghana.

Baca jugaBerita Kripto Hari Ini: Potensinya Besar, Kripto Bisa Diekspor!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

RUU PPSK Tidak Semua Koperasi Diawasi Oleh OJK

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) menimbulkan pro dan kontra. Hal itu karena didalamnya membahas tentang keberadaan kerja koperasi...

Presiden Jokowi Instruksikan Kemendag Bangun Ekonomi Digital di Sektor Perdagangan

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada Kementerian Perdagangan agar dapat memanfaatkan potensi ekonomi digital. Hal itu dilakukan melalui akselerasi transformasi digital pada...

Pinjol Cepat Cair Legal Berizin OJK, Intip Nih Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman melalui aplikasi di smartphone yang proses pencairan dananya sangat cepat. Pinjol atau pinjaman online berizin Otoritas Jasa...

Ini Langkah Strategi Pemerintah Jaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Didukung dengan kemampuan penanganan pandemi yang baik, percepatan vaksinasi, peran APBN sebagai shock absorber, tingginya harga komoditas unggulan, hingga kesuksesan Presidensi...

Dollar ke Rupiah Hari Ini, Cek Kurs BCA, Mandiri, dan BRI

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.618 di perdagangan pasar spot Selasa (6/12). Diketahui, rupiah melemah 0,99%...
LANGUAGE