32.1 C
Jakarta
Sabtu, 20 Juli, 2024

Mengenali Pengaruh FOMC dalam Trading Forex

FOMC adalah salah satu faktor fundamental yang dapat memengaruhi nilai mata uang dan dan pergerakan pasar pada trading forex. FOMC dalam trading merupakan singkatan dari Federal Open Market Committee, yang berarti dewan rapat kebijakan bank sentral Amerika Serikat.

Adapun kebijakan yang dihasilkan oleh dewan rapat ini cenderung berdampak global dan umumnya bakal senantiasa didahului oleh rumor dan kerap kali membuat pasar terguncang, bahkan sebelum publikasi pengumuman FOMC.

Pemahamanan mengenai keputusan pengumuman FOMC ini sangat diperlukan oleh para trader forex yang lebih menyukai trading dengan menggunakan analisis fundamental.

FOMC adalah Pemicu Pergerakan Pasar

Untuk diketahui, Federal Open Market Committee secara struktural adalah komite yang beranggotakan para pejabat tinggi bank sentral Amerika Serikat yang sering disebut dengan Federal Reserve atau The Fed. Komite berisi pejabat tinggi ini mengadakan rapat secara berkala atau FOMC meeting dalam rangka menentukan perubahan-perubahan atas kebijakan moneter AS, antara lain, suku bunga, stimulus moneter, program pembelian obligasi, dan lain-lain. 

Adapun keputusan-keputusan yang diumumkan setelah FOMC meeting ini hanya berlaku di wilayah Amerika Serikat. Maka dari itu, dampak putusan rapat Federal Open Market Committee ini dapat berimbas kepada kuat atau lemahnya nilai tukar dolar AS, naik dan turunnya saham di bursa efek AS, imbal hasil obligasi, dan lain-lain.

Meski demikian, penting digarisbawahi bahwa peran dolar AS yang besar sebagai mata uang internasional bakal menimbulkan efek domino yang dapat meluas ke seluruh dunia atau secara global. Imbas dari keputusan Federal Open Market Committee ini juga dapat muncul dalam waktu nyaris secara spontan ataupun berdampak terhadap kebijakan moneter jangka panjang. 

Karena itulah, bagi para trader yang sudah mengetahui kebijakan baru ini, mereka dapat langsung melakukan aksi beli atau aksi jual di pasar forex sebab efeknya sangat besar, yang membuat harga-harga di pasar keuangan, termasuk di dalamnya forex dan saham, pada umumnya bergerak hebat pasca pengumuman keputusan FOMC ini.

FOMC adalah: Jadwal atau Waktu Mengadakan Meeting

Pada umumnya, FOMC meeting digelar sebanyak delapan kali dalam setahun, sementara jadwal meeting-nya sendiri bakal dirilis di awal tahun. Dalam hal ini, trader dapat melihat jadwal FOMC meeting ini di situs Federal Reserve.

Akan tetapi, sebagai langkah antisipasi atau mengikuti spekulasi, trader dapa melihat kalender ekonomi. Untuk diketahui, pertemuan rutin yang satu ini bakal membahas soal kondisi ekonomi dan keuangan pada saat periode yang sedang berjalan dan memutuskan untuk menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunga Amerika Serikat.

Bukan itu saja, rapat komite tinggi ini pun akan membahas soal jumlah uang yang beredar di masyarakat (money supply) serta memutuskan untuk membeli atau menjual saham dan obligasi pemerintah.

Sebagai contoh, untuk menarik atau memperkecil jumlah uang beredar dalam sirkulasi ekonomi, The Fed dalam hal ini bakal melakukan operasi pasar terbuka, yakni dengan jalan menjual obligasi pemerintah yang mereka pegang. Hal-hal tersebut terkait dengan pengetatan kebijakan moneter dan pelonggaran kebijakan moneter longgar.

Pengaruh Keputusan Federal Open Market Committee

Sebagai pengetahuan bagi para trader, khususnya pemula, terdapat 2 istilah terkenal terkait keputusan FOMC yang perlu diketahui, yakni hawkish dan dovish.

  • Hawkish merupakan keputusan FOMC yang mendukung pada pengetatan sektor moneter, kenaikan suka bunga (FED Rate/FFR), atau pengurangan stimulus moneter.
  • Adapun dovish merupakan keputusan FOMC yang lebih condong kepada pelonggaran moneter, penurunan suku bunga (FED Rate), atau penambahan stimulus moneter.

Biasanya, keputusan “dengan nada” hawkish ini bakal mendorong penguatan dolar Amerika Serikat. Di sisi lain, keputusan yang “bernada” dovish pada umumnya bakal mendorong pelemahan dolar Amerika Serikat.

Di dunia trading forex, apabila FOMC forex mengambil keputusan bernada hawkish, USD bakal menguat dan sentimen pasar terhadap USD akan cenderung bullish. Penguatan USD ini akan membuat mata uang lain yang berhadapan dengan USD dalam satu pair bakal mengalami pelemahan atau penurunan. 

Namun, sebaliknya, kalau FOMC mengambil keputusan “bernada” dovish, USD akan cenderung mengalami pelemahan atau penurunan. Adapun penurunan USD dapat menjadi kian tajam saat keputusan-keputusan FOMC itu tidak bisa diprediksi oleh pasar. Akan tetapi, kalau para investor sudah bisa memprediksi keputusan tersebut maka USD tidak dapat merosot terlalu jauh atau bahkan dapat berpotensi menguat lantaran aksi profit taking.

Sebelum Hasil FOMC Meeting Diumumkan: Langkah Para Trader

Adapun cara terbaik untuk mengantisipasi pertemuan Federal Open Market Committee yang bakal menghasilkan keputusan tingkat suku bunga The Fed di tengah ketidakpastian adalah menunggu.

Dalam hal ini, terdapat sejumlah skenario yang mungkin dapat terjadi dan efeknya terhadap USD, yakni sebagai berikut:

  • Sebelum FOMC meeting, pergerakan USD bakal dipengaruhi oleh 2 hal. Pertama, data fundamental ekonomi AS yang dapat menyebabkan kemungkinan suku bunga naik atau turun, yakni data tenaga kerja, pengangguran, dan inflasi. Kedua, pernyataan pejabat tinggi The Fed yang termasuk dalam anggota FOMC, yang mana ia punya hak voting dalam menetapkan suku bunga.
  • Sesudah FOMC meeting, kalau memang ada kenaikan suku bunga, kemungkinan USD dapat menguat, melemah, atau tidak bereaksi. Untuk diketahui, USD dapat menguat apabila kenaikan suku bunga tidak diantisipasi sebelumnya atau kemungkinannya dianggap kecil. Sementara itu, USD tidak bereaksi apabila kenaikan suku bunga ini telah diperkirakan sebelumnya. Di sisi lain, USD melemah kalau kenaikan suku bunga ini telah diperkirakan sebelumnya dan pernyataan FOMC dovish atau ada isu lain yang menyebabkan ketidakpastian, misalnya isu politik.

Demikianlah penjabaran mengenai FOMC dalam trading forex yang penting untuk Anda ketahui. Sebagaimana diulas tadi, FOMC adalah salah satu faktor fundamental yang bisa memengaruhi nilai mata uang dan dan pergerakan pasar sehingga trader harus punya pengetahuan soal ini karena dampaknya yang besar dan berskala global.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU